
Setelah sampai di kantin suasana istirahat kedua agak sepi tidak terlalu ramai seperti istirahat pertama,tempat duduk bangku banyak di tumpuk,suci Agnes dan mika mendatangi bi Ijah untuk memesan makanan dan minuman.
" bi pesen es susu milonya satu yah sama batagor nya 5ribu" pesanan yang suci buat langsung di layani dengan ramah oleh BI Ijah
"baik tugu sebentar yah" jawab Bi Ijah
" em aku es kocok aja bi rasa jeruk" sambung pesanan dari Agnes
" kalau aku BI pesen batagor 5ribu sama minumnya sama aja sama Agnes"begitu pun dengan mika yang ikut memesan
" baik tunggu yah" jawab Bi Ijah
"mau duduk di mana nih nes"saut suci
" di sana aja yuk Deket pintu jadi semriwing sambil ngobrol kita" saut mika dan di iyakan oleh teman-temannya,tak lama beberapa menit pesanan yang ia pesan sudah sampai
" nih ndho pesanannya selamat menik mati" saut dari BI ijah yang mengantarkan langsung pesanan dari pembelinya
" makasih bii" jawab bareng dari Suci, Agnes dan mika,BI Ijah sedikit membukukan badanya dan pergi ke belakang
tak selang beberapa lama makanan yang ada di hadapn mereka sudah habis.
suara dari arah depan pintu masuk kantin,yang gemuruh ternyata dari rombongan 5 idola sekolah,mereka sekilas melihat ke arah tempat duduk yang diduduki oleh suci dan melewatinya sampai ke tempat duduk yang kosong,salah satu dari mereka seperti sedang membujuk seseorang dan yang setengah pergi untuk menemui bi ijah
" nama Lo Davin kan " tanya Ardi meyakinkan kalau dia tidak salah nama,Davin hanya mengagumkan kepalanya
" nah Lo tau kan kita berdua ini siyapa " tanya Ardi dengan menunjuk ke Alex dan dirinya,Alex memandang Davin dengan senyuman pahit
" tau kalian ketua OSIS dan wakil ketua OSIS kan dan mereka ber 3 itu Genk loo yang terkenal dengan ganteng yang bikin ciwi ciwi meleleh " jawab Davin dengan datar dan membuang muka ke arah lain.
" good kalau lu tau kita semua " Ardi mengcungkan jempolnya
" tapi gwe ngak mau kalau gwe jadi pemimpin upacara" ketus Davin,Alex menambahkan pendapatnya ketika Ardi memandangnya dengan arti bujukan
" kenapa ngak mau? apa Lo malu nanti pas upacara Lo bakal di lihat sama anak anak sekolah ini " ketus Alex
" ngak ko santai aja,gwe ngak mau karna gwe sendirian di antara angota OSIS yang bertugas kan cuma gwe yang dari kelas 10 " Davin meletakan tangan di meja sambil mengepalkan ngepalkan
" Yah ngak papalah itu tandanya Lo udah bisa menjadi andalan sekolah " ketus Ardi
" ya udah dari kelas Lo ajak salah satu dari mereka buat jadi emsi gimana? ,tenang aja kita semua ngak bermaksud memanfaan kan loo tapi kita juga butuh seseorang yang bisa menggantika kita setelah jabatan kita habis" sambung Ardi
" gwe punya pandangan dari diri gwe tentang Lo dav, Lo ngak kalah hebatnya dari kita ketika nanti lu nanti nyalon jadi ketos di sekolah ini, gwe denger denger Lo juga mantan ketua OSIS pas SMP kan nah itu kenapa ngak Lo lanjutin di SMA juga terus wakil Lo suci kan " sambung ardi, Davin diam sejenak memikirkan perkataan dari Ardi lalu ia menggukan kepalanya seperti menyutujui ajakan dari Ardi
sekilas Alex jadi diam karna mendengar perkataan dari Ardi kalau suci pernah menjadi wakilketos
__ADS_1
" nah gitu dong jadi Lo mau kan " Ardi berjabat tangan ke Davin sebagai tanda setuju,ajakan berjabat tangan itu di terima oleh Davin dengan senyuman
diskusi antara kaum Adam yang tak jauh tempat duduk dari suci mereka mendengarkan setengah dari penbicaraan mereka
" wahh kayaknya Lo jadi wakil ketos lagi suc" bisik Agnes ke suci dan mika
" Lo pernah jadi wakil?"tanya mika yang buat Agnes jadi geram dengan reflek ia menyentil jidatnya sampai mika berteriak namun Agnes cepat menutup mulut mika
" suuuuttttt jangan triak" grutu Agnes" logimana sih kan gwe ngomong kaya gitu itu tandanya suci juga pernah jadi wakilketos paham",mika hanya mengangguk karna mulutnya di tutupi dengan tangan agnes
setelah jam 14:30 waktu pulang sekolah pun tiba
(( krrrriiiinngggg )) suara bel sekolah,seluruh warga sekolah berhamburan pergi keluar kelas
suci,Agnes dan mika mereka ber3 jalan menuju gerbang sekolah sembari bercanda riang,
" Agnes lu pulang sama siyapa " tanya suci sambil bermain hp
