
...Cantik, ceria, pintar dan menggemaskan merupakan karakter yang dimiliki Sena. Perjalanan kisah seorang gadis remaja 17 tahun berparas cantik melawan perjodohan dengan pria tampan dan kaya tetapi juga ia benci. Gejolak batin Sena yang tidak mau dijodohkan dengan lelaki itu, membuat sena berpikir keras. Haruskah ia kabur dari rumah? Bagaimana caranya menghindar dari perjodohan ini?...
...Kesedihan hati semakin bertambah saat ia harus melepas pria yang ia cintai, demi sebuah perjodohan yang telah disepakati oleh orang tua dengan keluarga terpandang. Apakah Sena rela menerima perjodohan ini? Bagaimana cara Sena membuat kesepakatan dengan pria yang dijodohkan tersebut? Apakah benih benih cinta akan bermekaran di antara mereka berdua?...
...---‐---------------------------------------------------------------
...
...‐---------------------------------------------------------‐--------------...
Mendung dan udara yang dingin di awal bulan September ini, seorang gadis berseragam sekolah memandang langit melalui jendela kamarnya.
"Ah, sepertinya akan hujan " ujarnya, kemudian memakai eyeliner tipis di area kelopak mata coklatnya yang menarik di depan cerminnya. Dia berdecak kagum karena memiliki mata yang indah. Di dalam hatinya dia bersyukur memiliki mata berwarna coklat seperti ibunya. "hmm, cantik " dia bergumam.
Kemudian dia menyisir rambutnya yang panjang dan mengambil pita biru muda dengan pola bunga bunga. Tubuhnya bergerak mengikuti alunan melodi Love Again by Dua Lipa dari layar ponselnya.
Sena membuka tutup lip tint red cherry yang dioleskan ke bibirnya yang ranum. Lalu ia melirik ke arah jam dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 6.45.
"what?!!! hampir telat!" ujarnya.
...‐-------------------------------...
__ADS_1
Suara seorang wanita berumur hampir 50an tahun memanggil namanya dari lantai bawah.
"Senaa...sayaang! Turunlah, kamu harus menghabiskan sandwichmu sayang" ucapnya dengan nada nyaring.
"Yess Mom!..Sena turun!" jawabnya.
Sena mengambil kaus kaki bergambar unicorn dan memakainya. Lima detik kemudian terdengar langkah kaki menaiki tangga menuju kamarnya.
"Sena..C'mon, kamu tidak sarapan lagi? Mom bawakan segelas susu hangat buatmu sayang, kamu sudah terlambat" ujarnya sambil menaiki tangga menuju kamar Sena di lantai 2.
Tok. Tok. Suara pintu terbuka, ibu Sena mencondongkan kepalanya ke dalam kamar Sena. "Sayang, boleh ibu masuk?" ujarnya.
"Sena, mom siang ini akan ke bandara bersama daddy, mom harus meeting dengan klien mom di Jepang, sementara daddy akan melanjutkan perjalanan ke Afrika" ujarnya sambil melangkahkan kakinya, ibunya mendekati Sena.
Sena terbelalak kaget mendengar penjelasan ibunya. Raut wajah Sena mulai sedih "Mom, kenapa mendadak sekali? " tanya Sena.
"Berapa hari mom? Apakah lama? Sena dan Sellyna pasti akan rindu mom & dad" gumamnya. Sellyna adalah adiknya yang hanya berbeda usia 2 tahun di bawahnya.
Sambil mengernyitkan alisnya, dia mengambil segelas susu hangat dari tangan ibunya, "thanks Mom", kemudian meminumnya sampai habis.
Yah, dia maklum akan kesibukan orangtuanya yang sama sama pebisnis, seringkali dia dan adiknya ditinggal dan hanya ditemani asisten rumah tangganya, walau terkadang Bibi Anna sering datang berkunjung apabila kedua orangtuanya keluar negeri.
