My Super Hiro Alex Untuk Uci

My Super Hiro Alex Untuk Uci
Basah kuyup 1


__ADS_3

suci melihat jam di pergelangan tanganya menunjukan pulu 14:56 sekitaran 4 menit menuju waktu pulang.Dan begitu juga dengan Agnes dan beberapa anak lainya yang sudah merapikan buku kedalam tas sedangkan guru yang sedang mengajar setelah Bu Fatimah berlalu belum usai memberikan catatan dipapan tulis.


" Udah lah jangan rajin rajin amat suc " bisik mika dari belakang tempat duduk nya.


suci hanya menengok sekilas dan melanjutkan catatannya bagi dirinya ketinggalan sebuah tulisan dari guru itu rasanya tidak enak dia pasti akan mudah kepikiran apalagi baru beberapa bulan sekolah di SMA BUDI PEKERTI dia sudah menjadi pusat pertanyaan dari beberapa guru.


" ship " Agnes mengacungkan jempol ke mika yang sepemikiran dengan nya.


Dan pada akhirnya waktu yang di tunggu tunggu pun tiba bel pertanda berhenti nya ajar mengajar pun usai, Pak Joni selaku ke siswaan itu telah menyudahi tulis menulis dan mengucapkan salam kepada murid muridnya." baik bpa harap setelah kalian sampai dirumah nanti kalian tidak lupa mengecek kembali catatan kalian masing masing karna sebentar lagi kalian akan menghadap tes semester ganjil, trimakasih waktunya wassalamu'alaikum.."


waalaikumsalam... jawab seluruh siswa kelas tersebut.


***


Ketika sudah sampai di parkiran sekolah suci dan ke dua temannya berpisah Agnes dengan mika sedang suci dengan Ardi namun suci tidak menemukan Ardi dan teman temanya tetapi motor sport yang di kendarai dari anak anak orang kaya itu masih terjajah rapih begitu juga motor yang sering di kenakan Alex yang begitu mulus dan terawat.pasti Alex begitu menyayangi motor itu sampai sampai Alex tidak punya pawang karna sibuk dengan motornya uuppps..Mimin ngak jaim ko ke Alex..


Di rasa suci harus menunggu ia sengaja menunggu di bawah motor berbodi besar itu sembari meneduh karna cuaca panas yang menyengat kulit ya..." Ardi lama banget sih " gumam suci sembari mengipas ipas wajahnya dengan tangan.


Tanpa sengaja Alex yang sudah sampai duluan di parkiran ia begitu terkejut tak kala melihat bidadari yang turun dari kahyangan yang terkena sengitnya matahari yang membuat gerah..


" ngapain disitu " ketus Alex,suci segera menengok ke sumber suara dengan ekspresi wajah penuh peluh


" Lo pikir gue lagi ngapain,ngemis " jawab suci lebih ketus


Alex hanya mendengus kesal dengan jawaban suci yang terlihat tidak mengenakan pandanganya ia edarkan ke sembarang arah,agar tidak bertatapan dengan suci


" Ardi masih ada tugas tadi dia bolos ngak ikut ulangan pas pelajaran terakhir,mau nunggu berapa lama Lo disini " jelas Alex


" hah bolos ko Lo ngak ikut " pertanyaan itu keluar begitu aja dari mulut suci


" gue anak baik baik mana mungkin gue ikut temen temen gue yang bolos " sambung Alex sembari memakai helm


" CK ! " suci hanya berdecak sebal mendengar omongan Alex yang begitu ofer pdan


" Lo pulang bareng siyapa?Lo ngak mungkin dong nungguin Ardi yang masih dihukum karena bolos " saut Alex yang masih stay berdiri di samping motornya tanpa melihat ke arah suci


Suci kembali melihat jam di pergelangan tanganya jam jam sore segini tidak mungkin ia menunggu angkot sedangkan mamah nya sudah berapa kali mengirim pesan untuk tidak lupa dengan berbelanja.


" ngak tau bukan urusan lo " jawab suci dengan wajah yang penuh peluh, ia berdiri dan menyampingkan tanganya ke pinggangnya.


