My Super Hiro Alex Untuk Uci

My Super Hiro Alex Untuk Uci
Basah kuyup 2


__ADS_3

" Brungggggggg " Alex menggeber geberkan motornya hingga membuat kebisingan diluar pasar telinga suci ia sengaja tutupi karna ia merasa hampir budeg.


" cepet " ketus Alex ke suci yang masih menutup telinga dan juga matanya tidak kalah hebohnya tas yang sedari tadi masih di punggung Alex. pasti itu tas nyaman deh di gendong terus sama Alex yang tampan nan ganteng ih Mei iri..


suci pun menatap dengan sebelah matanya ke arah Alex yang hanya terlihat setengah wajahnya saja.


" cepet ngak pake lama " sambung Alex lalu bagaikan mantra suci pun segera naih ke motor Alex tentunya dengan bantuan bahu Alex,dan juga tukang parkir yang membantu belanjaannya.


" sempit banget gue takut jatuh " saut suci


Alex pun turun dari motor nya lalu ia mengambil benda pipih dari celana abu abunya dan menekan nomor seseorang,tak selang beberapa menit Alex berbicara dengan orang yang berada di telepn itu sampai juga mobil tak kalah keren memarkirkan di halaman pasar,Alex pun menutup telefon tersebut.


Dari arah mobil keluar seorang laki paruh baya yang mengenakan baju khas berwarna hitam ia menemui Alex


" baik den apa yang perlu pak Mamat bawa " saut pak Mamat selaku supir pribadi milik keluarga Alex.


" itu kantong plastik yang di sebelah sana pak Mamat antar ke alamat.. " Alex menarik suci dengan cepat dan menatap suci,suci yang di tatap ia tahu maksud Alex ia pun memberikan nama alamat rumah nya "XX.no 58 gang cempaka " sambung suci


pak Mamat seperti mengerti area rumah tersebut " kalau ngak salah itu dekat rumahnya temen den Alex bukan "


Alex menganguk dan tersenyum tipis " betul pak Mamat "


seketika pak Mamat pun mengangkut beberapa belanjaan dan juga di bantu oleh kedua remaja tersebut,tadinya suci menolak tapi Alex begitu kekeh tidak menerima penolakan apapun ujarnya . bagi suci selagi dia mampu dia tidak ingin merepotkan orang lain tapi jika keadaan seperti ini mau bagaimana lagi akhirnya seluruh belanjaan suci di bawa oleh pak Mamat untuk di antar terlebih dulu ke rumahnya, merepotkan orang lain juga bukan hal yang ia biasai,pak Mamat berpamitan ke tuan muda dan pergi meninggalkan mereka berdua,langit begitu hitam seperti akan segera hujan.


" cepet cewe aneh " saut Alex ke suci yang sedari tadi merasa tidak enak hati terus.


" iya sabar sabar " saut suci dan menaiki motor Alex.


***


sampai di setengah perjalanan hujan turun begitu lebat dan kedua remaja tersebut sudah basah kuyup karna hujan yang begitu besar sampai sampai mereka tidak ada waktu untuk memakai mantel.


Di dekat jalan yang agak sepi Alex mengehentikan moto nya di depan halte.


" ko berhenti " tanya suci


" eh cewe aneh Lo ngak liat ujan nya deres banget sampe jalan di depan sana aja ngak keliatan gue ngak mau yah mati konyol karna nganterin Lo belanja dan pulangnya ujan ujanan " sungut Alex yang masih duduk di atas motor nya


" udah turun cepet " sambung Alex


suci pun menurut ia pun turun dan meneduh begitu juga dengan Alex yang kesusahan membuka klip helemnya dan lebih memilih untuk meneduh juga serasa ada sebgiyan air hujan yang berada di dalam helem nya ia mencoba membuka klip tapi sangat sulit tidak biasanya.


suci hanya mendengus kesal lagi lagi orang di sampingnya ini kesusahan membuka klip, akhirnya lagi mereka berdekatan dan tangan suci menepis tangan Alex agar dirinya bisa membantu.


Dari seberang sana terdapat seseorang yang memotret dengan jelas ke arah suci dan Alex yang sedang meneduh di halte,serasa sudah mendapatkan foto tersebut orang tersebut menjalankann motornya dengan cepat diderasnya hujan.


klippp


" gitu aja ngak bisa " ketus suci yang berhasil membukakan klip helm milik Alex


" brisik Lo " saut Alex sembari menepuk nepuk helemya,rambut yang agak basah dan berantakan itu membuat kegantengan Alex meningkat di tambah bibir yang merah dan kumis yang tipis membuat Alex semakin terlihat sempurna.


