
Adam : "APA!!, kau gila ya, mana mungkin aku menikahi perempuan itu, aku ingin menyiksah nya, bukan menikahinya" (ucap adam dgn membentak)
Lion : "Justru itulah tuan muda, anda akan semakin mudah menyiksah nya dgn mengikat dia dgn tali pernikahan otomatis keluarga megantara tidak bisa mengacau dan membebaskan nona amayrah, karna dia sudah menjadi istri anda" (ucap lion dgn penuh hasut)
Adam : "tidak, tidak bisa! mana mungkin aku menikahi anak dari seseorang yang telah menghabisi nyawa orang' tua ku" (tolak adam dgn cepat)
Jack : "tapi tuan muda, kali ini aku setuju dgn ide lion, dgn menikahi wanita itu anda bisa leluasa menyiksah nya, dan tidak ada yang bisa merebut atau menuntut anda karna anda sudah menjadi suaminya" (ucap jack)
Adam : "Tidak, aku tidak mau" (ucap nya bersihkeras)
Lion : "tuan muda, nanti jika anda sudah puas menyiksah wanita itu anda bisa membuangnya nya atau anda bisa membunuhnya" (hasut lion)
Adam : "Aku tidak akan mau menikahi wanita itu!" (ucapnya tidak bisa di bantah)
Jack : "Kalo tuan muda tidak bisa, kami juga tidak bisa memikirkan cara lain tuan, bagaimana pun keluarga megantara pasti akan terus menyerang dan membuat kacau" (ucap jack)
"Aghhhhhh, sial" (ucap adam dgn mengacak rambut nya serta pergi)
....
Di kediaman umi dan abi
azam tengah melakukan meeting di laptop nya bersama para ustad dan Pendakwah lain nya,
Zahra masuk ke kamar dan tiba-tiba memeluk azam serta menciumnya, sementara azam melotot tidak percaya apa yang di lakukan zahra barusan
belum lagi dia lagi meeting bersama yang lain nya, nanti apa tangapan ustad yang lainnya nya
"Dek, mas lagi meeting" (ucap azam sambil berbisik menghadap ke belakang)
"ya emang nya kenapa, zahra gak boleh meluk dan cium, zahra kan istri nya mas azam" (ucap zahra polos)
"iya bukan nya gitu tapi malu di lihat ustad dan yang lainnya, nanti apa kata mereka ustad zam menebar kemesraan, sementara dia menyampaikan ceramah tentang pasangan yang gak boleh menebar kemesraaan di hadapan orang lain, nanti akan menimbulkan syahwat!" (ucap azam dgn tegas dan lembut)
__ADS_1
"Ustad zaki, apakah istri gak boleh meluk dan mencium suami nya?" (tanya zahra menghadap ke layar laptop yang terdapat beberapa orang tersebut)
"hahahah, masya allah, siapa ya zam ana mangil istri ente?" (tanya ustad zaki)
"Pangil zahra saja usatd" (ucap zahra)
"ya, zahra ente memang tidak salah, Suami istri itu memang seharunya bahasa anak muda nya romatis, malah dapet pahala" (ucap ustad zaki sambil tersenyum)
"oh gitu ya ustad" (ucap zahra sambil melirik azam)
"Syukron Ustad, sepertinya meeting nya sampai di sini dulu, nanti saya kabariin lagi jika memang nanti ada kesempatan" (ucap azam tidak enak)
"naam zam, semoga ilmu nya bermanfaat, wassalamualaikum wr.wb" (pamit ustad zaki)
"Waalaikumsalam wr.wb," (jawab kompak semua orang)
....
prankk
sebuah gelas pecah berserakan karna di lempar nya dgn keras, kemudian dia mengambil gelas yang pecah itu, sambil mengengam dgn kuat serpihan gelas itu,
darah segar menetes dari tangan nya, tapi dia tidak peduli, semakin kuat dia mencengkam nya semakin deras darah itu keluar
tiba-tiba salah seorang bawahannya nya melihat kejadian itu dgn segerah dia, berlari menghampiri majikannya nya itu
"tuan muda, apa yang anda lakukan, lepas kan gelas itu tuan" (ucap nya sambil berusaha membuka tangan majikannya dgn kuat)
"Anda bisa menyakiti diri anda sendiri, dan kalo sampai terjadi apa2 sama tuan muda, bagaimana anda bisa membalaskan dendam tuan, dgn menyiksah wanita itu" (ucap lion supaya adam tersadar dan melepaskan serpihan gelas itu)
ya benar saja, saat lion mengantakan balas dendam, dgn perlahan adam melepaskan gelas itu, kemudian dia langsung pergi dari ruangan itu, menuju temmpat pelampiasaan amarah nya
di dalam ruangan yang di tujuh adam, terlihat seorang gadis cantik sedang tertidur dgn damai nya, dgn tangan dan kaki di ikat, tapi tidak membuat nya susah, malahan membuat nya damai, dan nyaman
__ADS_1
blurrr
air panas berhasil menyirami tubuh nya dan dgn terkejud dia bagun dari tidur nya
"ahhhh, panas" (ucap nya sambil menangis)
kalian, perna gak ngerasaiin tidur dgn nyaman nya di tengan malaam, dan tiba2 tubuh kalian di siram dgn air panas, pasti itu rasa nya sangat menyakitkan, kasihan amayrah
amayrah menangis sambil meniup tangan nya yg melepuh itu
"Apa, rasa nya sakit?" (tanya adam dgn raut wajah sedih)
amayrah tidak menjawab, dia hanya menatap adam dgn tajamm kemudian kembali fokus kepada tangan nya
"Pasti rasa nya sakit, kasihan sekali tuan putri yg malang ini, harus menangung semua kesalahan orang tua nya" (ucap adam dgn menyeringai licik)
"KAU......" (ucap amayrah sambil menatap adam dgn tajam dan benci)
"Apa?" (tanya adam tak kalah tajam nya)
"kau mau membalas ku, silakan kalo kau bisa" (ucap nya dgn sengit)
"Aku sangat membenci manusia berkedok iblis seperti diri mu!" (ucap amayrah sambil menagis)
"Oh begitu?" (ucap adam sambil mencegkram pipi amayrah dgn kuat)
"jadi tuan putri ini membenci saya, jangan benci saya tuan putri saya takut" (ucap adam dgn seringai licik)
amayrah mengalihakan pandangan nya kesamping, karna benci melihat wajah adam dari dekat
"apa kau pikir aku peduli? tidak sama sekali" (bentak adam dgn keras)
...----------------...
__ADS_1