My Ustad, My Possesif

My Ustad, My Possesif
:)


__ADS_3

drett


drett


drett


bunyi ponsel berdering.....


"Assalamualaikum, ini siapa ya?" (ucap zahra)


"Waalaikumsalam, kamu tidak mengenali ku?" (tanya pria di sabrang sana dgn tersenyum)


"Maaf saya tidak kenal" (ucap Zahra)


"Kalo begitu bagaimana kalo kita bertemu saja, aku sangat merindukanmu, sudah lama kita tidak bertemu" (ucap pria itu dgn senyum mengembang)


"Maaf tuan, sepertinya anda salah sambung, saya sudah punya suami" (ucap zahra yang mulai kesal kepada pria di sabrang sana)


"ya, ya, ya, aku tau kau sudah punya suami, aku tunguh di rumah abi dan umi, sampai ketemu, zahra" (ucap pria itu dan langusng memutuskan sambungan telponnya)


Zahra hanya diam mematung, mendengar perkataan orang itu, dan bertanya-tanya siapa orang itu, dan apa tadi, dia mengenal abi dan umi?


"Siapa yang menelpon?"


(suara azam yang baru keluar dari kamar mandi)


Zahra : "tidak tau kak, tapi sepertinya dia mengenal Zahra bahkan dia mengenal abi dan umi" (ucap zahra masih termenung)


Azam : "terus dia bicara apa?" (tanya azam sambil mengeringkan rambutnya)


Zahra : "kata nya tadi mau ketemu zahra, di rumah abi dan umi" (ucap zahra jujur)


Azam : "Yasudah nanti kesana nya sama kaka saja, sekalian kita nginep di sana beberapa hari" (ucap azam tersenyum)


Zahra : "Kak azam serius?" (ucap zahra dgn berbinar-binar serta senyum mengembang, karna sudah lama dia tidak bertemu abi dan uminya)


"kak azam serius?"


(tanya nya lagi memastika, dan mendapat, angukan serta senyuman dari azam)


"terimah, kasih, terimah kasih, zahra sayang kak azam" (ucapnya sambil memeluk azam)

__ADS_1


....


"Permisi bos, kami mau laporan"


(ucap pria itu sambil membungkuk)


"Bagaimana?"


(tanya adam dgn serius)


"Kami sudah menemukan gadis itu, jadi langkah selanjutnya, harus kita apa kan gadis itu" (tanya lion kepada adam)


"Bawah dia keruangan bawah tanah" (ucap adam tersenyum menyeringai)


"Baik bos, saya permisi" (ucapnya membungkuk dan pergi)


"Saatnya pembalasan dendam di mulai_batin adam sambil tersenyum licik"


...


di ruang bawah tanah


"Siapa kalian, kenapa menculik ku, lepaskan, lepaskan aku" (ucap wanita cantik itu dgn terus membrontak)


"Apa mau kalian, aku tidak mengenal kalian semua, aku tidak ada urusan dgn kalian, tolong lepaskan aku" (ucap wanita itu dgn terus memberontak)


"Bagaimana ini tuan, wanita ini tidak mau diam" (ucap anak buah adam kepada lion)


Lion : "Biarkan saja, sebentar lagi tuan adam akan datang" (ucap lion kepada bawahan nya itu)


"Heiii, apakah kalian tidak mendengarku, lepaskan aku, siapa kalian ini sebenar nya, aku tidak mengenal kalian. dan aku tidak ada urusan sama kalian, lepaskan aku, lepaskan" (ucap wanita itu dgn terus berteriak dan memberontak supaya ikatan tali itu bisa terlepas)


"Hei nona diam lah, jangan berisiik"


(tegur lion)


"kenapa aku tidak boleh berisik, kenapa hah?, lepaskan aku, lepaskan"


(ucapnya lagi dgn berteriak)


"DIAMM!!"

__ADS_1


(Bentak Adam, dgn keras sehinga anak buah nya pun ikut gemetaran mendengar suara yang mampu membuat orang sesak nafas itu)


"Tuu...tuan A...adam" (ucap pengawal yang berada di samping wanita itu)


dgn sekejap wanita itu berhenti berteriak dan langsung melihat ke arah adam


"Kalian semua keluar!" (ucap adam dan dgn segera pengawal termasuk lion pergi dari tempat itu dan hanya meningalkan wanita itu dan adam saja)


"Siapa kau, lepaskan aku" (ucap wanita itu dgn berteriak keras)


"hei tenang lah, jangan berteriak, aku tidak akan menyakitimu" (ucap adam tersenyum manis tapi terkesan menakutkan)


"Lepaskan aku, aku tidak ada urusan dgn mu" (ucap wanita itu dgn berani)


Adam : "Ya, sayang sekali kau tidak ada urusan dgn ku, tapi aku ada urusan dgn mu" (ucap adam masih dgn senyum menyeringai)


"Siapa kau dan apa mau mu?" (ucap wanita itu dgn tegas)


Adam : "Baik lah jika kau memaksa, akan ku beritahu siapa aku, dan apa urusan ku dgn mu" (ucap adam dgn santai)


"Aku adalah Adam malik akbar, anak yang berusia 5 tahun lalu, yang hidup sangat bahagia bersama ke2 orang tua ku, tapi kebahagian waktu kecil di rengut begitu saja, dan kau tau....."(ucap adam dgn mencengram pipi wanita itu dgn kuat)


"Kau tau siapa yang sudah merengut nya? ya, dia adalah Sepupu Ayah ku yaitu Darmawan pamungkas nugroho, tidak perlu aku jelas kan kau pasti tau siapa laki-laki bregsek itu" (ucap adam dgn menghempaskan tangan nya kasar dari pipi wanita itu)


"Ayah...." (lirih wanita itu)


"yah, kau benar sekali nona, ayah, ayah mu yang sudah menghabisi ke2 orang tua ku, karna ayah mu telah tiada, maka kau yang akan menangung semua Kesalahan ayahmu itu" (ucap adam lagi dgn marah)


"Tidak ayah ku, tidak mungkin melakukan hal seperti itu, dengar tuan anda pasti salah orang dan......." (ucap nya terpotong)


"Kau dengar baik-baik, ayah mu itu seorang pembunuh, sayang sekali dia telah tiada kalo tidak pasti sekarang aku akan bermain-main dgn nya" (ucap adam dgn seringai licik)


"stop jangan menjelekan ayah ku, kau tidak berhak menilai ayah ku seperti itu!" (ucap nya dgn marah)


"Oh ya?" (ucap adam sambil mencengram dgn kuat pipi wanita itu)


"ahhhhh, sakitt!" (teriak wanita itu sambil meringis kesakitan)


"Ini belum seberapa, nanti kau akan mendapatakan yang lebih dari ini, maka dari itu nikmati lah hari-hari mu di neraka baru ini!" (ucap adam dan berlalu begitu saja)


...----------------...

__ADS_1


Mampir ke novel baru ku yuk "Love prayer beads"



__ADS_2