
Pada tanggal 5 Januari 2020 awal masuk sekolah Di situ siswa baru di kumpulkan di lapangan untuk mengikuti upacara pengenalan lingkungan sekolah serta guru guru di sekolah SMA BUDI PEKERTI...
hlo perkenalkan nama ku suci aulia putri,aku lahir PD tanggal 17,05,2005..menjadi siswa SMA Budi pekerti keberuntungan yang luar biasa banyak anak yang mendaftar tapi tidak terpilih untuk menjadi siswa terbaik di kota kecil ini fasilitas yang bagus dan ekstrakurikuler yang banyak membuat banyak siswa menunjukan bakat terpendam nya
setelah upacara selesai semua siswa masuk ke kelas yang sudah di bagi saat di lapangan tadi
aku masuk ke kelas 10 IPS 3 jumlah laki laki dan perempuan lebih banyak jumlah laki lakinya...
salah satu angota osis masuk ke kelas 10 IPS 3 untuk mengisi acara yaitu perkenalan
"haloo selamat pagi "sapa osis
"pagi kaa" jawab seluruh siswa/i kelas
"okh langsung saja perkenalkan nama gwe Ardi Setyo Tuhu panggil aja Ardi"
seluruh siswa duduk dengan rapi dan memakai pakaian waktu smp dan banyakan belum mengenal satu sama lain
"nah untuk mengawali kegiatan Kaka akan kasih tugas yaitu kalian maju kedepan dan sebutkan nama kalian silakan yang mau maju duluan angkat tangan ✋"ardi yang berdiri didepan mempersilakan untuk maju kedepan tetapi tidak ada respon satu kata pun mereka hanya saling melihat satu sama lain menengok ke kanan dan kekiri
" jadi Ngada yang mau maju nih okh Kaka akan tunjuk kalian 1 per 1"
Karna tidak ada yang mau maju akhirnya ditunjuk satu persatu, siswa yang duduk di depan di tunjuk pertama
" kamu maju perkenalkan nama loo dan alamat sebisa mungkin" sambil menepuk pundak cowok tersebut
"*****Druuugkk*****" suara memundurkan bangku
"tap tap tap" cowo tersebut maju dan menghadap ke depan anak anak
"Hai... perkenalkan nama ku Davin Arga Pratama
biasa di panggil Davin alamat jalan XXX no.54 sekian dari saya trimakasih" Davin memperkenalkan dengan ekspresi ramah di wajahnya
Ardi selaku wakil ketos memberikan apresiasi tepuk tangan "prok prok prok"
"Okeh bagus bro silakan loo balik ke tempat asal duduk loo kita lanjutkan perkenalannya"
suci yang duduk di belakang bersama temannya sejak SMP tersebut mengira kalau ini giliran nya
dalam batinya berfirasat
"emm..skrang Lo yang duduk di belakang ayok maju" benar saja Ardi menunjuk suci
suci langsung berdiri dan maju melangkah ke depan Agnes Olivia selaku teman sebangku dan teman sejak SMP memberi support ke suci
"Mangat besty" Agnes sembari tersenyum
"hai.. perkenalkan namaku suci aulia putri biasa di panggil suci alamat jalan XX no. 58 sekian trimakasih"
"ada yang mau di tanyakan teman teman" lanjut suci tidak ada yang mau bertanya lalu suci kembali ke tempat duduknya anggota OSIS memberikan apresiasi tepuk tangan karna melihat suci yang cantik kalem pendiem membuat cowo" salting mendadak teman sekelasnya pun memberikan tepuk tangan yang meriah berbeda dengan Davin hanya Ardi yang memberikan tepuk tangan
setelah semua sudah ditunjuk memperkenalkan diri terutama Agnes jam istirahat pun berbunyi
" waktu istirahat telah tiba bagi anak yang membeli jajanan harap membuang sampah pada tempatnya "
seluruh siswa keluar dari kelas untuk ke kantin
__ADS_1
Ardi dan anggota yang masih di kelas 10 IPS 3 meningalkan kelas tersebut
"sekian dari jumpa dan perkenalan kita semoga kalian dapat mengenal satu sama lain dengan teman sebngku maupun teman teman osis silakan kalian istirahat " Ardi dan anggota OSIS melangkah keluar dari ruang kelas
" Yook istirahat suc" ajak Agnes
"gaskuen yok"
"tapi bentar deh kantin sebelah mana woy"heran Agnes melihat sekelilingnya ruang kelas tidak terlihat seperti kantin
"ngak tau cari aja yuk"
" suc sekolah ini kan luas ngak mungkin dong setiap ruangan kita cek" jawab Agnes dengan heran
"iya sih luas banget ngak cukup juga waktu buat nyari kantin" suci melihat ke kanan dan kiri ada orang lain atau untuk di tanya tapi satu orang pun ngaada yang ada bisik dari kakel yang di ruang atas
"dah lah Yook cari aja lahh" Agnes pergi sambil menarik tangan suci
"tapiii nesssss..."