Alex yang merasa tidak enak dengan sahabat nya itu kali ini ia mau memberikan tumpangan ke suci.Sebelum sampai di parkiran ia menemui dulu Ardi dan ke 3 temanya itu yang berada di kantor untuk pamitan pulang duluan,namun Ardi tiba tiba menarik tangan Alex mengisyaratkan untuk duduk dulu lalu Ardi berbicara dengan maksudnya untuk mengantar suci berbelanja karna ia merasa tidak tega ketika suci Pulanh menggunakan ojol atau pun kendaraan umum yang lainya.


" gue minta sama Lo Anter dia ke pasar temenin dia belanja soalnya kalau nungguin gue kelamaan karna Lo yang bisa gue percaya buat jagain suci sebentar habis itu Lo Anter dia pulang jangan Lo ajak jalan jalan "


Alex mengingat perkataan dari Ardi tadi


" Lo pulang sama gue ini perintah " saut Alex dengan ketus dan tak kala juga dengan wajah yang datar


" apah ngak mau nanti Lo.. "


" brisik cepet " potong Alex " cepet sebelum gue tinggal "


ucapaan dari Alex itu seketika membuat suci jadi menurut begitu saja ia naik ke motor Alex dengan bantuan bahu Alex yang jadi pegangan agar tubuhnya tidak jatuh ke samping.


"Brungggggggg..." seketika Alex menarik gas nya dengan cepat membuat jantung suci hampir copot tidak di sengaja juga ia merangkul Alex karna rasa takut.


hingga beberapa menit saja mereka sudah melesat jauh dari area sekolah


" ngapain sih Lo peluk peluk gue " saut Alex dari dalam helem nya


" takut bego " jawab suci sembari memukul helem yang di kenakan Alex


" cewe aneh lepasin Nh atau ngak gue turunin dan ngak Anter Lo buat belanja pesenam mama Lo " jelas Alex sembari memelankan lajunya


Suci pun menurut ia melepas kan pelukannya dan menetralkan nafasnya.


" ko Lo tau kalau gue di suruh mamah buat belanja " tanya suci dengan heran


Alex tidak menjawab pertanyaan dari suci dia hanya tersenyum tipis dari balik helmnya.


***


Seusai melalui jalan yang panjang kini mereka tiba di parkiran pasar Alex memarkirkan motornya yang menjadi pusat perhatian dari beberapa orang yang melihat.


" dah turun " cuek Alex

__ADS_1


" iyaiyah sewot bangt " jawab suci sembari menekan bahu Alex yang sebagai tumpuan untuk dirinya turun.


" mama Lo biasa belanja disini? emang ngak bisa ke supermarket apah? " cecar pertanyaan dari Alex ke suci,suci hanya diam sembari melirik ke Alex yang sedang kesusahan membuka klip helm nya karna suci merasa geram dengan klip helm Alex yang sulit di buka itu akhirnya dia membantu membukakan klip helm,kini wajah mereka saling berdekatan di tambah nafas hangat yang di hembuskan Alex begitu terasa di mulut suci,angin sepoy begitu saja menerbangkan beberapa rambut suci yang Ter urai bebas hanya jepitan rambut yang tertera di atas telinga.


Deguban jantung serasa berdebar begitu saja suci merasakan begitu nyaman di hadapan Alex,matanya terbelalak ketika klip sudah terbuka dan suci tidak sengaja melihat ke arah wajah Alex yang setengah terlihat sedangkan bagian mulut ya tertutup bagian helm.


klikkk...


suci segera memundurkan diri beberapa langkah agar menjauh dari wajah Alex yang terlihat begitu menawan nan tampan.


saat sudah memasuki are pasar yang begitu brisik nan ramai itu suci membuka hp nya yang ia simpan di saku dalam tasnya.


DAFTAR BELANJA MAMA


*BUAH :



APEL


MELON


JERUK


JAMBU BIJI


JAMBU AIR


ANGGUR BILA ADA


SAYUR :


1.BUNCIS


2.BAYAM


3.AYAM 1 KG


PERBUMBUAN : BILA ADA DI PASAR


BAWANG PUTIH


3.KETUMBAR


4 . MERICA


NB : TERSERAH KAMU YAH KA KALAU MAU BELI YANG MENURUT KAMU DI BUTUHIN DI RUMAH.


