My Super Hiro Alex Untuk Uci

My Super Hiro Alex Untuk Uci
Episode 20


__ADS_3

sembari berjalan melihat lihat ruangan yang di penuhi dengan foto foto atlet tinju yang sudah alumni di tempat tersebut. ada seorang pria dewasa menghampiri mereka dan menyapa salah satu dari mereka " hallo suci " pria tersebut mengulurkan tanganya Dann di terima hangat oleh suci " hai om Abi " yah orang tersebut bernama abi pelatih tinju dari suci dan agnes.


" sudah lama sekali om ngak liat kamu di sini, kamu juga Agnes kenapa ngak pernah main ke sini om amat kangen dengan kalian yang banyak sekali membuat lelucon ketimbang serius dalam berlatih " om Abi mengingat memori saat suci dan Agnes waktu SMP masih sering berlatih ke tempatnya seperti hampir setiap hari setelah pulang sekolah.


" iya om maaf yahh aku sama Agnes baru sempet kesini" jawab suci dengan mengerutkan dahinya


" iya om kita berdua ngak bakal lupain om ko,kita akan sering main ke sini lagih" saut Agnes yang berdiri di dekat suci,


" Oya kalian bawa siyapa ini " om Abi melihat ke arah Ardi dan mika yang berdiri di dekat kasir,Ardi memperkenalkan diri ke om Abi di lanjut mika yang memperkenalkan diri sembari berjabat tangan


" Ardi "


" Abi "


" mika om "


" mika,kamu seperti jarang berolahraga yah om lihat dari fisik badanmu kurang tinggi dari suci dan Agnes "


seketika ke 3 temanya tertawa ke arah mika yang tingginya hanya sebahu ketiga temanya


" tuh dengerin mik apa kata om Abi " goda Agnes sembari menyentil jidat mika


" iih Agnes sakit tau" mika mengerutu sambil mengusap jidatnya"tinggi gue emang kurang tapi siyapa di antara kalian yang paling imut gue lah"


" super kepd an banget looh " saut Ardi yang berdiri di sebelah suci


" biarin wlee😝" jawab mika dengan mengulurkan lidahnya ke arah Agnes dan Ardi,suci hanya menertawakan ke3 temanya tersebut


" sudah sudah kalau kamu inggin tinggi kamu perlu berolahraga lompat tali setiap hari " goda om Abi dengan ekspresi ketawa kecil" ya sudah silakan kalian pilih tempat mana yang kalian untuk berlatih,om mau ke depan dulu beli minuman dan makanan ringan untuk kalian " sambung om om Abi sambil berjalan keluar ruangan


" okeh om " jawab Agnes dengan mengacungkan jempolnya


" yuk gees " ajak suci yang melangkah ke arah dekat ring,setelah bersiyap berlatih Ardi menjulurkan minuman kemasan botol untuk Agnes


" nes...ni minum dulu",tanpa berbicara apa pun Agnes menerima minuman yang di berikan Ardi dan ketika mau meminum mika merebut minuman tersebut sampai habis tak tersisa "ahhhh...seger banget makasih ya nes" saut mika tanpa rasa bersalah


" mikaaaa....kenapa Lo minum itu buat Agnes " ketus Ardi dengan mata yang melotot


" sory Ar gwe haus banget " jawab mika tanpa bersalah,Agnes yang geram melotot ke mika dan menyentil jidatnya dengan kencang


" agness...sakit tauu" mika mengusap usap jidatnya dengan ekspresi datar


" Ra sain makanya jangan ngambil hak orang lain tanpa zeizinya " ketus Agnes,dia pergi untuk mengambil alat pukul tinju dan memakai nya di tangan


Ardi yang kesal juga pergi menemui suci yang sedang duduk sembari menggeser"layar hp nya,suara tarikan nafas yang berat menyadarkan suci dan melihat temanya yang kini duduk di sebelahnya " hufff..."