" kenapa Lo liatin gue " ketus Alex ke suci yang ia rasa melihati dirinya terus

__ADS_1


" CK gr Lo,gue juga heran sama Lo kali " suci memalingkan wajahnya dan melipat tangan di dada


" heran kenapa "


" Lo ngak nyadar dari pulang sekolah sampe ke pasar lo itu banyak ngomong sama gue ples Lo cerewet minta ampun huhhh..yah walaupun Lo udah mau bantu gue dari bawain tas gue bawain belanjaan gue dan Lo bener bener ngak sebegitu ngak perdulinya sama perempuan buktinya " jelas suci dengan tatapan penuh kesal dan di akhiran kalimatnya suci menunjuk ke arah Tas nya yang masih di gendongan Alex..


Alex pun mengikuti arah yang suci maksud serasa mengerti ia segera melempar tas milik suci ke depan mukanya " makan tuh " ketus Alex,hingga beberapa menit Alex tidak berbicara apa apa memang ada benarnya dengan ucapan suci kalau dia begitu banyak bicara sepeti tidak biasanya,biasanya ia tidak perduli dengan perempuan karna baginya cuman mengganggu dirinya saja tetapi hari ini karna dia tidak enak dengan Ardi temanya yang paling dekat dengan Alex itu meminta tolong jadi ia menolong walaupun pertolongan yang Ardi mau menuju ke orgil ( suci ) jadi ia mau tidak mau harus mau.


Serasa hujan belum juga berhenti suci melihat jam di pergelangan tanganya sudah hampir memasuki waktu magrib dan dia masih menunggu hujan reda bersama dengan Alex yang sedang asyik berselancar di layar hp nya.


Suci pun menggosok gosok kan telapak tanganya yang terasa dingin,Alex menyadari itu ia pun membuka tasnya yang tidak terlalu basah dan memberikan jaket kulit milik nya ke suci


" pake nih biar Lo ngak mati kedinginan " saut Alex


" ngak usah Lo yang pake aja " jawab suci tanpa melihat ke arah Alex


" dih ngeyel ini pake cepet " ketus Alex sambil menyodorkan jaket yang sengaja ia tidak pake sepulang sekolah karna merasa cuaca begitu panas,tapi malah sore nya turun hujan yang lebat tanpa ada jeda sedikit pun.


suci pun menerima uluran jaket dari Alex lalu ia memakainya " Iyah Iyah cerewet " sungut suci


" tadi kalau gue ngak nganterin Lo pasti gue udah pulang dan ngak bakal kejebak hujan bareng cewek aneh kaya Lo " sambung Alex tanpa memperdulikan ranselnya yang masih terbuka


" ko nyalahin gue sih kan Lo yang ngajak gue buat pulang bareng gue ngak maksa tapi Lo yang maksa,satu lagi gue bukan cewe aneh kanebo kering " jawab suci dengan menaikan suaranya.


Alex hanya berdecak malas "CK"


***


setelah beberapa jam yang lalu sebelum hujan begitu lebat pak Mamat sudah mengantarkan belanjaan milik suci ke alamat rumahnya


" Iyah sebentar " jawab mama lia dari dalam rumah Lalu menemui pak Mamat yang masih berdiri di pinggir mobil milik tuanya.


" cari siyapa yah pak " tanya mama lia heran.


pak Mamat menjelaskan bahwasanya dia di perintah oleh tuan muda untuk membawakan belanjaan milik neng suci


" lalu kemana anak saya pak kenapa Bpak yang nganter "


" neng suci sama den alex tadi di belakang saya Bu sepertinya mereka masih dijalan menuju rumah ibu " jelas pak Mamat.lalu ia berpamitan ke mama lia untuk pulang lebih dulu karna sebentar lagi mau hujan.


Didalam rumah Ardi yang sedang bermain catur bersama papah hari,walaupun tidak ada suci di rumahnya tapi Ardi sudah cukup dekat dengan keluarga suci,orang tua Ardi yang memutuskan untuk tidak gila kerja pun membiarkan Ardi untuk tetap ramah ke keluarga suci begitu juga dengan dirinya.


" pahhh papahhh " triak mama lia sembari membawa kantong belanjaan titipanya.


" kenapa mah " saut papah hari tanpa melihat ke arah istri nya justru ia fokus kan ke permainan catur nya.