"dahhh ayokkk"
mereka berdua pergi ke arah kanan kelas dan menaiki tangga setiap kakel yang di tanya tidak ada yang memberi tau yang ada pada sombong dan jawaban songgong
"permisi kaa kantin sebelah mana yah" tanya Agnes
" Lo tanya kita mana gwe tau cari aja sendiri"jawaban dari kakel trs buat agnes jdi kesel
"Dih songong banget" bisik Agnes ke suci tpi bisikanya terdengar oleh kakel cewe yang di tanya memang sih bisikanya agak keras
"apalo bilang Lu tu murid baru disini jangan sok dh" ngegas suara kakel itu seperti knalpot racing
"ko lu narik gwe sih suc gwe kan belum selesai jawab pertanyaan dari si suara recing" Agnes sambil menarik nafas agar emosinya reda
"nih suc kalau dia bukan kakel di sekolahan ini udh gwe ajak sparing tinju itu orang sumpah deh" emosinya semakin meningkat
" dah nes kita cari tau ke yang lain aja lah" suci dengan sabarnya sembari jalan sembari menasehati Agnes supaya emosinya reda
memang suci dan Agnes memiliki hobi yang sama di bidang tinju tapi mereka berdua memilih ekstrakurikuler basket di sekolahnya setelah wara Wiri mencari kantin yang didapat hanya kelas" akhirnya mereka turun ke bawah dan berhenti di lorong dekat TU di dapatnya 5 orang cowo yang berdiri di depan kelas dekat halaman ke 5 cowo tersebut terdiri dari Alex, Ardi, Leo, putra dan Johan mereka berlima ganteng ganteng dan jadi idola kaum hawa bukan karna ganteng nya doang mereka juga ahli dalan olahraga basket ,salah satu dari mereka melihat Agnes dan suci sedang berdiri seperti kebingungan Leo yang berdiri dekat tembok memberikan isyarat pada teman-teman nya
"suuuuttttttt...."
" apaan" Ardi yang langsung paham dengan isyarat dari temanya itu melirik ke kanan didapatinya seorang suci yang sedang berdiri dengan wajah sedikit kesal
" oo adikel" Ardi gumam dengan ekspresi wajah senang karna ada Agnes di samping suci,serentak ke 4 cowo tersebut memandang ke arah 2 kaum hawa yang sedang berdiri di depan TU kecuali Alex yang sedang sibuk dengan artikel yang dia baca
Ardi memanggil salah satu dari kedua kaum hawa
" suci" Ardi memanggil suci yang dia kenal sekaligus teman sejak kecil
Agnes yang mendengar panggilan itu menengok ke sumber suara
" suc di panggil tuh sama wakil ketos" Agnes melirik ke suci yang sedang melamun ke arah salah satu 5 cowo tersebut,tetapi suci tidak merespon
Agnes menyenggol bahu suci agar sadar dari lamunannya
" eh apaan nes?" suci terkejut dengan ekspresi senyum"
__ADS_1
" Lo kenapa senyum senyum begitu" Agnes menanyakan ekspresi suci,memang teman suci ini agak sedikit tomboy
" ngak emang gue kenapa Agnes"suci berbalik tanya, terlihat Ardi memanggil suci untuk datang ke tempat yang dia duduki
" di panggil sama wakil ketos" Agnes menjelaskan dan menunjuk ke arah Ardi
suci dan Agnes mendatangi dengan sedikit malu karna banyak anak cowo di hadapannya tapi sedikit berbeda ke Ardi Agnes pun sama dia tidak malu yang ada dia cuek dan bodoamat
" eh Ar emang lu kenal sama tu cewe" tanya Johan
" kenal dia tetangga gue yang gwe anggep ke sodara gue sendiri" jawab Ardi