" kenapa Ar? ko manyun gitu "


" ngak PP,cuma sedikit lebih berusaha aja" jawab Ardi


" em ngak di terima yah minuman yang Lo kasih ke Agnes" suci mencoba tentang temanya kecilnya itu yang sedang jatuh hati


" ngak gitu minumanya emang di terima sama Agnes tapi di minum sama mika " jawab Ardi dengan lesu


" yaampun kirain gwe minumanya di tolak hhaa,ternyata minumanya di minum sama mika yaudah itu tandanya Lo harus sabar dan coba lagi buat deketin lgih " sahut suci sambil menepuk" bahu Ardi,dan Ardi membalas dengan senyuman


" Lo jago nasehatin gwe suc tapi Lo sendiri ngak pernah suka sama cowo ",ucapan dari Ardi membuat suci sedikit binggung tiba tiba dalam fikiranya teringat wajah Alex yang buat dia sebal


" woy suc Lo ngelamun sih mikirn apah Alex yah "


" emm..ngak koo.." suara suci terbata bata dan timbul lgi perasaan yang aneh di hatinya


"Udah yok latian pukul pukulan " ajak suci untuk menghilangkan lampunya tentang Alex


tanpa di sadari sosok yang tadi ada di fikiranya suci telah ada di hadapannya dan di belakangnya ke 4 temanya


" eloo.." ketus suci ke Alex


" kenapa?" saut Alex


ke tiga temannya leo,putra dan Johan menyapa suci dengan senyuman


" hai sucii" Leo melambaikan tangan ke suci


" eh Ar Lo ko ngak ngajak kita kita sih kalau mau ke tempat ini " saut johan

__ADS_1


" iya kenapa ngak ngomong takut kita rebut suci dari Lo yah makanya kita ngak di bolehin Deket deket cewe cewe ini" sambung putra


suci menengok ke arah Ardi seperti tatapan sebuah pertanyaan,Ardi menanggapi dengan santai " ngak gitu broo gwe juga di ajak sama suci Agnes sama mika " jawab Ardi


" dih Lo yang..." Ardi memotong pembicaraan dari suci dan melihat ke arah suci sembari merangkul seperti jawaban atas pertanyaan dari tatapan suci


Alex hanya diam di perasaanya sedikit ada getaran yang buat dia sedikit kesal ketika melihat temanya selalu bisa dekat dengan suci


" oo oyaudah kita duduk aja lah lagian kita ngak biasa angkat besi hhhaa" goda putra seperti kode untuk Leo dan johan


setelah 1 jam berlatih om Abi menyuruh untuk beristirahat sekitar 30 menit " oop suc wuhhhfff kita istirahat terlebih dahulu untuk menyegarkan badan Oya himbawan untuk kalian setelah berkeringat seperti ini jangan minum es tapi minumlah air mineral biasa okeh "


" okeh om " jawab seluruhan dengan bersamaan


peluh yang bercucuran di Wajak tidak mematahkan semangat suci yang masih memukul samsak,Agnes mika berjalan dan duduk di tempat ia meletakan tas di sampingnya Johan,putra,Leo yang asik berbincang bincang sedangkan Ardi kini membawakan minuman kemasan untuk Agnes


" nes di minum dulu " Ardi mengulurkan botol ke arah Agnes,di sampingnya mika yang mencoba merebut botol namun gerak cepat tangan Ardi segera mengibaskan sampai mika tidak dapat mengambil botol yang di berikan ke Agnes


" okeh makasih Ar " minumanan di terima oleh Agnes hati Ardi sedikit lega dan senang


" Ar gwe ngak di ambilin minuman?"


" ngak ambil aja sendiri itu Deket " jawab Ardi sambil merogoh kantong tasnya di ambilnya saputangan


" sini gwe lap dulu keringet di sekita wajah kamu Agnes ",Agnes hanya diam dan menatap Ardi ya g sebegitu perhatiannya ke Agnes


" apaan sih kalian" ketus mika dan memayunkan bibirnya


di sebeleahnya ke tiga teman Ardi menyaksikan Ardi ke Agnes


" ooh udah berubah sekarang udah ngak dinggin kaya frizer" goda Johan yang asal ceplos


Agnes tersadar dari tatapnya dan menarik saputangan dan melap keringatnya dengan sendiri


