
Ardi melihat ke arah Leo di dalam pikirannya seperti kesal sekali terhadap temanya itu tapi Ardi bersikap biasa saja.
Memang Ardi dan Leo memiliki perbedaan yang cukup jauh jika di lihat dari fisik tapi jika di lihat dari keluarga mereka sama sama orang kaya orang tua yang memiliki perusahaan dan restoran
jika dilihat dari fisik ardi memiliki kulit sawo matang dan Leo agak putih,Ardi memiliki rambut yang agak ikal dan potongan rambut yang tepian tipis,sedangkan Leo lurus dan klimis
kembali ke persoalan pdkt
" terus gimana Lo berhasil deketin Agnes sama suci" saut Ardi menunjuk ke arah putra dan Leo secara bergantian,kedua temanya itu diam da menggeleng,sontak Ardi dan Alex menghela nafas dalam dalam dan memalingkan wajah ke arah jendela
" ya gimana mo berhasil orang belum apa apa udah minta jalan dabel Det lagih " ceplos Johan memang temanya Alex ini orang nya ngak bisa ngrem kalau soal ngomong kadang seenaknya saja,sontak Leo,putra melirik ke Johan dengan ekspresi datar
Ardi yang melihat ke tiga temannya itu sedang saling mencibir satu sama lain dalam batinya ((Huhhh sukur deh kalau Agnes nolak)),sedangkan Alex hanya diam masa bodoh dan kembali menyalak hp nya
" sabar ya broo nanti ada gantinya yang lebih dari mereka" sambung Ardi sambil menepuk bahu leo
" gwe sabar banget dari pertama gwe liat dia dan duduk Deket suci gwe udah ada getaran getaran di hati gwe " saut leo sambil senyum senyum
Alex hanya mendengarkan namun matanya melihat ke arah hp
" getarannnn " jawab Alex ia memikirkan apakah perasaan ia sama seperti leo ke suci namun fikiranya kembali mengatakan (( gampangan bangt sih suci )),seketika perasaanya menjadi kacau seperti berperang
" Oya Ar luu satu jalan kan sama suci, pasti rumah nya Deket rumah Lo juga kan Ar,gwe minta alamatnya boleh " banyak sekali pertanyaan dari Leo ke Ardi
" iya gwe emang satu jalan sama suci,Lo mau tau kan rumahnya di mana emmm..tinggal Lo pilih lagi aja mau yang kanan apa yang kiri " saut Ardi dengan mengepalkan tangannya, sontak Leo diam seperti Malu tapi teman temanya tertawa melihat Leo memerah pipinya
" tuh kan Ar belum apa apa aja udah minta alamat " saut Johan sambil tertawa
" bisikkk luh ya terus gimana mau pdkt kalau ngajak jalan salah,minta alamatnya salah juga hisss.." ketus Leo dengan melipat tangannya dan duduk di meja,,serentak perasaan Alex yang campur aduk di dalam fikiranya dan hatinya kini tenang
" kenapa perasaan gwe berbeda lagi yah " gumam Alex
setelah jam 14:30 bel pulang sekolah berbunyi ( kriggggggggggggg)
Kelas 10 yang mengikuti ekskul basket langsung Menganti pakaian nya di toilet.
suci dan teman*nya sudah siyap dan menuju ke lapangan, suci melihat Ardi sendirian di luar dekat taman sembari duduk bermain hp
" Ardi " sapa suci sembari memberikan Tasya ke Ardi,lalu tasnya di terima oleh Ardi dan diletakan di bawah samping tempat duduknya
" ko Lo sendirian sih Ar mana temen temen loo " sambung suci
" Leo,putra, Johan udah pulang duluan tinggal gwe sama Alex ada tugas dadakan jadi sembari duduk nungguin Lo sambil ngerjain tugas juga " jawab Ardi
" ooohh..tugas apaan emang? "
__ADS_1
" tugas jagain loo haha😅 " saut Ardi sambil menepuk ke dua tangannya 👏
" dih garing Ar,kalau gwe denger lagi tu omongan gwe tonjok muka Lo " ketus suci yang sebal dengan lelucon Ardi,ardi diam namun wajahnya masih senyum senyum geli,
Alex melihat suci dari ke jauhan ingin berbalik arah namun ia masih ingin melihat interaksi temanya itu
" Oya Ar gwe mau cerita banyak hari ini sama loo " sambung suci sembari memukul tangan Ardi
" duh sakitt..mau cerita apa sih? " jawab Ardi sambil mengelus Elus tangannya
" lemah banget sih lu Ar gitu aja sakit haha 😂 "suci tertawa sembari mendorong dorong Ardi
" dih mau cerita apa mau ngebuli gwe sih suc,tangan Lo kan biasa mukulin apa tuh yang dalemnya pasir makanya kalau mukul tangan sakitnya sampe ke tulang" jawab Ardi dengan ekspresi kesal
