
" Thank You "
seluruh siswa siswi sedang berada di kantin hanya untuk kepentingan mengisi perut yang keroncongan,hampir seluruh meja yang di sediakan di kantin tersebut penuh dengan gerombolan siswa siswi dari berbagai kelas,alunan nada dari ketukan sendok yang berbenturan dengan secangkir mangkok yang berisi bakso tersebut membuat semakin ramai nya suasana kantin pada pagi menjelang siyang ini.Begitu juga dengan meja yang di duduki oleh suci yang sejak awalan sudah berada di kantin sebelum suasana kantin yang begitu ramai.
Kebetulan guru yang mengajar hingga jam istirahat menyudahi pelajarannya karna 10 menit lagi menuju jam istirahat.
" gue mau namba deh baksonya,Lo mau nambah ngak " tanya mika yang mencairkan suasana yang sedari tadi diam saja,karna selain penuh juga banyak anak anak dari berbagai kelas berbicara dan aja juga yang tertawa sampai sampai ada yang triak triyak ngak jelas hanya ingin sekedar caper saja.
" ngak deh gue kenyang Lo aja " suci menjawab dengan intens dengan suara yang agak keras
" okeh,Lo nes "
" gue nambah minum aja deh es teh manis 1 gelas " jawab Agnes sembari menyuapkan bakso yang tinggal sebiji kedalam mulutnya tidak lupa juga dengan kuah bakso yang terlihat begitu merah merona karna banyak nya sambal yang di tuangkan.
setelah mendengar jawaban dari Agnes mika hanya menganguk dan mengambil mangkok bakso untuk menambahkan bakso yang ia dan ke tiga temanya itu gemari.
" hari ini Lo pulang sama siyapa suc " tanya Agnes dengan mimik muka yang penuh dengan keringat karna memakan bakso yang begitu pedas.
" gue sama Ardi aja deh biyasa " jawab suci sembari mengecek henphonya yang terdapat beberapa notif dari Ade nya dan juga Ardi.
" ngak mau pulang bareng kita apah? " tanya Agnes dengan ekspresi murung sembari mengaduk aduk kuah bakso yang tinggal setengah itu dengan sendok.
Suci yang mendengar perkataan dari Agnes ia buru buru membalikan hp nya dan memandang ke sahabatnya tersebut." bukanya ngak mau bibi Agnes tapi aku hari ini ada janji sama mama mau belanja keperluan dapur karna mama lagi ngak enak badan jadi aku yang belanja " jelas suci
" tapi kan bisa sama kita gue juga mau nemenin Lo suc " saut Agnes dengan muka yang cemberut
Suci tersenyum melihat mimik muka Agnes yang begitu setianya berteman dengan dirinya sejak SMP " gue ngak mau repotin sahabat gue ini "
" yah ngak papa gue ngak rasa di repotin " jawab Agnes
suci hanya diam sembari memberi penolakan karna ia merasa sudah banyak dirinya merepoti Agnes walaupun kedua remaja ini saling membutuhkan tapi kali ini suci tidak dulu.
" nih nes es teh manis Lo " mika menyodorkan segelas teh kehadapan Agnes dengan keras hingga beberapa tetes air tumpah ke atas meja.
__ADS_1
" Lo ngak bisa santai apah? " ketus Agnes
" yah Lo liat dong tangan gue cuma dua yang kanan megangin mangkok panas karna kuah bakso yang kiri megangin segelas es teh mana berat banget lagi tuh gelas,Lo tau ngak itu gelas kaya punya kakek kakek yang sekarang mau di minum sama Lo " jawab mika sembari mendudukan bokongnya di atas kursi
" omy gat " sentak Agnes dengan memukul jidatnya pelan " yah Lo harusnya pake nampan mika pinjem...pinjem sama yang punya warung astagfirullah ampuni lah teman hamba yang satu ini " keluh Agnes sembari menadah kan tangan layaknya sedang berdoa dengan pandangan ke atas meminta mohon ampunan, sedangkan Suci hanya tertawa pelan dengan sifat kedua temanya itu,tawaan suci yang begitu ringan karna perdebatan kedua temanya itu membuat gerombolan 5 sekawan itu menengok ke arah mereka ber tiga.