Bisnis ayah Sena bergerak dalam bidang properties, sedangkan ibunya adalah pebisnis wanita di bidang logam mulia gold & diamond dan memiliki cabang international. Sedangkan kakek dan neneknya juga pebisnis dan pemegang saham tambang emas dan tembaga.
Sehingga wajar jika generasi penerus seperti mereka sering ditinggal ayah dan ibunya bepergian. Wajar bagi mereka yang sudah terbiasa sendiri di rumah dan mandiri. Walaupun Sena menyadari dalam hati kecilnya, ayah dan ibunya sangat sayang dengan kedua putrinya.
__ADS_1
"Ah, tidak akan lama sayang, sekitar 2 minggu mom akan kembali" Mom merapikan poni putrinya dan mengecup kening Gneissea.
"Take care y sayang, baik baik dan tetap akur dengan adikmu Sellyna, jangan lupa sering hubungi Opa dan Oma" ujar ibunya.
"Sena pasti akan rindu, jangan lama-lama ya mom" sambil merengek manja gadis itu memeluk erat ibunya.
"Sena akan selalu menjadi anak baiknya mom& dad"
...-----------‐-------...
Saat Sena menuju ruang makan, terlihat Dad sedang menganalisis saham perusahaan melalui tabnya, sedangkan adiknya, Sellyna sedang mengunyah sandwich di dalam mulutnya.
"Good Morning, Daddy! Oh..i miss you already, Dad" dia menghampiri bapaknya dan memeluknya dengan erat. Sena rindu sekali dengan Bapak. Padahal belum ada seminggu orangtuanya berada di rumah, dan mereka harus pergi lagi. Aroma favorit Musk tercium dari kemeja daddynya, dan gadis itu tak ingin melepas pelukannya. Yah, dia amat sayang dengan ibu&bapaknya, and feel blessed.
Dad menatap mata Sena dan berpesan "Sena..jaga kepercayaan mom & dad y, tetap jadi anak baiknya daddy, jangan nakal, ok? Mom & Dad tidak akan lama" walau di dalam hati Sena tahu, pasti orangtuanya akan pergi lama.hiks. Hatinya sedih karena janji untuk jalan jalan dan dinner bareng bersama orangtuanya belum terpenuhi.
"Btw, daddy akan memberikan credit card daddy yang akan kalian pakai selama daddy pergi,okay? Daddy akan pantau kalian belanja apa saja di m-banking daddy, and then credit card mommy akan Sellyna pakai, gunakan dengan sebaiknya"
"Thank you Daddy" kedua anak gadis tersebut menjawabnya dengan serentak. Kemudian Sena memasukkan potongan sandwichnya ke dalam tasnya dan merangkul adiknya menuju mobil di halaman rumah mereka. "Hati hati di jalan mom & dad" ujar Sellyna. Sena tersenyum dan melambaikan tangan kepada orangtuanya.
Sena melirik jam tangannya dan waktu menunjukkan pukul 7.15. Baiklah, 'ini akan telat' batinnya. Tidak lama kemudian, mobil sedan yang terparkir di depan rumahnya sudah melaju kencang menuju sekolah mereka berdua. Sellyna dan Sena sekolah di Win High School. Salah satu sekolah terfavorit yang berada dalam kawasan elit.
Sellyna berujar ke sopir mobilnya "tolong dipercepat lajunya ya Pak" ujarnya. Kemudian Sellyna menoleh ke kakaknya "Kak, kita terlambat lagi" ujarnya sambil memutar bola matanya. Sena saat ini berada di tahun terakhir
sekolahnya, dia akan lulus Mei tahun depan, dan akan melanjutkan ke universitas tentunya. Sedangkan Sellyna masih siswa baru di tahun ajaran ini.
__ADS_1
Mobil Audi hitam tersebut memasuki area sekolah yang berada di kawasan elit. Laju kecepatan mobil mulai berkurang karena antrian di depan pintu gerbang sekolah. Kemudian kedua gadis tersebut mulai bersiap turun dari mobilnya.