
Siangnya lalu ana dan anton memeriksakan kandungan dan disana mereka ketemu sama reni
"ana sedang apa kamu disini, apa kamu hamil
"ya ren aku hamil
"selamat ya an
"makasih ren", lalu mereka sama-sama memeriksakan kandungan.
Sebulan berlalu ana menikmati kehamilannya dan sudah berhenti bekerja karena dilarang sama anton dan reni juga berhenti bekerja, meskipun reni dan rey sudah menikah tapi rey selalu cuek seperti mereka belum menikah dan reni menyadari itu. siang hari ana memasak makanan kesukaan anton dan berencana akan mengantarkan makanan itu kerumah sakit dan pas sudah sampai dirumah sakit ana tidak memberitahu anton. dan sudah sampai didepan ruangan dan langsung membuka pintu lalu ana kaget karena melihat anton dan rossa berpelukan dan hampir berciuman , ana langsung pergi dari ruangan itu dan anton mengejar ana dan memegang tangan ana
"sayang ini gak seperti yang kamu bayangkan
"lepasin, aku mau pergi
"dengerin aku dulu", kata anton tapi ana pergi begitu saja sambil lari lalu anton mengejar pas sampai didepan rumah sakit ana terjatuh
"sayang kamu gak apa-apa
"lepasin", lalu ana memegang perut karena sakit . " kenapa perut aku sakit sekali ", dan sakit perutnya semakin menjadi lalu ada darah dikakinya ana
"sayang kamu kenapa
"perut aku sakit kak", lalu anton memanggil perawat dan membawa ana ke ruangan dan langsung diperiksa dokter dan anton menunggu lalu dokter itu keluar
"aldo istriku kenapa dan gimana keadaaanya
"istri kamu keguguran anton
"apa keguguran
"keadaanya gimana sekarang
"keadaannya masih belum stabil dan harus segera diambil tindakan
"ini gara-gara aku ana keguguran, kenapa aku bodoh masih mau ketemu sama rosa", lalu anton memberitahu bu floren
__ADS_1
"hallo mah
"ada apa nak
"ana mah
"ana kenapa nak,
"ana keguguran mah
"apa keguguran, sekarang gimana keadaan ana
"ana masih belum stabil mah
"ya udah mamah sekarang kesana nak
"ya mah
Siangnya bu floren sudah ada dirumah sakit menunggu ana sadar dan anton menjelaskan bagaimana ana bisa keguguran, bu floren marah sama anton. sorenya ana sadar dan bufloren sudah ada disebelahnya
"nak,
"kamu sabar nak, kamu keguguran
"aku keguguran", kata ana sambil nangis
"sabar sayang ," kata bu floren sambil memeluk ana
"maafin aku mah, aku gak bisa menjaga kandungan ini
"kenapa kamu harus minta maaf nak,
"kamu harus sabar dan jangan menyalahkan diri kamu", lalu ada anton masuk ruangan dan melihat ana menangis lalu nyamperin ana sambil memegang tangannya
"sayang maafin aku
"lepasin kak", kata ana sambil melepaskan tangan anton lalu ana membelakangi anton sambil menangis dan bu floren keluar dari ruangan itu meninggalkan anton dan ana. malamnya anton menunggu ana dirumah sakit dan ana masih tidak mau bicara sama anton dan sudah 2hari ana dirumah sakit, paginya ana pulang dan bu floren sudah pulang kerumahnya . ana masih marah dan tidak mau bicara sama anton pas dimobil
__ADS_1
"aku mau pulang kerumah ibu
"apa kamu gak mau tinggal dirumah kita lagi, sayang kejadian kemaren itu salah paham
"aku gak mau bicarain itu lagi", lalu mereka sampai dirumah ibunya ana dan ada reni menjenguk ana
"ana maaf aku baru menjenguk kamu sekarang, sabar ya ana
"gak apa-apa ren", ucap ana sambil memeluk reni
"perut kamu udah keliatan ren
"ya an
"gimana pernikahan kamu sama rey
"kita baik-baik aja ana,
"malam ini kamu nginap yah disini
"ya udah aku nginap, tapi aku mau bilang dulu sama rey. tapi kan ada dokter anton
"dia gak akan tidur disini", ucap ana . malamnya anton pulang kerumah ibunya ana
dan masuk kekamar dan reni langsung keluar kamar lalu menelepon rey untuk menjemputnya
"sayang apa kamu sudah makan, aku lapar
"aku ngantuk mau istirahat
"apa kamu tega membiarkan suamimu kelaparan
"kenapa kak anton tega nyakitin aku, dan apa akan balikan lagi sama rosa
"sayang aku minta maaf, aku gak akan pernah balikan lagi sama rosa. kemarin dia kerumah sakit hanya untuk berobat
"terus kenapa kakak pelukan sama dia
__ADS_1
"dia yang meluk aku,