BERAS.


Suci membaca catatan ya cukup keras sampai Alex pun bisa mendengar " apa dulu yah yang di cari " gumam suci sembari celingak celinguk mencari tukang buah.


" yaudah yuk jalan " ajak Alex sembari berjalan duluan.


" tunggu " saut suci dari belakang Alex ia pun segera berjalan agar bisa sejajar dengan Alex yang langkahnya begitu lebar,tetapi karna berada di pasar suci kewalahan untuk menyamai langkahnya justru lagi lagi ia tertinggal sampai sampai ia tidak melihat sosok Alex yang berjalan mendahului nya


" kemana lagi " gumam suci sembari menepikan tubuhnya ia merasa takut karna biasanya yang menemani ketika belanja itu Ardi dan pastinya Ardi tidak akan melepaskan genggaman tangannya karna Ardi tau pasti akan kesulitan mencari dirinya kala tersesat di pasar yang begitu luas.


" woy... ko bengong disini " saut seseorang dari arah belakang suci,suci pun kaget ia reflek menepiskan tangan seseorang tersebut dari bahunya.


" bikin kaget aja " ketus suci ketika orang yang memegang bahunya itu bukan copet ataupun orang nakal melainkan Alex yang sedang menggendong tas sekolahnya ke depan.


suci pun tiba tiba terkekeh pelan ketika melihat Alex yang seperti menggendong bayi.


" ngak usah ketawa,ketawa Lo jelek " saut Alex dengan ekspresi datar " gue emang lucu makanya Lo liat gue kaya gini aja kesenengan ".seketika suci berubah ekpresi menjadi sengit ia menautkan sebelah alisnya dan berkata di batinya kepedean banget Lo aneh.


" gue ngak aneh yang aneh itu cukup Lo aja "


suci hanya mengaga saja tidak percaya cowo ini seperti bisa mengerti apa yang ia katakan dan apa yang ia fikirkan


" gue ngak ngomong tapi ko Lo.." suci menghentika ucapanya ," Lo cenayang yh atau keturunan dukun yang bisa mendengar hati orang " suci mengetuk etuk dagunya sembari berfikir ingin menebak isi kepalanya Alex namun dia tidak bisa.


Alex hanya berdecak sebal " CK mana ada yah bego cenayang seganteng gue terus gue manusia biyasa yang kaya dukun itu Lo punya kumis tipis tapi meleber ke samping bibir " sungut Alex lalu ia pergi berbalik badan dan pura pura melihat lihat dagangan.


suci hanya terbelalak sebal memang kumis yang terlihat agak tebal ini memang arahnya tidak lurus melainkan seperti ingin masuk ke dalam mulutnya.

__ADS_1


***



"tunggu " triak suci ke Alex lagi lagi ia hampir tertinggal sedangkan kedua tanganya begitu berat membawa sekantong belanjaan yang sudah ia catat.sedangkan Alex ia hanya membawakan tas nya suci tanpa membawa sekantong belanjaan pun.


"aduhhhh.." yah benar saja dia tersandung dan belanjjanya kini tumpah ke berbagai arah lututnya begitu nyeri namun tidak mengeluarkan darah.


" dasar cewe aneh bawa segini aja Lo udah jatuh " sungut Alex di hadapan suci yang masih terkapar di lantai pasar


" yah Lo makanya kalau jalan jangan cepet cepet terus bantu bawa ke apa ke " ketus suci


Alex hanya diam ia mulai memunguti beberapa buah yang berceceran kemana mana untung saja kali ini pasar sudah tidak terlalu ramai hanya beberapa orang yang sengaja berbelanja ketika jam jama tertentu.


" BANGUN " saut Alex yang masih menggedong ransel milik suci di punggungnya sedang rasel milknya ia gendong di depan. romantis dehh..Mri jadi pengen punya pacar IHHH..


suci pun bangun dengan sedirinya tanpa ada uluran tangan dari Alex, justru sekarang Alex yang membawakan belanjaan yang memakan


berbagai kantong plastik di tanganya.


