
"Halo bibi, paman" ucap zeen yang baru datang dan lagsung mendudukii meja makan
"Hai kak zeen, hai juga kak daniel" ucap aisyah
zeen dan daniel terkejud karna melihat zahra yang sudah berada di meja makan, mereka saling pandang dan kedua nya hanya tersenyum kepada zahra
"Loh kamu kan zahra? " tanya zeen ke pada zahra
"Zeen ternyata kamu sudah mengenal zahra?" tanya ummah nisa kepada zeen
"iya bibi, zahra ini kan, pemilik restoran di dekat cafe saya" ucap zeen Menerangkan kepada ummah nisa
"oh ya wah kebetulan sekali, kenaliin zeen, daniel, ini zahra calon mantu saya dan calon istri azam" ucap ummah nisa meneragkan sekaligus mengagetkan daniel dan zeen, azam pun tersentak kaget karna perkataan ummahnya yang sangat terus terang
Sementara zahra hanya tersenyum dgn perasaan yang malu "Maksud bibi azam akan menikah?" tanya daniel yang ikut penasaran
"kak daniel bener kak zam akan menikah setelah kaka ipar lulus wisudah," ucap aisyah yang ikut berbicara
"Lamaran nya kapan, dan kok syaa ga di ajak, terus nikah nya kapan?" tanya daniel bertubi-tubi
"Lamarannya kemarin, masalah kak daniek ga di ajak ya karna ini dadakakan, lagian orang yang melamar aja ga ikut, dan untuk masalah menikah Kemugkinaan 1 bulan lagi, bener ga ummah?" ucap aisyah panjang lebar
"Iya, bener setelah zahra wisudah, azam akan langsung menikah" ucap ummahnya "Yasudah kalo ga ada pertanyaan lagi ayo di makan hidagannya" ucap ummah nisa lagi
Sementara azam dan zahra sesekali saling lirik,
setelah mereka selesai acara makan malam mereka semua berada di ruang tamu sambil berbincang-bincang
Zeen tak lupa, memulai aksinya yaitu membuat azam marah dgn memgoda zahra dan duduk di samping zahra, sementara azam hanya Purak2 tidak peduli
"Halo zahra" ucap zeen sambil tersenyum ke arah zahra, dgn mata yang melirik azam
"Halo juga" jawab zahra
"ternyata bumi ini sempit ya?" tanya zeen
__ADS_1
"Hah?" jawab zahra yang tidak mengerti dgn maksud dari perkataan zeen
"Iya maksud ku itu, ga di sangka resto kamu deketan sama cafe ku terus malam ini kita bertemu, kayak jodoh aja, tapi syaangnya kamu sudah di lamar duluan, coba kalo engak," ucap zeen yang berusaha membuat azam Cemburura
"Zahra jangan di masukiin ke hati perkataan zeen, dia memang begitu anak nya suka mengoda orang" ucap ummah nisa "dan kamu zeen, cari yang lain sjaa zahra ini calon mantu syaa, awas yah kalo kamu berani macem2" ucap ummah nisa lagi kepada zeen dgn penuh peringataan
"zeen ikut aku sebentar, ada yang harus di bicarakan ini maslah perkerjaan" perintah azam kepada zeen dan berlalu begitu saja dari ruang tamu, dan segera di susul oleh zeen
Di teras atas
Sudah duduk di kursi dua orang yaitu azam dan zeen, suasana yang sunyi beberapa menit kemudian zeen berbicara duluan "Maslah perkerjaan apa ini?" tanya zeen
"Ga ada" jawab azam ketus
"katanya maslah perkerjaan" ucap zeen yang mulai kesal atas sikap azam.
"Maksud kamu tadi apa?" tanya azam ketus lagi kepada zeen
"Maksud yang mana?" tanya zeen lagi, yang tak mengerti arah dari perkataan azam
"ga ada maksud apa2, emang bener kan resto zahra memang bersebrangan sama cafe ku?" ucap zeen membela diri "terus salah nya di mana?" tanya zeen lagi
"Kamu tanya salah nya di mana?" ucap azam dgn emosi membarah
"tungguh dulu pak ustad, emang bener kok saya ga merasa ada yang salah sama perkataan saya kepada zahra, lalu di mana letak kesalahan saya?" ucap zeen membela diri lagi
"Tadi kamu bilang coba sjaa zahra belum di lamar, itu apa maksud nya kamu mau merebut zahra haa" ucap azam dgn tegas dan emosi yang sudah tak terkontrol
"Jadi pak ustad ini cemburu?" sahut daniel yang baru datang menyusul, sambil cekikian
"puffttt, hahahah.....zam kamu cemburu?" tanya zeen lagi
"Gak" jawab azam ketusss dan lagsung meningalkan teras atas
"Dasarrr....ustad posessif" ucap zeen lagi
__ADS_1
"kamu sih zeen, keterlaluan udah tau kan azam orangnya gimana masih aja di goda" ucap daniel mencoba membela azam
"Au..ah..pucing palak pangerang ngomong smaa orang jomblo" ucap zeen menyindir daniel
"emang nya kamu punya pacar, mana ada orang yang mau sama kamu, narsis sekali hahahahaha.." tawa daniel pecah saat melontarkan kata2nya kepada zeen
"enak aja, kambing yang ga mandi aja laku, apalagi saya" ucap zeen membela diri
"itu sih beda jauh, kambing walau ga mandi badan nya bau tapi daging nya enak, lah daging loh di sentuh aja bawa virus hahahahahhha" lagi-lagi tawa daniel pecah saat mengoda zeen
"DANIELL.....KAMUU....."ucap zeen dgn emosi dan terputus
"Au ah" ucap daniel acuh dan pergi meningalkan zeen sendirian di teras atas
sementara di ruang tamu zahra dan ummah nisa berbincang-bincang dan azam sesekali menyuri pandang ke zahra dan azam hanya bisa membatin
*Subhanallah cantik sekali ciptaan mu, astaghfirullah Maaf kan hamba ya rab, yang terus memandang seseorang yang belum halal bagi hamba_batin azam"
Sementara daniel turun menuju ruang tamu dgn perasaan yang puas dan masih tertawa karna mengejek zeen habis-habisan, azam pun bingung sama tingkah laku daniel
"kamu kenapa daniel?" tanya azam kepada daniel
"Zam....hahhahaa....nanti ku ceritakan, pasti kamu bakalan sakit perut ajhahahahahah" ucap daniel yang masih tertawa puas
"Palingan habis mengejek zeen" ucap ummah nisa
"pufttttt...bibi tau sekali hahahahahaha" tawa daniel sekali lagi pecah
......................
heppy rending guys
maaf ya author. baru up
semoga dalam keadaan sehat aamiin
__ADS_1