
Caca benar-benar serius dengan niatnya, ketika Daniel baru saja menamatkan SMAnya Daniel di perintah untuk bekerja di perusahaan.
iya memang bekerja tapi bekerja jadi Office boy, aghh tentu saja Daniel brontak dan mengatakan jika Atinya itu terlalu jahat hingga merendahkannya kebagian paling terendah tapi caca tidak peduli semenjak itulah hubungan mereka cukup merenggang dan tiap kali ketemu tatapan sinis atau kata-kata sarkislah yang selalu dilontarkan Daniel tapi saking tidak pedulinya caca.
caca masih saja melakukan hal-hal yang sama untuk daniel awalnya saja daniel menolak semua makanan buatan caca dengan makan-makanan secara random dan tidak jelas kesterialannya, tapi itu semua tidak bertahan lama karena di minggu kedua aksi protesnya itu mengakibatkannya terserang gangguan pencernaan dan harus dirawat beberapa hari.
waktu Daniel sakit orang pertama yang dia cari adalah Atinya, atinya beranjak sedikit saja dari posisi awal Daniel akan kembali terjaga dan jika dia terjaga rasa perih dilambungakan akan membuatnya menggeluh aghh anak itu sudah bertingkah layaknya akan segera bertemu izrail saja jika caca tidak berada disampingnya untuk mengelus-ngelus perut atau kepalnya.
__ADS_1
cih seperti itu dia bilang aksi protes dan membenci Caca egh tidak sadarkah dia selama dua minggu itu mereka bagaikan polisi dan malingnya tidak pernah aku sama sekali tapi sekarang ahaha Daniel secara tidak kasat mata kalah pada caca.
Daniel tetap dikuliahkan tapi hanya di Universitas ternama di Indonesia begitu pun dengan Danisa. Danisa masih mending karena hanya dipaksa mengikuti Daniel untuk menggambil jurusan Ekonomi, bedanya Danisa sedikit diistimewakan karena diperbolehkan menggikuti kelas make up, kelas desainer, dan menggikuti perlombaan modelling diwaktu-waktu kosongnya sedangkan Daniel, disela-sela waktu kosongnya Caca tetap memerintahkan daniel untuk bekerja di perusahaan dan tentu saja tetap menjadi jadi Office boy.
Caca dan Daniel sempat bersitegang namun perdebatan dimenangkan oleh Caca, mau bagaimana lagi perintah mutlak telah dilontarkan tanpa kompromi.
hal itu terjadi saat waktu telah menunjukkan pukul 03 pagi, ternyata hal itu tidak menggurungkan niat caca untuk menggadili daniel.
__ADS_1
diruang keluarga semua orang berkumpul menyaksikan reality drama keluarga Adipatih. kami semua berdiri ditempat masing-masing seolah menunggu hasil point dari persidangan tersebut dan aku, aku hanya ikut jadi penikmat toh ini masalah Daniel dan Caca dan hanya mereka berdualah yang bisa menyelesaikannya.
Daniel dulu sangat dekat dengan Caca namun setelah beranjak dewasa Daniel seperti sangat membenci Caca tidak sekali dua kali mereka berdebat dan tidak sekali dua kali pula caca menampari wajah Daniel seperti kala itu.
ketika caca sudah menggetahui penyebab keributan itu caca tanpa ancang-ancang menampari wajah daniel dihadapan kami semua termasuk para pembantu supir dan satpam yang terkejut dengan ulah penerus Adipatih.
kami semua terdiam karena tidak tahu harus berbuat seperti apa hingga suara Daniel memecah kesunyian kami.
__ADS_1
"ahaha jadi hanya segitu kekuatan anda hah? ayo lagi, lagi pukul hamba yang ini nyonya besar, pukul pukul saya" teriak daniel dengan suara yang cukup keras, menggeluarkan segala amarah yang dipendamnya selama ini.