" udah gwe bisa sendiri " saut Agnes,Ardi mengedipkan matanya ke arah temanya untuk Diam


kembali ke suci,,


suci yang masih asik memukul samsak tanpa berhenti karna rasanya belum puas jika samsak di hadapnya belum bonyok,Alex yang melihat gerakan tinju dari suci seperti sudah ahli mencoba untuk mencoba mengikuti gerakan nya,tanpa di sadari suci melihat tiruan dari gerakan ya oleh Alex


" ngak papa" jawab Alex dengan canggung


" ooh Lo mau lawan gwe " saut suci


" loo nantangin gwe " ketus Alex dengan ekspresi tengil


" ayok maju loo",,,seketika Alex menjoba menyerang suci namun apalah daya baru satu pukulan Alex tergeletak di teras dan dilanjutkan pukulan pukulan yang di lemparkan oleh suci


" udah Apun Apun" rintih Alex dengan menutup mukanya dengan tangan,sontak suci menghentikan pukulanya ia melihat kalau lawanya itu merasakan sakitan,sontak suci menepuk pundak Alex dengan eskpresi cemas


" Lo ngak papa?" saut suci


" ngak PP" jawab Alex dengan eskpresi yang kesakitan


" yaudah sini gwe bantu Lo " saut suci sembari melepas sarung tinjunya lalu ia membawa Alex ke kursi yang berbaris" bener Lo ngak PP,lemah banget sih jadi cowo" ketus suci dengan memalingkan wajahnya


" gwe ngak lemah,gwe belum siyap aja" saut Alex


" bohong" ketus dari suci sambil menjulurkan lidahnya lalu ia pergi duduk bersama ke,2 temanya itu,sedangkan Alex sebenarnya kesakitan hanya karna di depan cewe ia pura pura kul seolah olah tidak sakit,,lanjut Alex turun dari ring dan menemui teman temanya


" oy brow ko muka Lo masam gitu hhhaa" goda putra


" mungkin kena tinju " saut Ardi yang ikut duduk bersama teman temannya


" gwe kecapean bukan kena tinju" jawab singkat dari Alex setelahnya ia tidak memperdulikan becandaan dari teman temannya


suara dari candaan orang orang yang di sebelahnya itu terdengar oleh suci dalam batinya ((pasti sakit sih tapi dia pura pura untunglah kekesalan gwe terbalaskan sedikit)) sontak suci dan kedua temanya bergegas ke kamar mandi untuk Menganti baju dan mengelap keringatnya


" nes ke kamar mandi yuk" ajak suci dengan membawa tas nya


" ayokk..mik ayok" jawab Agnes dengan menarik tangan mika yang sedang meminum,,setelah sampai di kamar mandi mereka bergantian Menganti baju


" gwe dulu yah suc " saut Agnes yang dapat angukan dari suci,sedangkan mika duduk di teras ia seperti kelelahan


" mika Lo kenapa " saut suci

__ADS_1


" gwe cape banget suc " jawab mika dengan masam


" ya ampun kasian banget temen gwe" sambung suci" ya udah nih minum dulu mik" suci mengulurkan sebotol minuman ke arah mika lalu di terima dengan baik


" kenapa nih suc mika ko tergletak gitu" saut Agnes yang keluar dari kamar mandi


" kecapean nes" jawab suci


" ooh..ya udah Lo ganti baju dulu sanah bersihin badan looh soal mika gwe gantian jagain" saut Agnes


setelah beberapa menit semua sudah Menganti baju dan mika kembali pulih,mereka pun berpamitan ke om Abi karna sudah usai bermain di dalam tempat tinjunya,mereka pulang ke arah yang ber beda beda Ardi bersama suci,Agnes bersa mika,dan Alex bersama Johan putra dan Leo menaiki mobil yang di kendarai Alex.


