My Super Hiro Alex Untuk Uci

My Super Hiro Alex Untuk Uci
Episode 45


__ADS_3

" makasih yah udah mau nganter gue sampe sekolah,kalau tadi Lo ngak mau sebenernya ngak papa tapi gue bakal telat hehe " ucap suci terkekeh.


Alex hanya diam dan setengah terseyum tidak menanggapi dengan ucapan.


" dia sebenarnya bisa ngomong lancar ngak sih " gumam suci yang masih bisa terdengar oleh Alex


" gue bisa bicara lancar tapi gue males ngomong sama Lo " grutu Alex dan pergi meninggalkan suci


" yah itu ngomong katanya males " balas suci


*


*


*


Setelah sampai di dalam sekolah suci masih saja menggerutu di belakang Alex,tetapi Alex tidak memperdulikan keberadaan suci di belakang nya sembari mengoceh tidak jelas.Saat Alex melihat ada Genk Tasya yang tengah melintas di sebrang jalanya yang akan ia lewati ia buru buru berbalik badan hingga suci pun menabrak di dada bidang Alex.


Buuugggg...


" jangan brisik " bisik Alex sembari membungkam mulut suci


Suci hanya mengangug ia mengintip sedikit bahwa Genk Tasya sedang berdiri sembari melihat I belakang Alex,sentak suci menutup matanya berdoa agar Tasya tidak mendatanginya wajahnya pun berubah menjadi kepanikan karna ia teringat kalau Tasya itu menganggap nya sebagai rival nya.


Setelah beberapa menit Genk tersebut kembali berjalan menuju kekelasnya mereka tidak jadi menemui Alex karna mereka tidak yakin kalau itu Alex yang sedang menutup kepalanya dengan jaket yang di kenakan.

__ADS_1


" udah pergi itu bocah " tanya Alex ke suci yang sebari tadi bergumam di hadapnya,Alex pun menengok ia tidak melihat sosok Tasya ataupun teman temanya jadi ia merasakan aman


Sembari menghela nafas berat, ia sedikit tersenyum ke gadis yang ada di hadapannya yang sedari tadi bergumam tidak jelas,namun beberapa detik saja senyum itu kembali pudar dan kembali ke mode cuek dan datar.


" hei buka matanya mereka sudah pergi " saut Alex dengan suara lembutnya


" oyah " jawab suci sambil mengangkat salah satu alisnya


" Iyah liat aja kalau ngak percaya " jawab Alex sembari mengenakan jaket nya dengan benar lalu ia kembali berjalan menuju ke kelasnya.


Huuufff..


suci menghela nafas dengan lega,lalu ia pun kembali kekelasnya sembari berlari kecil ia tidak mau Genk rusuh itu mengetahui kalau ia sempat mengumpat di depan Alex.


setelah sampai di depan kelasnya ia tak sengaja melihat Alex yang sedang di dadang oleh Tasya dan teman temanya sembari gaya Tasya yang kecentilan tetapi Alex masih saja terlihat cuek dan tidak perduli dengan sosok di depannya,Alex malah tidak sengaja melihat suci yang sedang melihat kehadapan nya,dengan mata yang di pecingkan dan dagu yang mengarah kan agar suci segera masuk kekelas agar ia tidak ketahuan oleh Genk Tasya itu.Menjadi pusat untuk Tasya menengok, tetapi dengan cepat suci mengetahui kode dari Alex ia buru buru membuka pintu kelas dan langsung duduk di bangku nya .


tetapi Alex tidak menjawab dengan sepatah katapun ia kembali berjalan dan tidak memperdulikannya.


" alexxxx " triak Tasya sembari menginjak injak lantai dengan kekesalan nya.


Di dalam kelas suci..


Agnes mika sedang bercengkrama dengan Davin,hingga Davin memanggil suci yang sedang terlihat tergesa gesa.


" suciiiii "

__ADS_1


" akhirnya Lo sampe juga bi suci " saut mika sembari mengelus Elus pipi suci dengan gemas


" untung aja gwe ngak ketahuan sama genk Tasya " gumam suci sembari melihat ke arah jendela


" emang Lo habis ngapain kenapa panik gitu " tanya Davin


suci meletakan Tasnya dan lagi ia menghela nafas perasaan nya bercampur aduk ada senang karna tidak terlambat,ada gugup karna jarak antara Alex dan suci tadi cukup dekat,dan aada juga panik karna Tasya bisa saja mengetahui dirinya.


" cerita dong suci " saut Agnes karna ia juga merasakan kepanikan.


" ngak papa ko geys gue aman " jawab suci dengan senyuman


" jangan bohong, cerita ayok kalau dia bikin Lo celaka lagi,gue mau bantu Lo " saut Davin ia ingin juga melindungi suci dari Tasya.


" gue ngak bohong sekarang ini gue aman " jawab suci ia tidak ingin melibatkan temanya ke masalah dirinya jika Tasya nanti mengetahui kalau ia berangkat dengan Alex.


Bel masuk pun berbunyi dan mereka siyap untuk belajar lagi,suci menepis jauh jauh perasaan yang sembari tadi berada di hatinya itu,Lalu ia mengubah perasaanya agar normal dan kembali fokus ke pelajaran yang ia dapat.


" Lo benerkan ngak kenapa Napa? " tanya agnes,mika dan Davin yang mendengar langsung memperhatikan ke sumber suara


" gwe tadi berangkat sekolah bareng Alex,karna gue udah pesen ojol ngak dapet dapet juga,gue juga takut kalau Tasya tau bisa bisa gue kena masalah lagi,gue juga ngak pengen orang tua tau " jelas suci dengan bisikan


sontak Bu Widi mendengar kalau suci dan temanya sedang mengobrol ia melempar pandangan dengan tajam ke arah mereka berdua


" suci Agnes kalau mau mengobrol di luar,jangan di kelas ibu ngak suka jika sedang pelajaran ada yang masih berbicara walaupun sambil.berbisik, ayok ibu antar kalu kalian mau di luar dan tidak usah mengikuti pelajaran ibu "

__ADS_1


" ngak Bu kita mau tetep ikut pelajaran ibu " lirih Agnes dan Bu Widi melanjutkan menulisnya di papan tulis,untung saja kali ini ia selamat jika tidak ada maaf dari Bu Widi bisa bisa suci dan Agnes di hukum di luar kelas.


__ADS_2