
lalu ada orang masuk keruangan rey dan pembicaraan mereka terhenti, ana langsung keluar dari ruangan itu. lalu malamnya ana dijemput sama anton pas dimobil ana sangat gelisah dan murung
"kamu kenapa sayang
"aku kasian sama reni kak
"dia emang kenapa
"dia hamil kak sama rey
"apa , hamil sama mantan pacar kamu itu
"ya , masa depannya hancur dan aku takut terjadi apa-apa sama reni
"kamu harus tenang sayang, gak akan terjadi apa-apa sama reni. mudah-mudahan cepet ada jalan keluarnya untuk masalah ini
"ya kak", lalu mereka sampai dirumah . rey belum pulang dan masih diruangannya dia gelisah dan marah karena perbuatannya, " aku harus bagaimana sekarang kalau aku menikahi dia semakin aku gak bisa miliki ana lagi, lagi pula aku gak cinta sama reni". ucap rey sambil mengacak rambutnya lalu dia pulang dan datang kerumah reni
"reni
"ada apa anda kesini
"ana tadi kasih tau saya kalau kamu hamil, aku minta maaf dan aku juga gak tau bakal jadi begini.
"ini kesalahan saya, anda tidak perlu khawatir untuk tanggung jawab bayi ini. aku akan membesarkn dia sendiri
"kamu tenang saja ren, saya akan tanggung jawab tapi saya butuh waktu untuk semua ini
"lebih baik sekarang anda pulang , saya mau istirahat". lalu rey pulang
Besoknya reni masuk kerja seperti biasanya dan begitu juga dengan rey bersikap bisa seperti tidak ada apa-apa, 1 bulan sudah berlalu tapi tidak ada tanda-tanda rey akan bertanggung jawab. ana sangat kasian sama reni dan semakin membenci rey , pas libur kerja ana seperti biasa nginap dirumah ibunya pas malamnya ana lapar dan tidak ada makanan
"kak aku lapar , tapi gak ada makanan
"ya udah kita makan diluar aja", lalu mereka makan diluar sambil jalan kaki . lalu ana pegang tangan anton
"kak
"apa sayang
"akhir-akhir ini aku bahagia banget gak tau kenapa
"itu karena kamu jadi istri aku
__ADS_1
"apa karena udah lama tidak nginap dirumah ibu,
"apapun alasannya kita akan selalu bahagia sayang kalau kita selalu bersama apalagi kalau ada seorang bayi ditengah kita
"apa kakak ingin segera punya anak dari aku
"tentu saja sayang , apalagi mamah ingin sekali punya cucu
"ya udah nanti pulang dari sini kita bikin yah kak
"wah kamu jadi semangat terus akhir-akhir ini
"aku jadi malu kak", lalu mereka sampai dirumah makan dan selesai langsung pulang. besoknya ana main kerumah reni dan disitu ada rey
"ana
"ren kamu baik-baik saja, kamu kapan nikahin reni
"minggu depan kita akan menikah, hanya akan dihadiri keluarga saja ana", ucap rey
"lebih cepat lebih baik , kalau kamu butuh apa-apa untuk persiapan pernikahan kamu hubungi aku ren
"ya ana makasih
"saya pamit dulu", ucap rey
seminggu kemudian mereka menikah dan hanya dihadiri keluarga rey dan reni termasuk ana dan anton , mereka sudah sah lalu ana nyamperin mereka dan disitu ada mamahnya rey
"ana, kirain tante bukan kamu. apa kabar nak sudah lama kita tidak bertemu
"aku baik-baik aja, tante apa kabar? ya sudah lama sekali tante
"kamu menghadiri pernikahannya rey, tante pikir hubungan kalian tidak baik.
"istrinya rey sahabat aku tante, jadi aku menghadiri pernikahan ini, tante kenalin ini suami aku
"kamu sudah menikah nak, selamat sayang
"makasih tante, ya udah aku kesana dulu tante
"ya silahkan nak",lalu ana nyamperin reni dan langsung pulang pas dimobil ana mual-mual
"kamu kenapa
__ADS_1
"gak tau kak tiba-tiba aku pengen muntah
"kita kedokter yah
"gak usah kak, mungkin aku hanya kecapean aja minum obat juga pasti sembuh
"ya udah pulang dari sini kamu istirahat
"ya kak", lalu mereka sampai dan ana langsung istirahat dan anton berangkat kerumah sakit, pas istirahat ana ingat kalau dia belum datang bulan dan sudah lewat
"apa aku hamil yah", kata ana lalu ana pergi ke apotek untuk membeli tes pack, malamnya anton pulang dan ana menunggu diruang tv
"kak
"kenapa kamu nungguin aku sayang, bukannya istirahat
"bosen kak dari tadi dikamar terus".lalu ana memeluk anton
"apa kamu sudah makan
"sudah tapi selalu keluar lagi makanannya
"kamu masih mual, kita ke dokter yah
"aku kan udah punya dokter sendiri
"siapa
"kak anton dokter aku, jadi harus sembuhin aku sekarang
"sini aku obatin", lalu anton mencium ana dan menggendong kekamar lalu mereka meneruskan ciuman itu dikamar .
"aku mau mandi dulu sayang
"nanti kak mandinya, kita kan belum selesai
"kita terusin lagi nanti sayang ", lalu anton pergi mandi. paginya ana mencoba tespack itu dan kaget karena hasilnya positive , lalu anton bangun dan melihat ana menangis
"sayang kamu kenapa
"kak aku hamil
"apa hamil
__ADS_1
"aku seneng akan jadi seorang ayah, makasih sayang. aku harus menelepon mamah sekarang ", lalu anton menelepon bu floren dan sangat senang karena akan mempunyai cucu