" ini loh tadi ana Bpak Bpak nganterin belanjaan mamah yang mamah suruh suci buat belanja "


" terus suci nya mana Tante " tanya Ardi


" katanya sih masih di jalan,terus bpak supir itu juga bilang dia hanya di suruh oleh tuan mudanya untuk mengantarkan lebih dulu belanjaan nya sebelum hujan " lanjut mama lia.sekejap Ardi membuka hp nya yang terbalik lalu menghubungi Alex,mama lia pun pergi ke arah dapur dan mulai memasukkan belanjaan nya tersebut lain dengan papah hari yang begitu fokus ke papan catur


Ardian : Lo ngak lagi coba pdkt an sama suci kan Lex ? ( pesan dari Ardi ke Alex )

__ADS_1


Diseberang sana Alex masih ribut bersama suci,lalu ada notif dari hp Alex yang bisa menyudahi perdebatan kedua remaja tersebut.


Tingggg ..


^^^Ardian : Lo ngak lagi coba pdkt an sama suci kan Lex ^^^


"brengsekkkk" umpan Alex tiba tiba setelah membaca pesan dari ardi.namun lain hal nya dengan Ardi yang masih stay menunggu jawaban dari Alex


ALEX F : ngak Sudi gue pdkt an sama cewe aneh nan nyebelin inih


pesan terkirim Ardi yang membaca itu pun tertawa kecil tanpa fokusnya teralihkan


^^^Ardian : Lo yakin ngak mau pdktan dulu,Lo bukan homo kan ?^^^


^^^ ^^^


ALEX F : brisik Lo Ar ,Lo minta gue buat pdkt an emang Lo udah berhasil pdktan sama temenya cewe aneh inih ?


^^^Ardian : tunggu aja nanti siyapa dulu yang bakalan suka duluan ^^^


ALEX F : BRISIKKK..


sesudah mematikan hp nya kini Alex menengok ke belakang bahwa Sanya cewe aneh ini tengah duduk dan terlelap tidur tas yang ia kenakan tadi dia jadikan bantal ditempat duduk yang terbuat dari kayu.


" Yah malah tidur mungkin cape debat sama gue tadi " gumam Alex senyum nya tiba tiba terbit begitu saja.


Setelah hujan reda langit pun sudah gelap sudah hampir memasuki waktu Isa ia dan suci masih berada di halte,Alex menghampiri motornya dan mengelap jok motornya begitu juga dengan suci yang masih tertidur lelap.Alex mencoba membangunkan suci dengan pelan agar dia tidak kaget.


" woy cewe aneh bangun..bangun..bangun.."


satu detik dua detik dia tetap saja belum bangun akhirnya Alex menyipratkan beberapa air yang masih mebasahi jog motor ya itu " banggun Weh Lo mau gue tinggal disini "


seketika suci terloncat kaget saat cipratan air mengenai bibirnya.


" gue takutt jangan pergi " triak suci sembari merangkul tubuh Alex dia bersidekap kuat di dada bidang Alex,sebelum pada akhirnya ia sadar kalau ia tadi tengah mengigau,suci mencoba mencium bau parfum dalam dalam parfum yang begitu mahal sampai sampai ia tidak ingin melepaskan pelukannya itu.


" siyapa yang mau ninggalin Lo " jawab Alex dengan heran ia melihat ke samping wajah suci yang tengah masih tertutup matanya dan seperti gelisah." udah pulang cepet gue udah ngantuk pengen tidur " sambung Alex


suci pun mengelupaskan pelukannya dan mendongak ke wajah Alex yang datar


" kok elo sih yang gue peluk perasan gue tadi Ardi " heran suci


" dih cewe aneh emang,dari tadi Lo sama gue disini nunguin ujan berhenti sampe jam segini " ketus Alex di akhirat kalimatnya ia melihatkan layar hp nya yang menunjukan waktu isya


" hah..mampus gue di cariin mamah " gumam suci


" udah ngak lagi ngigo lagi kan bawa tuh tas Lo " saut Alex sembari menunjuk tas milik suci yang masih tergeletak.


suci buru buru mengambil tasnya dan mengendong di belakang punggung nya.


" dijalan Lo jangan ngantuk nanti jatuh gue repot " ketus Alex sambil mengelap jok nya yang masih terlihat basah." gue juga ngak mau direpotin sama Lo paham " sambung Alex


" CK " emang nya gue mau gituh di bonceng sama cowo cerewet kaya Lo yang berlogat so dingin haha " grutu suci di dalam hatinya

__ADS_1


" asal Lo tau gue juga pilih pilih buat bicara banyak sama orang jadi jangan sok kalau gue cuma bisa bicara banyak sama Lo,satu lagi kalau Lo ngak mau di anterin pulang ya udah gue tinggal " sambar Alex yang sudah menyalakan motor nya,suci pun buru buru naik ke motor Alex sebagai penumpang,ia merasa aneh kenapa cowo ini bisa tau apa yang ia pikirkan tadi.


__ADS_2