" Lo mau kemana suc" tanya Ardi dengan senyuman
" gwe mau ke kantin tapi ngak ketemu ketemu dari tadi" jawab suci dengan ekspresi kesal,Agnes pu ikut menjawab
" udah dari tadi kita cari ngak ketemu ketemu malah ketemunya sama cewe resing" Agnes dengan cuek dan ikut kesal karna kejadian tadi,
Ardi melihat Agnes yang mengomel dgn kekesalannya buat jantung Ardi tidak karuan karna cewe yang sudah lama dia suka itu sekarang sudah satu sekolah tapi beda angkatan
Sejak SMP Ardi sudah mengenal Agnes lewat pertemanan dengan suci,sering kali Agnes bermain ke rumah suci,dan Ardi sempat bertemu beberapa kali. pada masa SMP Ardi dan suci tidak satu sekolah Ardi sekolah di SMP swasta sedangkan suci sekolah di SMP negeri perjalanan memang satu arah dengan Ardi hanya saja beda sekolah sejak SMP pula Ardi sudah menjadi kepercayaan mamah Lia dan papah hari( orang tuanya suci) untuk menjadi teman sekaligus tukang antar suci,Ardi tidak merasa keberatan karna keluarga suci dan keluarga Ardi sudah kenal cukup lama dan menjalin bisnis yang sama,,
suci adalah anak pertama,dan nisa adalah adik dari suci jarak umur mereka berbeda 2 tahun saja namun kekompakan nya seperti seumuranq saja,,sedangkan Ardi dia adalah anak semata wayang dari ibu Yanti elard Pratama dan Ayah Lukman kedua orang tua Ardi terkadang sibuk dengan pekerjaan sampai melupakan waktu dengan Ardi tapi itu dulu semenjak Ardi kelas 3 SMP ibunya sering Fri di rumah dan hanya bekerja satu Minggu 2kali berangka jabatannya di kantor yang membuat ia lupa waktu,sedangkan ayah Lukman masih sibuk dengan perusahaanya yang ia kelola sendiri tanpa bantuan dari istrinya,,semenjak Ardi sering sakit dan badan nya kurus ibunya menjadi kasihan dan memutuskan jabatanya di ganti oleh orang lain.
Namun karna ayah Lukman Arga pratama kewalahan di kantor pada akhirnya setelah Ardi sudah sembuh total Ibunya pun kembali di sibukan dengan pekeejaanya lagi,namun Ardi Gazind Pratama tidak bisa menolak jika ibunya ini sering tak di rumah yang pastinya selalu di kantor.
tetapi Ardi merasa beruntung ia mendapat kan orang orang yang sayang dan perduli dengan nya dan ia amat senang berteman dengan suci cukup lama suci sudah menganggap kalau Ardi adalah kakany dan suci adalah adek nya.
sikap nya suci yang kalem,cerewet (khusus ke Ardi atau teman yang merasa sudah dekat dengannya),asik dan cuek inilah yang membuat para cowo cowo menyukai nya, namun suci tetap tidak mengubris ia tetap memilih untuk menekuni belajar agar dia bisa sukses masuk ke universitas yang ia impi impikan itu,,dengan wajah yang manis rambut sebahu dan tinggi yang hanya sampai se bahu ini membuat suci terlihat munggil..menurutnya pacaran hanya membuang buang waktu saja tapi bukan berarti ia tidak mau dengan seorang laki laki hanya saja ia merasa asik dengan dunianya sendiri,sampai sampai ia selalu di buat kesal jika bertemu dengan Alex Denial Abraham,namun kelamaan ia merasakan getaran getaran cinta di hatinya begitu pun dengan Alex yang diam diam mengagumi suci sejak pertemuan pertama.