" gwe udah pesen ojol nih " jawab Agnes sambil merangkul mika
" oo keh kalau Lo mika "
" gwe di jemput sama bokap " jawab mika dengan senyuman,suci mengecek hp dan terdapat notifikas dari Ardi kalau pulangnya sedikit telat Ardi masih rapat OSIS dan menyuruh suci untuk menemuinya didepan perpustakaan
" gwe duluan yang suc,mik " sambung Agnes
" iya udahh Sanah dadah hati hati " mika melambaykan tangan nya,suci masih melihat hp dan membalas dengan senyuman saja lalu di susul dari jemputan mika, setelah mobil mika sudah jauh Ardi datang dan mengklakson suci hingga dia kaget
(( tin..tinn..tin..)) suara klakson motor yang di kendarai Ardi
" Ar bikin kaget aja deh katanya gwe harus nemuin Lo diperpus ko udah disini aja" suci sembari mengusap usap dadanya ,Ardi hanya tertawa melihat muka suci yang kesal
" ngapain masih di sini yok balik,ntar di bicarain di motor aja " ajak Ardi dengan memberi helem ke suci
" nungguin Lo lama bangt " ketus suci,tanpa sengaja suci melirik ke gerbang terdapat Alex yang sedang menunggu giliran jalan di depan gerbang,lalu Ardi menyalakan motornya dan pergi ke jalan rumah
(( Brungggggggg)) suara motor yang dikendarai ardi
setelah 58 menit mereka sudah sampai di rumah suci,rumah Ardi cukup dekat dengan rumah suci hanya melewati 6 rumah lain nya
" ko ikut turun? " tanya suci dengan memberikan helm ke Ardi
" ya gwe pengen mampir dulu ke rumah Lo suc" jawab Ardi sembari membuka helem nya,suci membuka gerbang rumah yang tidak terkunci
" tumben ada apa? emm..gwe tau sih Lo laper kan belum sarapan kan tadi pagi "
__ADS_1
" hehe ..betul suc di rumah Ngada makanan mama belum pulang dari malem sama papa juga " jelas Ardi dengan muka masam
" hemm Kasiyan ya udah masuk " suci membukakan pintu gerbangnya mempersilakan Ardi untuk masuk
" suci the best dehh " Ardi mengajungkan jempolnya di hadapan suci sembari berjalan dia tersandung hampir saja bibirnya mencium lantai yang kotor, sucihanya mentertawakan Ardi sampai terpingkal pingkal
" aduhh..jahat banget ngetawain" ardi Dengan ekspresi kesal
" sorry sorry tadi itu lucu banget Ar bhakkksss.. " suci menjawab dengan ketawa,setelah berjalan menaiki tangga yang menuju ke pintu utama Ardi kembali kesandung dan benar benar jatuh tangan nya menahan badanya yang hampir tersungkur,suci menertawakan kali ini suci sampai memukul mukul pundak Ardi seperti bahagiya sekali kalau temanya yang sangat dekat sudah seperti sodara itu jatuhh,mama Lia keluar dari dapur menuju ke depan pintu utama melihat mereka berdua sedang tertawa melihat Ardi yang jatuh
" kenapa ini sepertinya lucu sekali" mama Lisa berdiri di depan pintu melihat interaksi suci dan Ardi
" ehh Tante .." Ardi langsung berdiri tegak walau tangan nya masih sedikit sakit,lalu suci mengandeng tangan Ardi dan mengajak Ardi untuk kedalam
" ini mau aku ajak masuk maah tapi dia keburu jatuh duluan lihat hiburan gratis kan lumayan " suci yang berdiri di samping Ardi sembari menjelaskan dan tertawa,Ardi menepis suci
" suuuuttttt " Ardi menutup bibirnya dengan jari dengan ekspresi kesal
" iya iyahh gwe diem ko haha😂"
akhirnya mereka berdua masuk ke ruang tamu suci langsung ke kamarnya untuk menganti baju Ardi duduk di ruang tamu sambil mengelus Elus perutnya yang ke laparan, mama Lia memanggil Ardi dari arah dapur Ardi beranjak bangun dan menuju sumber suara
" ardiiiii sini naa" panggil mama Lia
" iya Tante ada apa? " Ardi melihat ke arah meja makan kalau di depannya sudah banyak sekali makanan yang enak
" Tante masakin kalian sepesial kali ini kamu makan yahh " mamalia sembari membawakan piring menaruh di atas meja
" tau aja Tante kalau Ardi laper"
" iya udah kamu duduk yah Tante mau panggil suci sama Nisa dulu "
" iya Tante "
suci dan nisa turun dari kamar dan menyusuri tangga,suci duduk bersebelahan dengan Ardi dan di samping suci mama nya dan nisa
" selamat makan semuanya " suci membuka obrolan pertama
" maah ayah belum pulang " tanya Nisa sambil menyidik nasi
"nanti sebentar lagi sayang " jawab mama Lia
bel pintu rumah berbunyi (( tingtung))
" halo sayang " sapa ayah hari,orang yang separuh baya yang disebut ayah hari adalah orang tua laki laki dari suci dan nisa.
__ADS_1