
Alex menuju ke meja yang biasa ia tempati ketika sedang malas mengikuti pelajaran kelas kebetulan ia sendirian tidak ada Ardi atau pun teman yang lainya, lalu ia melihat Davin yang sedang berjalan menuju ke meja suci ia tidak memperdulikan itu namun ia melihat segerombolan Genk Tasya yang berada di depan pintu perpustakaan ia segera menutup mukanya dengan buku yang ia pegang,agar ia tidak ketahuan oleh Genk Tasya ia membuka jas almamater OSIS dan menaruhnya di laci meja tersebut.Suara cempreng dan gaya capernya ia itu membuat petugas perpus memarahi dan menyuruh untuk diam dan tenang,di saat itu juga seluruh meja penuh dengan siswa siswi yang sedang membaca dan menyatat.Namun Tasya melihat ke meja suci dan menyuruh ia untuk pergi dari tempat duduk tersebut,sedangkan nindi ia mendekati Davin yang sedang duduk santai dengan ke 3 teman kelasnya tersebut,Mula mula ia mengebrak meja dan menyruh untuk pergi namun ke 4 orang tersebut tidak menanggapi akhirnya ia emosi dan berteriak cukup kencang
" loo denger kan ngak budeggg pergi atau ngak gwe bakal.." teriak Tasya namun penjaga perpustakaan sigap bertindak dan menyuruh untuk meninggalkan perpustakaan
" kalian pergi saja bukan tempat nya untuk teriak teriak tidak jelas seperti kalian " ketus penjaga perpus
Alex hanya melihat dari sisi buku yang ia pegang untuk menutupi wajahnya
" kapan sih pergi tuh orang " gumam Alex,Penjaga perpus mendorong keluar genk Tasya dengan kasar
" loh pak kita kan ngak ngapa ngapain kenapa di usir sih " bantah Tasya
" ngak ngapa ngapain gimana kalian bikin keributan didalam perpus sedangkan kalian tau perpus itu tempat untuk membaca bukan untuk memancing keributan paham " jelas penjaga perpus
" tapi kan pak.." rusuh nindi
__ADS_1
" ngak ada tapi tapi an silakan kalian pergi kekelas masih masih " usir pak penjaga perpus
Sedangkan Alex masih saja menutupi mukanya dengan buku dan mencoba untuk tidak bersuara,namun suci yang sedang mengembalikan buku dan mencari buku yang lain tak sengaja melihat ke tempat duduk tersebut ia mengira cowo tersebut dan mencoba menanyakan ke adanya
" Hey kamu kenapa? " suara lembut suci mencoba membuka buku tersebut secara perlahan
((jangan jangan Tasya)) batin Alex mengeluh
" gwe ngak papa " jelas Alex dengan nada yang agak keserak serakan
" gwe ngak takut apa apa karna gwe cowo gwe minta tolong liatin ada Tasya atau tidak di dalam perpus ini " Saut Alex
Lalu suci melihat ke arah luar tidak ada Genk Tasya dan mencoba membantu cowo tersebut ia fikir cowo tersebut korban dari kejailan nya Tasya
" em mereka sudah pergi Lo aman ko kalau Lo di jailin Lo bisa lapor ke BK " sambung suci dengan cemasnya,Alex membuka buku dan melihat ke arah luar pintu dengan wajah nya masam,suci yang menyadari ia terheran heran dengan tingkah Alex yang begitu ingin menghindari tasya.namun suci geram dan berbicara dengan nada yang agak tinggi
__ADS_1
" apah ternyta elo si cowo aneh " ketus suci,Alex melihat ke arahnya dan menatap dengan heran
" Lo lagi lo lagi suka banget ngintilin gwe " cuek Alex dengan membuang muka kesembarang arah
" hah ya kali gwe ngintilin Lo cowo aneh ngaada kerjaan banget gwe ngintilin Lo ya ampun" jawab lebih ketus dari Alex,Alex langsung pergi begitu saja dengan membawa buku yang ia bawa dan mengembalikan ke rak tempat buku tersebut,begitu juga dengan suci ia kembali ke tujuannya untuk mencari buku yang lain,tanpa di sengaja ia menyengol jas almamater OSIS milik Alex,Suci mengambil jas tersebut dan menanyakan dalam hatinya (( Ini punya siyapa sih )) ia mencium jas tersebut untuk mengenali wewangian yang di kenakan (( wangi banget gwe suka bau ini tapi ini punya siyapa?)) batin suci,saat melihat ke depan jas tersebut terdapat nama yaitu ALEX RUDIART HUTAJULU
"Jadi punya dia " gumam suci,lalu ia menengok mencari cari Alex namun Alex sudah didepan pintu perpus lalu suci berlari kecil dan memanggil manggil Alex
" woy cowo aneh " triak suci
Agnes,mika hanya melihat dari dalam perpus dengan heran sedangkan Davin mendekati suci dengan wajah yang keheranan
" kenapa ada apa suc " khawatir Davin
" ngak papa ko " jawab suci dengan menyembunyikan jas almamater milik Alex di belakang punggung nya.
__ADS_1
jangan lupa like,vote end komen yah gets☺️💗