
pada pagi harinya,tentunya pada pukul 06;45 suci menunggu Ardi di depan gerbang sambil bermain HP, sedangkan Nisa dan papanya sudah terlebih dahulu berangkat kebetulan sekolah dan kantor memiliki arah yang sama.
Setelah Ardi keluar dari gerbang rumahnya ia mengendarai motor menuju suci yang telah menunggu di depan rumah.
" morning suci "
" morning " cuek suci
" yuk berangkat nanti telat " ajak Ardi ia mengulurkan hlm yang di hususkan untuk suci
" thanks Ar " suci mengambil dan memakainya di kepalanya.
setelah setengah perjalanan ia berhenti di warung makan pinggir jalan dekat lampu merah
" ko berhenti Ar sekolah kan masih jauh " saut suci .ia turun dari motor dan membuka hlem
" gwe laper suci belum sempet sarapan 😁 " jawab Ardi
" Oalah lah,ngomong dong nanti kan bisa makan dulu di rumah aku Ar " jawab suci " emang mama kamu ngak masak?" lanjut suci dengan pertanyaan.Ardi hanya menjawab dengan gelengan kepala,lalu suci dengan peka nya memesankan satu bok makanan sekali makan untuk Ardi
" Bu beli dong nasinya sama ayam goreng + sambal satu aja " saut suci ke ibu ibu penjual
" siyap neng " jawab ibu tersebut.
Seusai pesanan nasi bok milik Ardi sudah di bayar oleh Ardi sendiri,lalu Ardi melanjutkan perjalanan hingga sampai di parkiran sekolah dan tempat nya bel masuk belum berbunyi.
" Nih bawa makanan Lo " saut suci
" bawain yah " lirih Ardi
" ih ngak mau,ini kan punya Lo " sambung suci
" plis yah bawain sampe kelas " bujuk Ardi ke suci sambil mengacak acak rambut
" dih apaansih ko Lo jadi manja ke gue " ketus suci .
namun Ardi bersikap bodoamat dia membalikan badan suci dan mengandeng tanganya hingga sampai ke kelas 11,suci yang mendapat sikap seperti itu merasa heran dan mengedumel selama berjalan.
__ADS_1
" udah ngedumel nya " saut Ardi membuka percakapan
" yeh.. " cuek suci " kenapa Lo ngak mau bawa sendiri sih Ar,gwe kan jadi jauh kalau kekelas Lo dulu bisa bisa nanti udah ada guru di kelas gwe " saut suci.
" yah ngak papa sekali kali lah Lo main ke kelas gwe " Ardi melihat jam tangannya " sepertinya guru bakal masuk kalau udah jam rawan deh " sbung Ardi
" rawan? " heran suci
" iya rawan.. kalau kepala sekolah udah Dateng baru deh para guru masuk kekelas yang udah di jadwal namanya " jelas sedikit Ardi,sambil melihatkan ke cool lan nya dia selama belum sampai ke kelas ia banyak di sapa oleh cewe cewe yang berbeda kelas.
ketika tiba di kelas nya Ardi ia merasa malu dan gugup namun Ardi merangkul pundak suci sambil tersenyum.
" apaansih Lo Ar senyum senyum ke gue gue sebel tau " lirih suci ke Ardi.Kebetulan kelas tersebut masih sepi hanya terdapat teman teman Ardi,entah yang lainya masih diluar atau masih di perjalan menuju sekolah.
" hai bro " saut Ardi ke teman temnya yang sedang duduk sambil bercerita.
" wehh baru berangkat Lo tumben nih si imut ikut ke kelas,mestinya Lo kan yang maksa dia " saut Leo yang langsung tau maksud Ardi.
" wah langsung tau aja nih bocah haha " jawab Ardi sambil menampar lirih Leo
("kenapa lagi Ning orang setiap ada gwe dia liatin Mulu pengen gwe pelototi") dalam batin suci
" sini suci duduk di samping Mama's Alex haha " goda putra,ke 3 temanya tertawa melihat tingkah Leo,sedangkan Alex hanya melengos dengan muka yang kaku,lalu Leo menggeser kursinya untuk diduduki suci ia memilih berdiri di samping Alex.
