NASIP CAMPUR

NASIP CAMPUR
6


__ADS_3

Status kami sebenarnya anak tapi pekerjaan kami jika libur ya kayak art. Pagi pagi bangun, setelah sholat shubuh membersihkan pekarangan rumah, ganti air kolam renang, menemani ati berbelanja setelah sore, baru deh kami di beri upah sebesar seratus ribu satu per orang.


rasanya kami telah menggikuti perintah Ati tapi segala usaha telah kami lakukan menurutnya belum maksimal dan meraih kesuksean. itu kata Ati, sedangkan Aku, daniel pernah mengajak ati berdebat, karena kalah beradu argumen daniel berkata,


"batas kesuksesan itu sampai tubuh hancur lebur mungkin baru bisa ati anggap kami benar-benar berkerja keras ya?!" Kata daniel dengan wajah marah tapi tahu apa yang dikatakan untuk membalasnya?,


"nah itu tahu, jadi usahakan memaksakan tubuh kalian bekerja keras sampai tubuh lebih lentur dibanding jelly" Ujarnya acuh dan berlalu pergi setelah memberikan kami upah.


Sejauh ini, aku tidak pernah mengerti dengan pikiran semua orang dewasa di keluarga adipatih. Aku pernah mengadu ke api tentang ke jahatan ati, api bukannya marah malah terbahak keras atas penderitaan anak-anaknya.  walaupun yang lebih banyak menggeluh hanya aku dan daniel sih sebenarnya karena fatih turut-turut saja perintah ati.


Karena api tidak bisa membantu, aku dan daniel mengaduh pada grandpa dan grandma. Ada yang bilang kalo cucu akan sangat di sayang oleh nenek dan kakek di banding anaknya sendiri, memang itu benar tapi kalo sudah menyangkut kebijakan ati, mereka berdua juga tidak bisa berkutik.


Usia kami terus bertambah kejahatan ati rasanya semakin kejam saja, bukan aku sih yang merasakannya tapi daniel. Saat kami memasuki SMA, ati selalu mendesak daniel agar meninggalkan kebiasaanya untuk bermain ke pantai.


Daniel dengan pantai itu layaknya sahabat baik. Kalo ada waktu luang, daniel pasti pergi kepantai entah untuk apa?!.  setiap ke sana, daniel bisa menghabiskan waktu untuk memperhatikan langit, matahari, pantai dan suasana pantai yang berisik dan ramai.


Kata orang, pantai adalah tempat yang tepat bagus untuk menenangkan jiwa karena suara gulungan ombak bisa menghalangi sura hiruk pikuk dunia yang kejam. langit sore bewarna jingga adalah bentuk keajaiban tuhan yang sayang untuk di lewatkan dan ketenangan adalah hal yang di butuhkan setiap manusia makanya pantai di anggap sebagai tempat yang bagus untuk piknik.


Menurut orang lain mungkin benar, tapi ati malah berpendapat kalo daniel itu terpengaruh dengan panggilan alam ghaib. Pernah tuh daniel di bawa ke tempat ruqiah, Saat di ruqiah entah bagaimana daniel malah mengamuk setelah di bacakan beberapa ayat suci.


jin yang merasuki tubuh  daniel berkata jika dia menggikuti daniel karena suka. Kebiasaan daniel yang mendengar musik rock, merokok dan menyaksikan vidio dewasa adalah pemicu yang membuat jin itu senang dan menggikuti daniel.

__ADS_1


Sembuh iya, aib kebongkar pun iya. sumpah aku bakal jadi malu sendiri kalo tahu keburukanku terbongkar di depan orang lain apa lagi orang tersebut adalah guru ngajiku dan daniel.


ati pas tahu itu antara keki, gemas, dan sedih karena hal seperti itu lalai dia awasi. Itu terjadi saat kami masih SMP kelas dua dan setelah itu beberapa bulan kemudian, aku juga ikut di ruqiah di tempat yang berbeda dari tempat daniel.


Jangan tanyakan apa yang terjadi saat aku yang tidak sadarkan diri karena setelah bangun, tubuh serasa remuk semua dan tidak lama setelahnya, kami sekeluarga malah serempak pindah ke salah satu pondok pesantren selama bulan ramadhan penuh.


