
"Aku gak marah "
"Kalau kamu gak marah kenapa membelakangi aku", ucap Haris sambil mengecup pipi Salma
"Aku ngantuk mau tidur"
Paginya Haris berangkat ke luar kota untuk memulai jadi dokter, Salma terus memeluk suaminya yang akan pergi
"Sayang ,aku berangkat dulu. Nanti kalau sudah sampai aku telepon kamu"
"Iya Kak", ucap Salma sambil cemberut. lalu Haris berangkat
3 bulan berlalu dan Hari ini Salma dan Salbi akan wisuda dan didampingi oleh Haris dan Rara yang kehamilannya sudah mencapai 7 bulan,
"Kamu cantik sekali sayang",ucap Haris
"Makasih Kak, tapi badan aku agak gemukan deh soalnya baju yang aku pakai agak sempit"
"Masa sih sayang"
"Kita foto dulu Kak", lalu mereka pergi untuk foto bersama
Seminggu berlalu, Salma sedang mengemasi barangnya dan akan pindah ikut tinggal dengan Haris diluar kota. Ana sangat sedih karena akan ditinggal anak perempuannya yang akan ikut dengan suaminya ,
"Mah jangan sedih aku pasti akan sering kesini kok"
"Mamah gak sedih Nak, kamu baik baik disana "
"Iya Mah",
Siangnya Salma dan Haris berangkat, Ana dan Anton ikut mengantar ke luar kota sekalian bertemu dengan orang tuanya Haris. malamnya mereka sampai dan disambut oleh orang tuanya Haris, Besoknya Ana dan Anton pulang .
Sudah sebulan Salma tinggal dengan suaminya dan Haris selalu pulang malam karena dia masih dokter baru, Salma selalu menunggu sampai Haris pulang
"Sayang kenapa belum tidur"
__ADS_1
"Aku kan nunggu Kak Haris pulang"
"Maaf yah ",
"Iya gak apa apa Kak"
"Ya udah aku bersihin badan dulu nanti kita makan", lalu Haris pergi ke kamar mandi dan Salma menyiapkan makan untuk mereka.
Sesudah makan Salma dan Haris langsung pergi ke kamar dan Salma punya kejutan untuk suaminya
"Aku punya sesuatu untuk Kak Haris", Salma lalu memberikan sebuah kotak
"Ini apa Sayang"
"Buka dong Kak", lalu haris membuka kotak itu dan bingung dengan isinya karena tidak tahu itu apa
"Ini apa",
"Kak Haris gak tahu itu apa",
"Masa gak tahu Kak", ucap Salma yang melihat Haris dengan wajah bingung lalu Haris memeluk Salma
"Sayang , Kamu hamil"
"Iya Kak , aku hamil"
"Aku sangat bahagia karena akan menjadi seorang Ayah, makasih Sayang"
"Aku juga senang Kak"
"Apa kamu sudah memberitahu Mamah sama Papah",
"Rencananya besok aku akan menelepon Mamah", lalu handphone Salma bunyi dan itu telepon dari Mamahnya
"Hallo Mah",
__ADS_1
"Nak kamu belum tidur"
"Belum Mah",
"Mamah mau ngasih tahu kamu kalau Rara sudah lahiran barusan"
"Beneran Mah, perempuan apa laki laki Mah"
"Perempuan Nak",
"Gimana keadaan Kak Rara "
"Rara baik baik saja"
"Mah , aku juga mau ngasih tahu sama Mamah"
"Kamu mau ngasih tahu apa Nak"
"Aku hamil Mah"
"Selamat ya Nak , Mamah bahagia sekali akan mendapatkan cucu lagi"
"Iya Mah"
"Kamu jaga kesehatan, dan jangan kecapean. Yaudah sekarang kamu tidur ini sudah malam.. dah Nak"
"Dah Mamah", selesai teleponan dengan Mamahnya Salma lalu tidur dengan Haris.
9 bulan berlalu Salma lalu melahirkan seorang anak laki laki yang tampan dan mereka hidup bahagia dengan keluarganya.
TAMAT
***Terima kasih untuk yang sudah membaca novel karya pertama saya, maaf bila dalam penulisan dan penempatan katanya masih berantakan.
Nantikan yah Novel karya saya selanjutnya dan terima kasih untuk semuanya***
__ADS_1