Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
episode 60


__ADS_3

Sorenya Salma pulang kuliah dan langsung pergi ketoko kue lalu membantu karyawan disana, malamnya Salma pulang sama Ana dan dirumah sudah ada Intan untuk menjemput Boy dan akan mengajaknya nginap dirumah nenek kakeknya.


Setiap hari sabtu pagi karena libur kuliah Salbi suka pergi ke luar kota menemui Rara tanpa sepengatuhuan orang tua Rara dan Papahnya Salbi. pas Makan malam Anton menanyakan keberadaan Salbi kenapa dia suka gak ada setiap sabtu malam lalu menanyakan kepada Ana tapi Ana tidak memberitahunya karena takut Anton marah.


Sudah tengah malam Salbi belum juga pulang dan Ana khawatir, lalu pagi-pagi Ana langsung mengecek Salbi dikamarnya dan tidak ada Ana takutnya Salbi menginap dikosannya Rara lalu Ana menelepon Salbi tapi tidak dijawab lalu Anton marah karena Salbi tidak pulang semalam .


Siangnya lalu Salbi pulang dan diruang keluarga Anton sudah menunggu dengan raut muka marah,


"kamu dari mana "


"aku dari rumah temen Pah"


"kenapa semalam gak pulang dan bikin khawatir Mamah kamu"


"aku semalam ketiduran dan handphone aku lowbet, Salbi kekamar dulu"


"awas kalau kamu buat macam macam diluar sana"


"ya Pah", lalu Salbi pergi kekamarnya dan Ana langsung nyusul Salbi.

__ADS_1


"Nak, kenapa gak kasih tahu Mamah kalau kamu mau nginap kan bisa pakai handphone temen kamu"


"Maafin Salbi Mah, Salbi lupa"


"ya udah sekarang kamu istirahat",


"iya Mah",


2 minggu berlalu Anton dan Jerry sudah memutuskan untuk segera menikahkan anak mereka dan rencananya 2 minggu lagi akan dilaksanakannya pernikahan itu, lalu Anton memberitahukan rencananya sama Ana dan Salma mereka berdua kaget dan Salma hanya pasrah mendengar ucapan Papahnya.


Dari hari ini Ana sibuk mempersiapkan pernikahan Salma dan tidak terasa seminggu lagi. Salma sudah memberikan undangan pernikahannya kepada teman sekolah dan kampusnya termasuk kepada mantan sahabatnya Yeslin, Rencananya pernikahan akan diadakan di 2 tempat, Dikota ini dan dikota tempat tinggal Haris.lalu Salma telepon Haris


"Kak apa besok bisa kesini untuk fitting baju"


"Hai Ren apa kabar?


"Ana aku kangen sama kamu",


"aku juga Ren, apa kamu lagi sibuk"

__ADS_1


"nggak An , ayo masuk"


"aku kesini sekalian mau ngasih undangan pernikahan Salma"


"kamu udah mau punya menantu aja An, baru kemaren Salma masih kecil sekarang udah mau menikah".


"ya Ren waktu begitu cepat, sekarang kita jarang ketemu yah Ren"


"ya An, pengennya aku dirumah tapi bosen juga sendirian dirumah. Rara gak ada kuliah diluar kota dan Papahnya juga pulangnya seminggu sekali"


"gak apa apa ya Ren udah tua juga kita masih aktif kerja, yang penting kita semua sehat "


"ya An, aminn.. nanti aku sempetin datang sama Rara ke pernikahannya Salma". lalu mereka ngobrol sampai tidak lupa waktu dan sorenya Ana pamit pulang.


Seminggu berlalu, Hari pernikahan Salma pun tiba dan semua orang sibuk termasuk kedua orang tuanya. tapi tidak dengan Salma yang masih dikamar sedang di make up oleh seorang MUA ,tiba tiba Salma meneteskan air mata dia sibuk dengan pikirannya kenapa jodohnya ditentukan oleh orang tuanya sendiri.


tidak tahu kenapa Salma bukannya bahagia dihari pernikahannya tapi malah sedih dan ragu, lalu ada Rara masuk kekamarnya Salma


"Salma kamu cantik sekali"

__ADS_1


"makasih kak, apa Kak Haris dan keluarga sudah datang "


"sebentar lagi mereka sampai",


__ADS_2