" mau cerita Ar tapi Ar ngebuli Lo itu udah biasa dari kita kecil yakan besti gwe " saut suci sembari memukul lebih keras ke Ardi
" aduhh suci,Ngada bedanya kecil nya Lo sampe sekarang " Ardi mengeluarkan suara yang agak tinggi,namun suci tetap di mode ketawa ketawa
Alex yang masih memperhatikan ikut senyum senyum lalu berubah lagi ke mode seriusnya
" okh okh ini serius Ar ngak becanda lagi gwe pengen cerita serius " suci mengangkat jarinya membentuk huruf V
" ya udah cepet " rengek Ardi ke suci,tapi muka memelas Ardi buat suci tertawa kembali
" kenapa ketawa gwe lucu yah kalau di mode buli kayagini " sontak suci menganguk sambil menutup mulutnya dengan tangan🤭
" ini serius, teman Lo tadi Dateng ke kelas gwe dia ngajak jalan " serentak keduanya saling menatap dan di akhiri dengan tertawa lepas
" hahahaha😂 pasti Leo sama putra kan yang Dateng ngajak jalan" saut Ardi dengan tertawa,suci yang sefrekuensi dengan Ardi ikut tertawa juga seperti tau apa yang difikirkan
" iya Ar tiba tiba mereka ber tiga di depan kelas gwe pas gwe sama Agnes mau ke TU untung aja Ngada Bu Yani, dia ngajak ngobrol banyak tapi ngak di tanggepin sama Agnes apalagi gwe "
" iyayah gwe udah tau ko dari orang nya langsung " saut Ardi dengan ekspresi kesal
" oo jadi udah cerita sama lo ar,emm Lo kenapa ko jadi keliatan kesel tadi aasik asik aja ngetawain gwe " suci menanggapi dengan mengerutkan dahi
" yehh yang ngetawain gwe kan Lo,lagian gwe ga papa gwe malah seneng temen Lo ngak bisa di dapetin sama leo" saut Ardi dengan muka menghadap ke depan lalu memukul mulutnya karna keceplosan
" oooohhh..gitu ar " saut suci sembari cekikikan sambil melihat ke muka Ardi yang memerah
" cieee cieee udah mulai suka kaum hawa nih " sambung suci
" apaan sih ngada yang suka lagian banyak yang coba deketin gwe" jawab Ardi dengan senyuman senyum
" iya banyak yang deketin tapi Lo ngak peduli kan,tapi ke agn.." sontak Ardi langsung menutup mulut suci yang menyebut nama cewe yang Ardi suka
__ADS_1
" jangan keras keras kalau ngomong soalnya orang nya itu ada di sebelah sana " Ardi menutup mulutnya dengan jari dan menunjuk dengan dagu ke arah Agnes yang sedang pemanasan dengan mika
" okeh okeh..gwe lanjutin yah😁 tapi ke si A ( si A yang di maksud adalah "Agnes") Lo peduli kan dan gwe liat sih Lo cocok kalau sama dia " jawab suci dengan ekspresi mendukung ke Ardi
" serius suc,,gwe cari infonya dari Lo ngak papa kan?"
" ngak papa sih tapi ada syaratnya "jawab suci
Ardi hanya menjawab dengan menaikan alisnya
" Lo harus traktir gwe martabak coklat setiap hari" saut suci
" hah boluu hahah😂eh Lo ngak takut gendut apah makan yang manis manis mulu " jawab Ardi dengan mengledek ke suci
" dihh sirik aja lu Ar yang gendut kan gwe bukan loo " suci memalingkan wajahnya
" Lo ngak nyadar pipi Lo tuh makin gede😂 ",sontak Alex yang masih melihati dari jarak jauh ikut senyum namun senyuman tipis sekali
" yehhh kurang ajar Lo Ar dah gwe ngak mau kasih Lo info lagi "suci pergi dari tempat duduknya sambil menginjak kaki Ardi
" aduhhh sakitttt woy" jawab Ardi sambil cekikikan
setelah suci pergi Alex datang dan duduk di sebelah Ardi bekas tempat duduk suci yang masih hangat
" Lo dari mana aja sih? " tanya Ardi ke Alex
" gwe dari toilet " cuek Alex sambil mengeluarkan hp nya
" oo lama banget " jawab Ardi dengan murung,alex hanya senyum setengah untuk jadi jawaban buat Ardi
Dindepan Ardi,Alex lapangan bola basket yang sedang di pakai oleh anak kelas 10 sambil menunggu pak Lukman berganti pakaian,setelah 10 menit sudah pak Lukman datang dan menyapa kedua murid yang sekarang jadi murid yang unggul dalam pelajaran dan ekstra di sekolah
" Ardi "
" Alex "
" kalian ko masih pada disini? ngak pulang "
" iya pak masih ada tugas " jawab Ardi
" o Yasudah kerjakan dengan baik yah bpak mau ke lapangan melatih adikelas kalian" jawab pak lukman"Baik pak" saut dari mereka berdua
mereka berdua asik bermain hp namun juga tidak lupa mengerjakan tugasya.
lanjut ke Episode 16 gasss🏃🤸,jangan lupa like,vote end komen 😂🌻
__ADS_1