Tak selang beberapa menit suci Ardi,Agnes dan mika sampai di depan rumah suci kedua temanya itu sudah berniat untuk mampir,sedangkan Ardi ia langsung pergi pulang kerumah nya


" suc gwe pulang yah gerah banget nih cape juga,jadi ngak ikut mampir salam yah buat mama Lia sama ayah hari" saut Ardi sambil berpamitan ke suci


" iya Ar gak papah nanti pasti gwe sampein ke mmh sama ayah" jawab suci sembari mengulurkan helem yang habis di pakainya,helm tersebut Ardi khusus kan untuk suci sahabat sejak kecil


Kedua teman suci berdiri di depan pagar sambil bermain hp,lalu suci mengajak mereka masuk kedalam rumah,mereka berdua bersalaman dengan mama Lia yang sedang menyapu lantai bagian ruang tamu


" halo Tante " saut Agnes sembari memegang tangan mama Lia dan menempelkan di kening


" agness" jawab mma Lia dengan senyuman" ini siyapa?kamu namanya siyapa nak"sambung mamalia ke mika yang berdiri di dekat Agnes dan bergantian bersalaman dengan mama Lia


" mika Tante" jawab mika dengan sopan


" ooh senang bisa bertemu dengan teman baru nya suci,dulu waktu suci SMP dia selalu berdua sama Agnes nempel terus seperti perangko sampe sekarang,sempat Tante tanya ke mereka berdua ini mika apah ngak mau tambah personil nak mereka hanya menjawabnya dengan tertawa Tante tidak tau apa yang mereka fikirkan"cerita sedikit dari mama Lia tentang persahabatan dengan suci dan Agnes yang sudah dari smp selalu bersama


" iya Tante suci udah pernah cerita" jawab mika dengan senyuman,lalu mereka duduk di ruang tamu mamalia menghidangkan cemilan kue nastar yang dibuat nya,sedangkan suci ia pergi ke kamar untuk Meletakan tas yang ia bawa,lalu ikut nimbrung bersama teman temanya


" mamah" saut suci ke mamahnya yang duduk bersama Agnes dan mika


" iya nak bawakan minuman untuk teman temanmu ini tadi mama lupa untuk membawakan ya" jawab mamalia dengan menoleh ke arah suci yang berdiri bersampingan dengan tempat duduknya


" okeh mah bentar yah gerl"saut suci lalu ia pergi ke arah dapur


" Agnes mika ayok di makan nastar nyah Tante mau ke samping rumah dulu yah " mamalia beranjak pergi dan meningalkan mereka berdua


" iya Tante" jawab bebarengan Agnes dan mika


" nih gerl di minum dulu " saut suci yang membawa nampan yang berisi minuman dinggin


" makasih besti sini sini taro sini aja " saut mika


" okeh okeh " jawab suci


mereka mengobrol fersi cewe dengan asik sambil ketawa ketiwi sampai lupa waktu sampai waktu magrib


" mik gwe udah di cariin mamah nih pdhl udah bilang gwe di rumah suci tapi mamah malah nyuruh ke minimarket buat beli stok di rumah" saut Agnes sembari melihat ke arah jam yang ada di layar hp nya


" terus Lo mau pulang nes " jawab mika sembari memakan nastar ke dalam mulutnya


" yaiyalah mik " ketus Agnes


" yaudah kita pulang dulu yang suc besok kita main lagi" saut Agnes berpamitan dengan suci


" iyah kapan aja kalian kesini pasti gwe bolehin" jawab suci,mereka saling berpelukan erat seperti tidak ingin pulang


" emmm bakal kangen nih sama suci " saut mika sembari memegangi kedua tangan suci


" ih lebay loh mik" jawab Agnes,suci hanya ketawa ringan melihat kedua temanya itu


" Oya suc Tante Lia manah" saut Agnes


" itu di ruang atas bentar aku panggilin" jawab suci sambil pergi ke arah ruang tv sedang kan Agnes dan mika menunggu di luar sembari memakai sepatu


" udah mau pulang nih " saut mama Lia


" Iyah Tante Agnes di cariin sama mamah" jawab Agnes sambil bersalaman dengan mama Lia


" yaudah kalian berdua hati hati yah di jalan" sambung mama Lia,yang mendapat angukan dan senyuman dari Agnes dan mika


" dah besti" saut mika yang sedang membuka gerbang


Tak selang berapa menit mobil yang di kendarai Agnes sudah tidak terlihatan sontak suci masuk dan menutup pintu depanya

__ADS_1


__ADS_2