
Setelah pernyataan cinta itu hubungan dan sikap Haris masih seperti biasa terhadap Salma, Malam malam Ana masuk kekamarnya Salma
"Nak belum tidur "
"belum Mah , tumben Mamah kekamar aku "
"Mamah hanya pengen lihat kamu , gimana hubungan kamu sama Haris "
"hubungan aku seperti biasa baik baik aja "
"ajak kesini kenalin sama Papah"
"aku gak pacaran sama kak Haris "
"jadi kamu menolak dia "
"Mamah kok tahu kalau kak haris suka sama aku"
"sebelum dia bilang sama kamu, dia bilang dulu sama Mamah dan minta izin"
"serius Mah"
"iya "
"aku gak ada perasaan apa apa sama Kak Haris, dan aku juga udah anggap sebagai kakak "
"ya udah ,Mamah kan terserah kamu juga. kamu kan yang ngejalaninnya ". Ana lalu keluar kamar , Salma berpikir ternyata Haris begitu suka sama dia sampai minta izin dulu sama Mamahnya.
Sudah seminggu Haris tidak mengabari Salma karena sudah masuk kuliah lagi diluar kota tapi Haris tidak memberi tahu Salma.
"apa Kak Haris sakit kok gak pernah chat aku lagi ",ucap Salma lalu dia menelepon Mamahnya untuk menanyakan apa Haris ada ditoko
__ADS_1
"ada apa Nak "
"Mah aku tanya apa Kak Haris suka masuk kerja "
"Nggak Nak "
"apa sakit yah "
"Haris itu udah berhenti kerja 3 hari yang lalu "
"berhenti Mah.., kenapa emngnya Mah "
"dia bilang ke Mamah mau nerusin kuliahnya diluar kota "
"ya udah Mah... dah..", lalu Salma cemberut karena Haris tidak memberi tahunya dan berpikir Haris pergi meninggalkannya. "apa Kak Haris udah gak menganggap aku sebagai adiknya lagi "..
Sudah seminggu juga Haris belum ngasih kabar dan Salma terus menunggu kabar dari Haris, Salma selalu chat atau telepon tapi gak pernah dibalas atau dijawab sama Haris.
Hari libur, keluarga Anton semua ada dirumah dan sesudah makan pagi Anton ajak ngobrol Ana dan Salma.
"iya Pah "
"Papah sudah ngobrol sama Mamah kamu dan juga sepakat akan menjodohkan kamu sama anak temen Papah ", lalu Salma bengong mendengar ucapan Papahnya
"Papah masih pagi udah bercanda ",ucap Salma
"Papah serius Nak "
"Pah... Mah..., apa gak percaya sama anak sendiri untuk urusan jodohnya ",ucap Salma sambil cemberut
"bukannya gitu, Papah udah ngerencanain ini semenjak kamu kecil.. pokoknya kamu harus mau ". kata Anton sambil pergi kekamar
__ADS_1
"Mah aku gak mau... bujuk Papah dong ",
"Kamu tau sendirikan Papah itu kalau udah titik ya harus titik, lagian juga Mamah udah kenal sama temennya Papah "
"tapi Mah.. "
"udah yah Mamah mau lihat Boy dulu dikamarnya", lalu Ana pergi kekamarnya Boy yang sedang belajar. Salma langsung pergi kekamar Salbi untuk minta tolong bujukin Papahnya
"Bi.. tolongin aku "
"tolongin apa sih "
"Papah mau ngejodohin aku sama anak temennya, aku gak mau.. tolong bujukin Papah yah "
"Sal... aku juga ingin kuliah diluar kota gak boleh sama Papah sampai merengek segala. kamu tahu sendirikan Papah itu seperti apa "
"gimana dong Bi "
"ya kamu terima aja ",
"gak mau ", Salma langsung pergi kekamarnya. Hari ini Salma libur kuliah dan dia diam dikamar sambil tiduran karena kesal dengan Papahnya lalu handphone nya berbunyi dan langsung bangun karena Haris yang menelepon
"Hai Sal.. apa kabar ?"
"mau apa kakak telepon aku lagi "
"aku minta maaf karena gak ngabarin kamu"
"apa Kak haris udah gak anggap aku lagi sebagai adik.. pergi begitu saja dan gak ngasih tahu berhenti kerja ditoko lalu kuliah lagi diluar kota"
"aku minta maaf Sal ,aku mendadak ditest untuk masuk kuliah lagi dan aku gak sempet pamit sama kamu.
__ADS_1
"terus kenapa gak pernah chat dan jawab telepon aku"
"sesudah test aku keterima kuliah disana dan semenjak itu aku sibuk , baru bisa sekarang ngabarin kamu".