" makasih Leo..tapi gwe cuma sebentar ko,cuma ngasih makanan ini ke Ardi hihi " gugup suci yang melangkah untuk pergi
" jangan dulu ke kelas lah lagian Lo liat deh kelas Lo itu masih tutup pintunya jadi tandanya belum ada temen temen Lo suc " bujuk Ardi Ke suci
" tapi ngak papa ko gwe bisa nunggu Agnes sama mika di luar kelas jadi ngak masalah kalau gwe balik ke kelas tempat gwe berada " saut suci.
Tak di sangka saat suci ingin melangkah keluar didepan kelas 11 terdapat gerombolan Genk Tasya yang sedang berjalan menuju kelas nya,cepat cepat Ardi menutupi suci dengan jas almamater milik Alex yang tergeletak di atas meja.
setelah gerombolan Tasya sudah jauh dari kelas Ardi,suci membuka sedikit jas yang Ardi tutupi di wajanya ia merasakan wangi yang begitu semerbak sampai sampai ia terbuai ingin terus menghirup wangi parfum tersebut.
ketika jas almamater itu di buka oleh Ardi ia melihat ke arah suci yang sedang tersenyum dan menutup matanya sambil memegangi jas itu.
seketika Alex merebut jas tersebut yang membuat suci menjadi gugup dan heran.
__ADS_1
('" ooh jadi punya dia tapi wangi enak banget,gwe jadi aneh gini sih ") Batin suci berbicara.
" Lo ngak papa? " tanya Ardi yang seketika melempar pandangan ke putra,Leo dan Johan
" ehh...ehh.. ngak papa sih hehe " jawab suci sambil memalingkan wajah
" Yaudah kayaknya ngak aman kalau Lo di sini kelamaan,nanti pasti bakal jadi masalah buat Lo " saut Leo
" betul tuh " jawab bareng putra dan Johan
" iyayah mereka udah pada Dateng " saut suci yang memandangi keluar kelas Ardi.
" Yaudah gih Lex Lo antar tuh sampe kelas nya " saut Leo ke Alex yang kaget mendengar ucapannya
" ngak mau " ketus Alex
" ngak papa ko geys gwe bisa di Anter Ardi " jawab suci sambil menunjuk Ardi
Seketika Ardi pura pura sakit perut.
" aduh aduh duh duh kenapa yah perut gwe sakit banget pasti efek belum makan aduh aduh..kayanya gwe ngak bisa Anter Lo suc " alasan Ardi ke suci yang seketika melirik ke 3 temanya
" awas lu Ar " ketus suci sambil sedikit melotot " yaudahlah gwe pulang ke kelas sendiri aja " sambung suci.
" jangan bahaya nanti Lo bisa di labrak sama fens gilanya Alex,mending Lo yang nganter Lex Sono buruan " bujuk putra ke Alex
" lah semisal gwe kekelas di Anter dia pastinya malah nambah jadi masalah dong " jelas suci
" ngak ko kalau Alex sama Lo pakai ini " sambung putra
lalu mereka menarik Alex berdiri dan memakai kan masker.
" eh apaan sih gwe ngak mau " ketus Alex
" ngak bisa udah sana Anter " bujuk putra
Dan pada akhirnya Alex mau mengantar suci ke kelasnya walaupun dengan paksaan yang sangat lama,padahal suci juga tidak apa kalau kekelas sendirian ia merasa tidak takut dengan Kaka kelas yang mengejeknya,dengan ia memakai masker dan menutupi kepalanya dengan jas ia berusaha agar tidak kelihatan kalau ia berjalan dengan suci,ia juga merasakan kalau cewe tersebut sering menjadi imbasan oleh Tasya.
__ADS_1