" tunggu in ke,Lo kalau ngelangkah jangan lebar lebar gue cape ngejarnya tau " ketus suci sembari membersikan seragamnya yang tertempel debu


" lelet " hanya perkataan itu yang keluar dari mulut Alex si tampan dan menawan uuhuyy..


Saat Alex sudah sampai di parkiran ia meletakan kantong belanjaanya di bawah motornya ia menengok ke belakang tidak ada sosok suci yang mengikutinya " dasar lelet pasti ketingalan nyusahin " gumam didalam batin Alex. Ia menitipkan belanjaannya sebentar ke tukang parkir yang sedang menghitung uang recehan.


"Punten pak, abdi hoyong kaluar balanja sakedap, abdi hoyong ngajemput sobat di jero "tutur Alex ke tukang parkir yang ia lihat sering mengunakan bahasa sun'da ke orang orang yang memarkirkan motor,untung saja ia bisa mengunakan bahasa tersebut,memang di sebgiyan orang bahasa Sunda itu terlalu rumit dan banyak yang tidak dimengerti tetapi berbeda dengan Alex yang memiliki kelurga yang berbeda bahasanya yang sebgiyannya menggunakan bahasa Sunda dan sebagiyan lagi dari Jawa.


" Punten pastikeun kuring ngurus balanja anjeun " jawab kang parkir


Alex pun mengangguk mengerti dan pergi kedalam pasar tersebut,mata sipit itu mencari cari sosok suci yang tertinggal dan cukup lama ia tidak keluar keluar dari dalam pasar.


Alex sedikit lari dan menengok ke arah kiri ia menemukan sosok suci yang sedang memakan es kelapa yang di bulai manis di bauti lelehan gula merah yang menjadi cikal kemanisan alami.


" Lo malah asik asikan minum es disini " sentak Alex,yang membuat suci tersedak


" uhukkk...uhukkk..uhukkkk..."


" bisa ngak sih Lo ngak ngaketin gue terus,gu cape gue engap dari tadi ngejar Lo terus yang langkahnya kepanjangan jadi gue mampir kesini buat minum karna gue juga aus " emosi suci meningkat sedangkan Alex hanya melihati wajah suci yang begitu merona tak kala sedang emosi.


" yah Lo lelet makanya ketinggalan terus " jawab Alex lalu ia mengulurkan selembar uang dari dompet nya dan memberikan ke tukang es kelapa tersebut


" udah mas jangan marahin pacarnya Mulu Kasiyan " saut kang es kelapa sembari menerima uluran uang dari Alex


Dia bukan pacara gue " jawab berbarengan antara suci dan Alex lalu ia saling berhadapan dan memicingkan alisnya.


" udah cepet,langit udah mendung nanti kehujanan mampus belanjaan Lo Basah kuyup " sambung Alex


" kalau bukan pacar ngapain mas bawain tas nya neng manis ini " saut kang es gelas lagi


hembusan kasar begitu meng isyarat kan kalau sedari tadi Alex tidak hanya membawakan belanjaan milik mamanya suci melainkan ia juga membawakan tas milik suci depan belakang ia mengendong dua ransel.


Suci tersenyum sebelah lalu ia bergantian mendahului Alex yang tengah mematung di depan penjual es kelapa tersebut.


sesampai nya di parkiran suci kembali merapikan belanjaannya dan juga Alex yang sudah memakai helem untuk menutupi wajahnya ia segera menyalakan mesin motor sport miliknya.


*


*


*


*


Udah ini di lanjut di episod selanjutnya ja yah..soalnya ini udah lebih dari 2 ribu kata geys..


Oya jangan lupa nih Mei ingetin yang suka baca cerita Meisya dari episode 1 sampe yang ini kalian komen " asikk " gitu yah jangan lupa juga like fote end komen by by..


*


*


*


gimana geys menurut kalian si Alex ini apa udah ngk ngerasa aneh lagi sama perasaanya atau akeh hanya ingin membantu suci?

__ADS_1


...mei butuh jawaban kalian di kolom komentar hihi...


__ADS_2