" gue baru denger suci ketawa tenya lucu juga " saut Leo
" gue juga kenapa suaranya begitu nyaman didengar seperti..seperti..bikin candu " sambung putra
" gue ngak heran sih kalau suci di jailin terus sama Tasya karna Tasya dan suci itu bedanya kaya 1000 banding 50 suci 1000 sedangkan Tasya 50 " saut Johan dengan ekspresi menirukan banci
" woy Lo kira dia itu barang apah main Lo banding bandingin " sentak Alex sembari memukul lengan Johan yang tengah duduk di sebelahnya.Johan meringis pelan karna merasa tidak pernah Alex bersikap seperti itu kepada dirinya lamanya pertemanan baru kali ini Johan di pukul oleh Alex.
" wih Alex ko jadi peduli gitu sih sama cewe " saut Leo,ke 4 temanya Alex pun memandang ke arah Alex dengan intens
" apakah kulkas sudah mencair? " tanya putra sembari mengelus elus dagunya🤔
" gue ngak heran banyak cowo yang diyem diyem suka sama suci " saut Ardi
***
jam istirahat pun usah waktunya masuk kekelas dan menunggu guru mata pelajaran selanjutnya.yeyy...
" jam nya siyapa sih ini " tanya Agnes yang tengah duduk di atas meja
" Bu Fatimah kan " jawab suci
" astaga mapel yang paling gue ngak suka " ketus Agnes dengan pandangan ke arah jendela
" emang kenapa kan prakarya sama aja kaya pelajaran yang lainya " jawab mika
" bukan gitu gue ngak suka sama cara ngajarnya Bu fatim..fatim..fatim siyapa tadi " Agnes mencoba mengingat nama guru tersebut." Fatimah " suci membetulkan nama guru tersebut ke Agnes.
__ADS_1
" nah itu gue ngak suka sekaligus sama pelajaranya " murung Agnes
Tak di sangka Bu Fatimah sedang berjalan menuju kekelas dengan membawa sebilah rotan,sontak seluruh siswa yang tadinya duduk tidak teratur kembali ke tempat duduk nya masing masing
" selamat siyang anak anak " saut Bu Fatimah yang di jawab riang oleh anak muridnya itu.
" siyang buuuu..."
usai memberikan salam Bu Fatimah membuka buku apsensi dan mengapsen satu per satu nama yang tertera,hingga sampai apsen terakhir.
Pandanganya tidak sengaja menemukan Agnes dengan wajah yang murung dan terlihat malas.Tanpa memberi tau aba aba Bu Fatimah memanggil Agnes sembari memukulkan rotan di atas meja
Brakkkk...Agnes
sontak seluruh siswa terdiyam terbelalak ketika mendengar gebrakan sebilah rotan yang nyaring di telinga.Pandangan Agnes seketika tertuju ke Bu Fatimah yang masih memandangi diri ya.
" kenapa Bu panggil panggil Agnes " jawab Agnes dengan gugup
" kenapa kenapa kamu niat belajar ngak sih " triak bu Fatimah dengan keras, dia paling tidak suka jika Anak muridnya bermalas malasan di jam pelajaran,karna yang ia butuhkan ketika mengajar adalah semangat dan mendengarkan ketika di jelaskan agar pandai ketika dirinya memberikan soal ulangan nanti." sekarang kamu keluar dari kelas sampai jam pelajaran ibu selesai " sambung Bu Fatimah
" yah.. Bu jangan dong plis" jawab Agnes sembari menangkupkan telapak tanganya memohon🙏
" baik lah kali ini ibu maafin lain kali jangan malas malasan " saut Bu Fatimah.
*
*
*
*
hai gays maaf kalau ceritanya kurang mengena di hati kalian soalnya baru bisa bikin cerita kaya gini di novelton ini..
__ADS_1
semoga kalian terhibur deh ...
oyah geys meisya mau ucapin terimakasih karna udah ada mau yang baca,,jangan lupa like,komen ,end fote