My Super Hiro Alex Untuk Uci

My Super Hiro Alex Untuk Uci
Episode 44


__ADS_3

Malam berlarut Ardi, Leo,putra dan Johan sudah tertidur pulas di kamar Leo,sedangkan Alex ia memilih duduk di teras rumah Leo sembari melihati bintang bintang kemerlap di langit malam,suasana begitu hening tanpa ada lalu lalang di depan rumah leo,ia merasa tenang dan damai tetapi fikiranya tidak karuan karna terkadang nama suci melintas di fikiranya dan hatinya tiba tiba merasa sebal ketika ia teringat wajah suci.


" cewe judes itu lagi lagi muncul di fikiran gwe,gwe jadi pengen ngehajar dia kalau ada di depan gwe " gumam Alex,namun tak disangka Ardi ternyat mendengar dari arah belakang Alex


" Apah kenapa? "


sontak Alex kaget,ia tidak menyangka jika ada Ardi dibelakang nya.


" ngapain Lo disini bukanya udah tidur tadi " saut Alex mengalihkan obrolan


" gwe emang tadi udah tidur Lex,terus gwe kebelt pas dari WC gwe liat pintu depan kebuka pas kwe mau keluar gwe liat Lo dan ternyata ehem.." jelas Ardi


" kenapa " ketus Alex


" ngak papa " jawab Ardi dengan santai " Lo sendiri kenapa jam segini Lo belum tidur? " lanjut Ardi dengan pertanyaan sembari melihat jam ditangannya


" gwe ngak bisa tidur tadi " sambung Alex


" emm..kenapa sih Lex cerita lah,biasanya Lo langsung cerita ke gue kalau Lo ada masalah "


" gwe ngak bisa cerita,kalau pun gwe cerita Lo pasti ngetawain gue,gue males denger Lo ngetawain gue " jawab Alex dengan ketus dan ekpresi datar


" yah ngak bakal lah kalau ceritanya bukan yang Ono " Ardi mencoba menyakinkan Alex kalau ia tidak bercerita tentang Fera mantan Alex pasti dia akan menertawai,tetapi bisa di bilang bukan mantan karna mereka berpisah secara tiba tiba tanpa persetujuan dari dua belah pihak dan sejak saat itu juga Alex tidak pernah mendapat kabar dari keluarga fera arganti ataupun Fera sendiri.


Dari masalah itu juga sekarang Alex lebih cuek,dingin dan irit ngomong.Padahal waktu masih smp ia tidak terlalu cuek apa lagi ke perempuan.


" tuh kan belum juga gue cerita " ketus Alex


" udah lah yang lalu biarlah berlalu Lex,cewe diluar sana masih banyak,pasti mereka bisa menerima kekurangan dan kelebihan Lo,bukan malah ninggalin Lo tanpa sebab " jawab Ardi sembari menepuk pundak Alex ia mencoba menyalurkan kekuatan nya ke Alex agar ia bisa muv on dari Fera yang jelas di mata Ardi kalau fera hanya memanfaatkan Alex saja.


" udah lah yah lagian masih ada suci ko yang menurut gwe lebih pantes buat Lo,biarin kalau ketemu Lo itu hawanya berantem Mulu tapi suci itu cewe yang ngak gampang buat di dapetin..." saat Ardi sedang bercerita tentang suci Alex langsung pergi begitu saja tanpa ia mendengar kan Ardi yang sedang mengoceh baginya mendengar namanya saja ia sudah kesal dan tidak ingin perduli.


" hey ngak sopan Lo Lex temen lagi cerita malah Lo ningalin gue..alexx " grutu Ardi sambil triak memangil Alex

__ADS_1


" bodoamat gue mah " saut Alex sambil berjalan menaiki tangga menuju kamar Leo.


Setelah malam berlalu pagi pun datang mereka semua bergegas untuk mandi dan sarapan se adanya lalu melanjutkan untuk bersiyap berangkat ke sekolah.Dengan mengendari motor bersama Mereka ini walaupun orangtuanya punya penghasilan yang besar dan memiliki mobil tetapi mereka selalu kompakan untuk mengendari motor saja untuk mengurangi kemacetan dan juga untuk lebih cepat datang ke sekolah.


Saat semua sudah bersiyap mereka mulai melajukan motornya Ardi dengan Leo Johan dengan putra yang berboncengan,sedangkan Alex sendirian jok belakang nya pun terlihat kosong.


