My Ustad, My Possesif

My Ustad, My Possesif
#


__ADS_3

Zahra pun tertidur semtara azam masih melihat-lihat dokumennya, sesekali dia melirik ke arah zahra yang tertidur pulas di sampingnya


tak beberapa menit azam pun ikut menyusul zahra ke dunia mimpi,


Pukul 03.00 zahra terbangun dan mendapati tangan azam yang sedang memeluk nya, sontak itu membuat zahra kaget, dan langsung berteriak histeris


"ahhhhhhhhhh......" teruak zahra berhasil membuat azam terbangun "Ada apa" tanya azam dgn masih mengucek-ngucek mata nya "tangan mas azam meluk aku" ucap zahra dgn polosnya


"Lalu" tanya azam lagi dgn santai


"Iya aku kaget mas, kita kan........" ucap zahra terpotong


"Suami istri" lanjut azam


"Iya mas tap....." ucap zahra terpotong lagi


"Sudah aku mau bersih-bersih" ucap azam yang langsung menuju kamar mandi


sementara di kasur zahra masih deg-degan dgn adegan barusan dan di dalam kamar mandi azam tertawa geli melihat zahra seperti seseorang yang sedang ketakutam


setelah beberapa menit, suara adzan subuh terdengar zahra bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri serta mengambil air wudhu


setelah selesai mereka berdua sholat subuh lantunan ayat suci begitu merdu terdengar di telinga zahra


"Masya allah, suara mas azam bener2 merdu_batin zahra"


setelah selesai sholat, dzikir dan mengaji azam kembali melihat berkas dokumennya, tak lupa zahra memainkan ponsel nya


karena sejak akad nikah sampai semalaman zahra tidak membukak ponsel milik nya dan dia melihat banyak sekali notif-notif dari para temen nya, dan folowers zahra naik drastis


Zahra melihat ada postingan yang menandai akun nya ternyata itu postingan daniel dia segaja megetag akun zahra dan azam dgn hastag #Selamat menempuh hidup baru ustad_tulis daniel di salah satu postingannya


tak terasa zahra tertidur di atas kasur dgn posisi melentang dn masih mengengam ponsel nya, azam berdiri dan memdekat ke arah zahra dia melihat jilbab zahra tersigkap ke samping


azam membalikan badan nya dan sambil menarik nafas nya "Astaghfirullah ya allah kuat kan iman hamba_batin azam" dia pun membalikan badannya lagi ke arah zahra


azam mendekat ke arah zahra, dia menarik jilbab zahra supaya menutupi dada zahra, tapi zahra duluan terbangun, dia kaget melihat azam yg berada dekat di atas nya dgn posisi tangan azam memegang jilbab nya


"Ma..mas azam mau ngapaiin" ucap zahra gugup sambil melepaskan tangan azam di jilbab nya

__ADS_1


"Jangan salah paham tadi....tadi ada cicak di atas kepala kamu, jadi tadi aku cuma mau menjauhkan cicak, itu saja" ucap azam dan lagsung berdiri menuju kamar mandi


Pukul 07.55


Azam masih berada di dalam kamar mandi


itu membuat zahra gelisa karna sebentar lagi jam 8 tapi zahra belum juga mandi


dgn perasaan yg gelisa zahra mengetok pintu kamar mandi "mas buruan, ini udah mau jam 8" tetiak zahra dari luar kamar mandi


masih tidak ada sahutan dari dalam, zahra berusaha mengetok pintu sambil mendekat kan telinga nya ke pintu, tiba2 pintu terbuka dan itu membuat zahra terjatuh ke pelukan azam


terdegar detak jantung azam yg begitu kencang di telinga zahra sontak itu membuat mereka berdua gugup,


kemudian zahra mekepaskan pelukanya kepada azam


"Maaf mas zahra tidak sengaja" ucap zahra dgn buru2 masuk ke kamar mandi


sementara azam hanya tersenyum


Sementara di bawah sana keluarga sudah siap sarapan dan sambil menungguh pasangan baru itu yakni azam dan zahra, tak sempat beberapa menit azam turun dan menuju meja makan


"Nak istri kamu mana?" tanya ummah nisa karna azam turun seorang diri


tak lama kemudian zahra memang turun dan lagsyng mendekat ke arah meja makan "selamat pagi ummah, abah, aisyah" ucap zahra


"pagi juga" jawab mereka bertiga


setelah selesai sarapan semua orang berada di ruang keluarga "Zam, ini abah smaa ummah ada sedikit hadiah pernikahan untuk kalian" ucap ummah nya menyerahkan satu buah kotak kecil


"Apa ini mah?" tanya azam sambil mengambil kotak tersebut


"sudah kamu buka saja" titah ummahnya


azam membuka kotak tersebut dan betapa terkejut nya dia isi kotak tersebut adalah Sebuah kunci


"Kunci" ucap azam sambil melihat ummahnya


"iya nak, kami memberikan hadiah sebuah mansions untuk hadiah pernikahan kalian, dan lokasi mansions itu tidak terlalu jauh dari perusahaan kamu" ucap ummah nisa

__ADS_1


"Kebetulan sekali ummah, azam mau beli rumah deket perusahaan, tapi ummah udah kasih, terimah kasih abah ummah" ucap azam


"ummah apakah hadiah nya ga berlebihan, lagian aku sama mas azam akan tingal bersama kalian" ucap zahra


"gak" ucap azam dgn cepat "Ummah besok kami akan pindah ke mansions nya" ucap azam lagi


"terserah kamu nak mana baik nya, ummah ikut saja" ucap ummah nisa


"mas ga terlalu cepat kita pindah?" ucap zahra berusaha menolak lagi


sementara itu azam dgn cepat menarik tangan zahra ke trmpat lain "Kamu ga usah ngebantah perintah suami, ga inget pesen abi" ucap azam yang tak mau menerimah penolakan


Zahra dgn lemas mendengar perkataan azam tentang pesan abinya pun mau tak mau setuju "Baiklah" ucap zahra dgn raut wajah terpaksa


mereka pun kembali ke ruang keluarga


"Zam kalo memang zahra belum siap untuk pindah, sudah tidak usah memaksa, lagian ummah seneng jika kalian di sini," ucap ummah nisa


"Zahra sudah setuju mah, bener kan dek?" ucap azam sambil melirik zahra dgn tajam


"i...iya" ucap zahra singkat di sertai senyuman kepada ummahnya itu


sementara itu azam pergi ke kamar nya,


Zahra berserta ummah nisa sedang berbincang-bincang lalu kemudian zahra terigat janji pertemuan di restorannya sama melinda


"Ummah zahra mau pergi ke restoran sebentar ada sedikit perkerjaan sebelum pindah besok sekalian mau kasih tau melinda juga" izin zahra kepada ummahnya itu


"Silakan nak, Oh iya jangan lupa minta izin sama suami kamu" ucap ummah nisa


" iya ummah, kalo gitu zahra pergi ke kamar dulu"


ucap zahra dan di sertai angukan oleh ummahnya itu


di kamar....


......................


heppy rending guys

__ADS_1


alhamdulillah minggu ini author up eps nya 3


semoga selalu sehat guys aamiin


__ADS_2