Aku tidak tahu apa yang terjadi kala itu yang jelas, keluarga adipatih benar-benar tinggal di pondok pesantren bersama yang lainnya. Saat di pesantren itu, kami menggikuti semua aturan, ati belajar layaknya santri baru, api juga melakukan hal yang sama.


Ramadhan kami benar-benar penuh berkah karena selain api, kami tidak rerhubung dunia luar. Gadget tidak di perbolehkan kami bawa ke rumah, jadi untuk menghabiskan waktu, kami belajar, mengaji, setor hapalan setelah itu sholat sesuai aturan.


Semuanya terlewati satu persatu. Kami mendapat banyak pencerahan tapi setelah selesai melakukan pesantren ramadhan, ati semakin mengawasi daniel dan peperangan antara kedua manusia itu pun di mulai.


Adu pendapat sempat terjadi antara daniel. Rumah kami yang memang tidak terlalu tentram makin terasa berantakan karena daniel selalu melakukan perlawanan sedangkan ati sebagai tersangka malah tenang-tenang saja.


"Jelas kamu tahu jawabannya" Jawab ati santai.


"Tapi ati memperlakukanku layaknya orang rendahan. Pada art saja, ati perlakukan layaknya keluarga, kenapa ke iel ati kejam"


"Iel, tidak semua yang kamu anggap salah, adalah kenyataan yang benar". Ujar ati sebagai kata sanggahan dari ucapan daniel.


" Terus menuturuhku bekerja sebagai office boy di kantor milik kita itu apa?" Jerit daniel lalu menjatuhkan sebuah keramik besar yang tidak jauh darinya.

__ADS_1


"Eghh itu mahal ya. Biarpun kau kerja seumur hidup sebagai office boy seumur hidup ngak bakal bisa gantin keramik itu" Ujar ati lalu menatap keramik tersebut dengan kekecewaan.


"Ati, ati sebenarnya menggangap aku ini apa?. Sebegitu tidak berharganyakah aku sampai ati lebih peduli dengan keramik itu" Tutur daniel dengan nada lesu.


"Kau ingin tahu harga dirimu?"


"Jelas"  Jawab daniel dengan tegas.


"Kerjakan perintahku. Bekerjalah sebagai office boy yang layak saat kau sudah berada di atas, kau akan tahu seperti apa harga dirimu"


"Dan di matamu aku tidak akan pernah punya harga diri kan?" Tuding daniel dengan suara marah tapi beberapa tetes air mata lolos dan terjatuh dari muaranya.


"Kerjakan dan pertanyaanmu akan terjawab dengan sendirinya" Jawab ati dengan wajah riang lalu berlalu begitu saja di hadapan kami semua.


Ati pergi dengan santai meninggalkan daniel yang sedang terbakar amarah. Selain aku, hampir semua isi rumha menyaksikan pertengkaran ati dan daniel termasuk api dan tahu apa yang di lakukan api?. Api cuman memeluk daniel dan menuntutnya kembali kekamar milik daniel.


Aku jujurnya prihatin dengan nasip daniel tapi aku juga tidak bisa membantu banyak. Pagi-pagi sekali, kami akan ke sekolah, dua siang daniel akan langsung ke kantor api dan bekerja sebagai office boy.


Saat pulang dari tempat kerja, setelah makan malam dan sholat isya, jangankan belajar atau menggerjakan tugas, membersihkan diri pun kadang tidak daniel lakukan padahal daniel tipe orang yang sangat memperhatikan kebersihan tubuhnya tapi semenjak bekerja.


Semenjak daniel bekerja, aku bertugas menggerjakan semua PR daniel, sedangkan fatih yang menyiapkan bekal lebih banyak agar makanan itu cukup untuk daniel bawa ke tempat kerjanya.

__ADS_1


Yang tidak ku sangka adalah, walaupun daniel jarang belajar, dia tetap bisa jadi juara 1 umum di sekolah selain itu, dia juga bisa kok memenangkan perlombaan melawan sekolah-sekolah lain.


Aku tidak menggerti maksud dan tujuan ati sebenarnya tapi aku tahu ati tidak pernah membiarkan daniel bersedih atau berputus asa karena selalu ada api yang menemani. Awalnya Hubungan daniel dan api sebenarnya tidak terlalu akrab tapi semenjak ada masalah ini, mereka layaknya sahabat yang tidak terpisahkan.


__ADS_2