Sedangkan Ardi memiliki sikap yang dingin,cuek,dab banyak omong ke suci dan teman yang sudah menjadi kepercayaan nya itu, dengan wajah tampan membuat ia menjadi idola di sekolah bersama juga lima sekawan nya.
Dari keluarga yang berbeda dan memiliki pekerjaan di bidang perkantoran keluarga Ardi tinggal di komplek yang cukup elit sedangkan suci ia dan keluarganya tinggal di komplek yang sama namun tidak terlalu mewah hanya saja warga warga di sana amat menjaga kebersihan lingkungan,apah lagi mama Lia ia sengaja halaman depan rumah nya di isi dengan tanaman tanamna yang menyejukan mata setiap hari mama Lia membersihkan daun daun yang layu dan kering.
sering juga keluarga suci ketika holiday bercocok tanam di halaman depan dan halaman samping nya
dari situlah kekompakan dari keluarga itu.sampai sampai Ardi juga terkadang ikut membantu ketika libur,Ia paham sekali sikap dari keluarga Hari Nasution Den mart itu selain ramah keluarga itu di kenal dengan pemikir kepala dingin,cerdas dan tolong menolong selalu di terapkan.
Saat suci dan Ardi masih duduk di bangku SMP orang tua mereka sempat menjodohkan mereka namun Ardi dan suci sama sama menolak menurut Ardi pasangan hidupnya ia pilih sendiri dan sebaliknya suci pun sama berpendapat dengan Ardi,,pada saat perkumpulan keluarga itu..
" anak anak kita sudah meranjak remaja kedekatan mereka bukan sekedar teman melainkan sudah seperti jodoh bagai mana pak hari dan ibu Lia apah kalian setuju jika Ardi dan suci kita jodohkan" kata ayah Lukman,serentak suci dan Ardi saling pandang dengan ekspresi serius ketika keluarga mereka berkumpul di rumah suci.
" NGAK BISAAAA " jawab bebarengan dari Ardi dan suci,sontak para orang tua tersebut kaget dengan jawaban dari suci dan Ardi.
" loh kenapa?coba kalian kasih alasanya" sambung ayah Lukman,namun mereka tidak bisa menjawab alasanya
" pak Lukman mereka masih remaja takutnya perjodohan ini mempengaruhi masa belajar mereka" saut mama Lia
"iyah saya tau itu Bu Lia perjodohan ini hanya direncanakan dulu biarkan mereka belajar dan menikmati masa mudanya nanti setelah mereka lulus dari universitas dan Ardi sudah menjadi bagian di kantor saya baru kita bicara lagi perjodohan ini saya harap mereka sudah setuju nanti kita agendakan pernikahan nya" jawab ayah Lukman
" saya sebagai orang tua dari suci saya otomatis tidak mau menekan suci dengan Ardi saya bebaskan dia untuk mencari calon suami atau calon istri nya nanti ,bukan berarti saya tidak mau berbesanan dengan anda keluarga kalian amat baik,dan sangat dekat dengan kita semua jadi saya tergantung dengan suci nya saja,yah suci" sambung papah hari
" iya pah suci sama Ardi itu sudah seperti adik Kaka, Ardi juga begitu sama suci " jawab suci
" yah Ardi juga pengen memiliki pasangan yang Ardi pilih sendiri yah,suci sama Ardi sudah seperti sodara juga " jawab Ardi
dari kedua pihak keluarga suci dan Ardi saling memberikan saran saran yang baik tentang masa depan anak anaknya,setelah selesai makan malam di rumah keluarga Hari Nasution Den mart, papah hari dan ayah Lukman mengobrol di teras dengan secangkir kopi dan pembahasan seputar kantor nya,mamah Lia dan ibu yanti membereskan meja makanan dan mengobrol ala ala ibu ibu di dapur,sedangkan Ardi dan suci ia duduk di ruang tamu sambil mengobrol kan masalah perjodohan itu,Bersama dengan Nisa yang ikut meningbrung.
__ADS_1
kembali ke persoalan kantin...
Dear pembaca, trimakasih kasih banyak saya ucapkan untuk pembaca novel saya ini,saya berharap kalian bisa memaklumi alur dari cerita ini,, kebetulan saya baru belajar dan baru memiliki hobi baru di Noveltoon.