My Super Hiro Alex Untuk Uci

My Super Hiro Alex Untuk Uci
Penyelamat:)


__ADS_3

Hari ini suci memang sengaja pulang lebih dulu, sebelum nya iya akan menunggu Ardi di parkiran sekolah atau Ardi akan menunggu suci di depan kelasnya,sebelum kedua temannya banyak tanya ia akan membohongi kalau bokap nya sudah menunggu di depan gerbang sekolah.Sepulang sekolah remaja itu berniat pergi ke suatu tempat,tanpa sepengetahuan Ardi dan Agnes/mika, meskipun sekujur tubuhnya bergetar hebat,remaja itu tetap pergi menggunakan jasa ojol agar cepat sampai ke tempat yang ia tuju.


Suci memejamkan mata sejenak.Dadanya terasa sesak ketika ia melihat banyaknya gundukan tanah yang bertuliskan nama nama orang yang sudah pulang ke tangan Tuhan.


suci berjongkok,mengelus nisan putih yang mulai kusam warnanya.


" hai Al...apa kabar " tanya suci sembari mengelus elus nisan tersebut " Uci kangen sama Al,Uci pengen banyak cerita sama Al,semalem Uci mimpiin Al " air matanya tidak bisa tertahan hingga lolos begitu saja.


" maaf yah Al ,Uci ngak tepat waktu itu telat ke rumah Al " suci menunduk dalam,ia menerawang batu nisan itu,ia mati Matian agar tidak teringat sosok Alrendra yang meninggal mengenaskan di dalam kamarnya.dirinya juga masih di hantui rasa bersalah dan setiap tanggal 14 bulan Juni ia akan sulit untuk tertidur, sampai sampai ia kerumah Ardi dan meminta Ardi untuk menemaninya tidur.


hingga pada akhirnya suci menginap di kamar Ardi dan Ardi akan mengalah tidur di sofa panjang yang berada di kamarnya.


Suci mengukir senyum tipis, remaja berusia 16 tahun itu mencoba untuk terlihat baik baik saja.Dengan kedua tangannya ia mencabuti rumput liar yang tumbuh di gundukan tanah tersebut,Cukup lama suci termenung di sana, jujur saja ia masih merasa kehilangan,dirinya masih tidak menyangka orang yang baik terhadap dirinya dan selalu membela kebenaran itu pergi dengan keadaan naas.


sebelum pergi,suci menyempatkan untuk mendoakan dan membaca beberapa ayat-ayat.


" selamat tinggal Al, Uci akan terus mendoakan Al walaupun dari rumah "


saat dirinya baru beberapa langkah dari makam ia berjalan dengan menunduk,namun langkah nya terhenti saat matanya melihat sosok seorang yang terngah berdiri di hadapannya,ia mihat dari sepatu hingga mendengar ke wajah seseorang yang ekpresi datar itu.


" Disini ternyata ?! " ucap cowo itu dengan suara yang berat dan agak keserak serakan.


" Lo...ngapain disini " tanya balik suci


" gue dimintain tolong sama Ardi buat ngikuti Lo " jelas Alex,ia cowo itu adalah Alex,yang sedari tadi di sekolah kepo dan kemauan perasaan untuk menguntit suci yang berjalan tergesa gesa.


" aslinya gue males dimintain tolong buat ngikutin Lo jangan gr" lanjut Alex sembari menatap manik mata suci.


suci yang ditatap itu mengalihkan pandangannya ke gundukan tanah di sebelah nya entah itu makam siyapa tapi ia melihat ti saja.


" siyapa suruh Lo mau..awas " gretak suci sambil mendorong tubuh Alex,wewangian yang di pakai Alex begitu harum saat suci tak sengaja menyium parfum mahal cowo tersebut.


" eh..cewe aneh " ( suci berhenti dari langkahnya dan menengok ke arah Alex ) " Lo tadi bicara sama siyapa,apa Lo anak indigo" smbung Alex sembari teriak


" gue bicara sama setan dibelakang Lo " jawab suci tak kalah kerasnya,padahal jarak mereka tidak terlalu jauh.


siyalaa. sesari tadi jadi Alex mendengar semua keluh yang di ucapkan suci.


" Dasar kanebo kering,sok cool,sok ganteng,sok dingin,sok Ngak mau kenal cewe, buktinya sama gue ngoceh Mulu " gumam suci sembari melanjutkan jalanya.


saat suci sudah kelidari tempat pemakaman umum itu,ia segera memesan ojol ia merasa takut jika tiba tiba ada anak buah Alrendra yang masih salah paham terhadap nya.


saat ojol sudah sampai suci buru buru memakai helm yang di beriakn bpak ojol,ia meminta agar laju nya di percepat hingga tengah jalan sana.


Namun dari arah belakang dua cowo yang melajukan motornya dengan zig zag dan mengumpat kan kata kata kotor itu semakin membuat suci takut dan penasaran siyapa kedua cowo yang ada di belakang nya saat ini.