Di tengah perjalanan menuju sekolah Ardi mengenali gadis yang sedang berjalan di depannya


" kayaknya gwe ngenalin deh itu cewe " gumam Ardi yang masih terdengar oleh Leo


" emang siyapa Ar " tanya Leo


" bentar Lo arahin deh tuh yang dibelakang buat minggir dulu " jelas Ardi,,Sedangkan Leo melancarkan tugas dari Ardi ia melambaikan tanganya ke pinggir.


" suci " sapa Ardi


suci pun yang mendengar namanya di panggil oleh seseorang ia segera menengok dan yah benar saja ia itu suara Ardi yang ia kenali.


" Ardi ngapain disini? " tanya suci dengan heran


" gue mau kesekolah,Lo ko sendirian ngak bareng Agnes emang " tanya Ardi


Suci menghela nafas dengan berat


" gwe lupa ngak ngasih tau dia kalau nanti berangkat nya bareng lagi pas di tengah jalan gwe ngabarin Agnes dan Agnes bilang kalau mobilnya mogog lagi alhasil dia naik ojek deh " jelas suci dengan masalm


" ya ampun Kasiyan " jawab ke empat cowo tersebut.


Alex yang berada paling belakang dengan sendiri ia ber filing kalau Ardi akan mengarahkan suci untuk membonceng di motornya,Alex pun merasa kasihan jika cewe itu berada di sekeliling nya pasti akan mendapatkan masalah dari Tasya.Ia mencoba menyalakan mesinya dan berharap bisa lolos dari Ardi ia mulai melajukan motornya namun dengan sigapnya Ardi mengambil kunci motor dari Alex hingga motor tersebut berhenti persis didekat Ardi


" apaan sih Lo Ardi " ketus Alex


" Lo ngak Kasiyan sama dia,dia cewe bro masa Lo ngak mau sih bonceng dia sampe sekolah " saut Ardi

__ADS_1


Suci yang sedari tadi berdiri ia hanya melihati mereka berbicara


Alex pun menjawab dengan berdecak dengan muka yang masam


" yaudah.. Lo ajah Ar biar Leo boncengan sama gwe lagian dia kan temen Lo juga " jawab Alex


" ngak bisa gwe maunya sama Ardi aja " saut Leo sambil merangkul Ardi dengan menatap sinis ke Alex


" Geli gwe liat Lo ke gini " ketus Ardi sembari melepaskan genggaman tangan Leo ke pinggang nya


" udah deh lagian gwe juga bisa ke sekolah sendiri " saut suci dengan menaikkan volume suaranya


" plis woy kali ini Lo bantu dia " sinis Ardi


Alex pun tidak bisa berkata apa-apa akhirnya ia mau membonceng suci hingga sampai ke sekolah


" yaudah mana kuncinya " saut Alex ia pun menyalakan motor nya dan persis berhenti di hadapan suci " Ayok " lanjut Alex dengan sinis,Suci hanya terdiam mematung melihat Alex menawarkan bonceng motor nya hingga sampai di sekolah


" kenapa Lo diem aja " ketus Alex


" yaudah sih biasa aja kan bisa " jawab suci lalu ia menaiki motor Alex sambil ia menguntap ondernya


" nah gitu dong bro,gwe jalan duluan " saut Ardi ia melajukan motornya dengan cepat begitu juga dengan johan ia mengikuti arahan Ardi.


Alex hanya bisa terdiam ia mengendarai motor ya dengan normal tidak ikut ikut seperti teman temannya,karna ia sadar yang sedang di bonceng nya itu seorang perempuan jutek


saat mengendarai dengan tenang sedangkan 5 menit lagi sampai di sekolah Alex mengendarai cukup cepat karna sebentar lagi sampai, hingga ia tidak melihat kalau ada polisi tidur ia segera mengerem dadakan sampai suci yang di belakang terhuyung ke depan dan tak sengaja memeluk Alex.


" Udah sih meluknya " saut Alex


Suci segera melepas kan pelukanya dan wajahnya terasa begitu panas.


" sory " cuek suci

__ADS_1


" ngak papa,gue ngak sengaja " lanjut Alex.


Hingga sampai di parkiran sekolah mereka berdua menjadi pusat perhatian dari fens Alex yang merasakan iri yang begitu bergejolak.


__ADS_2