My Ustad, My Possesif

My Ustad, My Possesif
Pernikahan


__ADS_3

Hari ini hari yang di tunggu2 oleh kedua keluarga yaitu hari pernikahan azam dan zahra


semua orang sibuk melakukan aktifitas nya tak lupa dgn kedua temen azam yaitu daniel dan zeen, daniel pun tak lupa mengabadikan momen indah itu dgn siaran lagsung dan menandai azam


sontak siaran langsung itu menuai banyak pujian, dan kekepoan para jamaah dan fans nya azam perihal siapa wanita yang akan menjadi istri dari seorang ustad azam


Pukul 13.00


Acara pun di mulai, Acara itu tidak terlalu megah karna permintaan azam yang tak ingin terlalu megah, tapi karna permintaan dari keluarga zahra nanti resepsi harus meriah dan mengundang semua orang


terlihat di depan ustad mansyur sudah duduk seorang laki-laki yang akan menjadi suami sekaligus menantu nya yaitu azam dgn balutan sarung batik yang meligkar di pingang dan peci di atas kepala


Membuat siapa saja yang melihat azam akan terpesona,


Sementara di sisi lain terlihat seorang wanita cantik blasteran arab terlihat seperti putri kerajaan inggris dgn balutan gaun yang indah di sertai mutiara di tengan2 gaun menambah kesan keindahan gaun tersebut,


zahra sedang duduk di kamar di temani oleh sahabat nya yang tak lain melinda


"Masya allah, zahra kamu sangat sangat cantik, perfect" kagum melinda saat melihat zahra


"Kamu bisa aja mel" ucap zahra sambil tersenyum


"ih beneran tau, ga nyagkah beberapa menit lagi kamu sah menjadi istri seseorang," ucap melinda dgn raut wajah sedih


"Iya mel, waktu kayanya cepet banget yah" ucap zahra dgn raut wajah yang sedih juga


"Zahra....." ucap melinda sambil memeluk tubuh zahra dan sambil menangis karna akan di tingal nikah sama zahra


"Kamu jangan lupa sama aku yah zahra, aku ga punya siapa2 selain kamu" ucap melinda lagi kali ini tangis melinda pecah


"Kamu apaan sih, ya ga mungkin lah aku ngelupaiin kamu, nanti siapa yang ngurus butik" ucap zahra berhasil membuat sedikit senyum terukir di wajah melinda


"Non zahra, den azam sebentar lagi ijab qabul" ucap salah seorang maid kepada zahra dan melinda

__ADS_1


"Oh iya, terimah kasih suci" ucap zahra kepada maid tersebut "udah mel sekarang kamu bersihiin muka kamu tuh lihat maskara kamu luntur, jadi kek orang kurang tidur kamu hahahahahah" ucap zahra mengoda melinda


"ih kamu yah, ini semua gara2 kamu" ucap melinda sambil mengabil tisu dan membersihkan sisa air matanya tadi


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ahmad alzam amani bin dahlan kholik al-buchoiri dengan Anak ku yang bernama Latifah qayla az-zahra binti Mannsyur al-karim dgn Mas kawin 1 saham perusahaan 2 milyar uang tunai, dan surah ar-rahman di bayar tunai" ucap ustad mansyur dgn lantang dan tegas


"Saya terimah nikah dan kawinnya Latifah qayla az-zahra binti Mansyur al-karim dgn mas kawin tersebut di bayar tunai" dgn lantang dan tegas azam mengucapkan ijab qabulnya


#author said : bagaimana para readrs


Sah


sah


Alhamdulillah


Seorang gadis cantik pun memangil zahra di kamar yang tak lain aisyah, zahra, melinda berserta aisyah turun sontak mengundang banyak perhatian semua mata terpokus mihat zahra


memang tidak bisa di pungkiri zahra memang sangat cantik azam pun tak bisa mengalihkan pandangan nya dari zahra "Masya allah istriku_batin azam"


setelah selesai ijab qabul azam di sarankan untuk memegang ubun-ubun zahra sambil membacca doa


"Allahumma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih wa a'uzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha 'alaih"


Selanjutnya azam di suruh mencium kening zahra, mau tak mau azam pun mengikuti nya "Bismilah" ucap azam dgn lirih tapi masih bisa di dengar oleh zahra


deg


jantung mereka berdetak dgn kencang


dan selanjutnya zahra di suruh mencium tangan azam zahra pun mau tak mau mencium tangan azam dgn lembut zahra mencium pungung tangan laki-laki yang kini sudah sah menjadi suaminya itu


mereka pun Berfoto

__ADS_1


"Zam nih poto kalian berdua, apa sekalian mau aku post" ucap daniel


"ga usah" titah azam


"Yasudah kalo begitu" ucap daniel lagi


setelah selesai acara poto-poto kini ahirnya acara berpamitaan


"Azam abi titip zahra, sekarang zahra sudah menjafi tangung jawab kamu, abi percayakan putri semata wayang abi sama kamu" ucap ustad mansyur kepada azam


"Pasti abi" jawab azam dgn lembut dan ustad mansyur beralih kepada zahra dia terlebih dahulu melihat memeluk zahra


"Nak jaga diri baik-baik, ingat jangan perna membantah perintah suamimu, dan sekarang kamu istri dari seorang ustad jangan perna membuat suamimu marah atas sikap mu, dan sayangilah kedua mertua mu sebagaimana kau menyayagi abi dan umimu" pesan ustad mansyur kepada anak semata wayang nya itu


"Abi jangan khawatir zahra selalu akan mengingat setiap pesan dan nasihat abi" ucap zahra sammbil memeluk abinya


kini bergantian umi sarah mengengam kedua tangan azam


"Nak umi titip zahra, jika dia berbuat salah tolong di maafkan dan di inggat kan, angap saja zahra ini sebagai anak kecil yang tak perna luput dari salah" tangis umi sarah pecah.


"Insya allah umi, umi jangan khawatir sekarang zahra sudah menjadi istri saya, jadi itu sudah tangung jawab saya untuk menjaga dan melindungi zahara" jawab azam menyakinkan umi sarah


"terimah kasih nak" ucap umi sarah lagi


dan azam hanya mengangukan kepalanya saja


"Zahra...." belum sempat uminya berkata zahra lamgsung memeluk dgn erat tubuh umimya itu


"Umi zahra pasti akan sangat merindukan umi dan abi" ucap zahra sambil menangis


"umi juga pasti akan sangat merindukan kamu, jaga diri baik2 nak, jangan perna membuat suamimu marah ingat selalu pesan abi sama umi" ucap umi sarah


"pasti umi" jawab zahra

__ADS_1


......................


heppy rending


__ADS_2