" mau apa lagi kalian " tanya suci dengan wajah galaknya, saat motor yang di tumpanginya di hadang oleh kedua cowo tersebut,suci turun dan berniat ingin mengretak.


" permisi yang neng bpak takut dan sudah tua juga " ujar bpak ojol yang langsung membelokan motor nya dan pergi dengan cepat melesat hingga tidak terlihat di mata suci.


kini suci sendiri sedangkan dua orang cowo didepanya kini mulai turun dan membuka helm nya...jeng jeng..


"Razi,Nandi " gumam pelan suci yang tak menyangka.


" brani braninya Lo Dateng ke makam Al " saut Razi


" memangnya kenapa ngak ada salahnya kan berziyarah hm" jawab suci dengan gemetar,karna kabarnya setelah kematian Alrendra anak buah nya menjadi pemabuk,suka buat onar dan lebih bahanya lagi punya dendam ke suci karna salah paham,suci saat itu juga sudah menjelaskan dan dari otopsi polisi menyatakan bahwasanya bukan salah suci melainkan ada seseorang yang bermotif dendam atau apa terhadap Alrendra.


Kini kedua cwowo tersebut mendekat ke arah suci,sontak suci memundurkan beberapa langkah.


" Ngak usah takut cantiknya Al hahaha " saut Razi dengan gelak tawanya,ia mengurai rambut suci yang terurai,kini kedua nya saling tertawa jahat.


" dia udah meninggal Ngak usah bawa bawa dia lagi " jawab suci dengan wajah yang memerah


" woohhhh....udah meninggal yah " saut Nandi " siyapa yang buat Al meninggal hm" lirih nindi di telinga suci,suci bergidik ngeri saat hembusan nafas hangat dari Nandi ke lehernya.

__ADS_1


" jangan macem macem " tunjuk suci ke wajah Nandi " ini semua bukan salah gue yang ngebunuh Al,asal Lo tau " lanjut suci


" kurang ajar masih ajak Lo ngak ngaku " saut Nandi yang brutal memegang tangan kanan suci,suci memekik sakit karna cengraman yang kuat oleh Nandi,dan kini kedua tanganya sudah di pegang erat oleh Razi dan Nandi


" Triakkkk....triakkkk sekencang mungkin cepet " saut Razi dengan tatapan tajam ke suci.


kebetulan jalan itu memang sepi jarang jarang ada yang lalulintas


" ngak akan ada yang nolongin Lo kali ini hahaha " ucap Nandi dibarengi tawaan." mau di bawa kemana gadis cantik nya Al hahaha " lanjut Nandi


suci begitu takut sampai sampai ia menangis sembari triak meminta tolong,ia berharap ada super Hero dadakan yang menyelamatkan hidupnya itu,sembari merapalkan banyak doa dihatinya.


" Tolong...tolongin gue " rintih suci di sela tangisnya.


Kedua cowo itu saling melihat lalu tertawa jahat


" Lo liat Ngak ada yang nolongin Lo " ucap Nandi


hingga suara derchitan motor yang beradu di aspal itu membuat atensi kedua cowo itu teralihkan.


" lepasin ngak " triak cowo tersebut dengan galaknya.


" Alex " gumam suci saat ia melihat Alex membuka helmnya.


Tapi Razi tidak ingin menyia nyiakn waktu ini,ia memerintah Nandi untuk mencekal kedua tangan suci dan tangan kananya ia gunakan untuk mengunci leher suci.


" ooh jadi Ini gantinya " Razi melihat ke arah suci yang memberontak ingin dilepaskan


" bukan jangan sakiti dia,dia tidak tau apa apa " saut suci


Alex paham dengan keadaan sekarang ini,ia mengambil ancang ancang begitu juga dengan Razi yang sudah lebih dulu.


Hingga mereka saling menyerang,saat Razi melayangkan pukulan ke arah wajah Alex,Alex segera menghindar hingga ia bisa bergerak bebas mengalahkan Razi


" mati "


" mati "


Nandi tidak mau diam saja ia melepaskan kuncianya dari leher suci dan kedua tangan suci,kini ia juga ikut melawan Alex yang sudah bersiyap untuk melawan Nandi.


" HIYAKKKKKKK...." satu pukulan mengenai wajah Nandi yang mundur beberapa langkah karna di sudut bibirnya mengalir darah segar


" brengsekkkk..." umpan Nandi,Nandi pun tak melakukan pelawanan lagi ia memnompang Razi untuk bangkit dari motornya hingga mereka melesat pergi dari hadapan Alex.


" awas aja Lo " umpan Nandi saat lewat di samping suci,suci pun tergerrak entah apa lagi Yang akan terjadi selanjutnya.


Brungggggggg


Brungggggggg !!!


Alex melihat ke arah suci yang masih terdiam mematung ke arah dua cowo yang tadi ingin menyakiti nya.


" gimana Lo ngerasa puas " tanya Alex,yang membuat suci sadar dari lamunanya.


suci tidak menjawab apa apa ia masih takut dan tidak bisa berfikir positif.


" gue Anter Lo pulang kali ini " saut Alex sembari melihat ke wajah suci yang amat kelihatan takutnya.suci hanya Melihat ke wajah Alex dan kembali melihat ke jalanan yang kosong tanpa ada yang lewat.


Alex meniup wajah suci dan membuat gadis itu menatap nya,bau mint membuat siyapa saja mungkin bisa terpincut.


" ayok..pulang yok " jawab suci sembari menarik tangan Alex,Alex bisa merasakan tangan yang begitu dingin


" Lo jangan takut mereka ngak akan kembali " Alex mencoba menenangkan suci saat keduanya sudah berada di motor Alex.


" Iyah " hanya jawaban singkat yang saat ini suci bisa ucapkan.

__ADS_1


Dari semak semak Nandi mengintip kedua remaja seumurannya itu berboncengan.


" tega banget Lo suci,Al baru mau satu tahun meninggal tapi Lo udah punya gantinya,Lo emang ngak bisa jaga perasaan Al yang jelas jelas Lo yang buat dia meninggal"


***


Saat sampai di jalan raya suci hanya diam saja dan wajahnya begitu lesu seperti sedang memikirkan hal berat.


" Lo kenapa? " tanya Alex " masih dipikirin kejadiannya yang tadi " lanjut Alex yang memberhentikan motor nya pinggir jalan dan didekat ia memarkirkan motor kesayangan itu terdapat bangku kosong yang bernuansa warna putih.


" em..ngak ko " jawab suci


" udah mending Lo turun dulu kalau Lo pengen cerita cerita aja " ajak Alex entah ketempelan apah Alex tiba tiba bisa berbicara seperti itu.


suci menurut ia juga sedang tidak ingin pulang ia ingin melepaskan isi fikiranya itu,biasanya ia akan bercerita sesuka hati ke Ardi,tapi kali ini berbeda orang.


" hm..makasih "


Alex pun ikut duduk di sebelah suci ia sedari tadi juga ikut diam karna ia tidak tau kenapa genggam tangan dari suci itu seperti membekas.


" gue boleh nanya? " Alex mengawali obrolan yang sedari tadi hanya diam saja.suci menengok sekilas ke arah Alex.


" tadi siyapa?ko Lo kaya ngenalin? "


" itu..anak buah dari temen gue waktu SMP " jawab sesingkat mungkin." gue boleh minta tolong " lanjut suci.


" emm..boleh , tapi ngak gratis " jawab Alex


suci sontak menengok ke wajah Alex yang menatap lurus ke depan,ia berfikir kalau Alex itu hanya cowo frizer tanpa memikirkan fikiranya yang seperti itu..


" maksud Lo ngak gratis apah? " tanya suci sembari mengerutkan dahinya.


" yeh biasa aja liatinya,Lo ngak usah mikirin yang bukan waktunya Lo pikirin " saut Alex,lagi lagi suci merasa selalu tertebak apa yang dirinya fikirkan.


" terus? "


" terus Lo minta tolong apah? " sambung Alex


" gue minta Lo jangan cerita tentang masalah ini sama Ardi gue takut Ardi khawatir dan dia bakal lebih mentingin gue ketimbang perasaan nya sama Agnes ataupun dirinya sendiri " jelas suci


" okeh.." jawab singkat dari Alex


Suci merasa sedikit tenang saat masalah ini orang tuanya tidak mengetahui atau Ardi yang sudah dipercaya oleh dirinya pun tidak mengerti.


" Tapi ngak gratis " terang Alex " Lo harus bantu tugas tugas OSIS terutama gue,paham Uci " Alex menaikan satu alisnya pertanda suci akan paham dengan bahasa yang ia ucapkan.


suci mengaguk paham,tetapi perasaan nya tiba tiba teringat Al kembali saat masih berpijak di dunia Al sering memanggil dirinya dengan sebutan " Uci "


" jangan panggil nama itu " suci tertunduk lesu


" kenapa emang? " tanya Alex


" gue..gue jadi kepikiran orang itu "


" siyapa?,gue ngak denger orang manggil Uci dari tadi,mulai dari Lo dikuburan gue sampe Lo udah mau pergi " jelas Alex,suci segera melihat wajah Alex dengan sekilas ia merasa lega karna Alex tidak mendengar perkataan nya saat berziyarah tadi.


Alex ini sebenarnya kenapa sih sama Uci?🤭


suci juga kenapa ngak berantem yah kaya biasanya??


ada yang bisa jelasin


yok komen geys


jangan lupa like end fote bintang lima juga jangan lupa okehh..gratis kok

__ADS_1


__ADS_2