Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
episode 63


__ADS_3

lalu ada Salma yang baru pulang kuliah dan heran dengan keadaan dirumah


"ada apa Mah ", ucap Salma tapi Ana tidak menjawab hanya menangis


"ok Papah akan segera menikahkan kalian tapi Papah tidak akan membiayai kuliah dan hidup kamu lagi",


"tapi Pah ", ucap Salbi


Anton tidak mendengarkan Salbi dan langsung pergi kekamarnya lalu disusul oleh Ana,


"Sebenarnya ini ada apa Bi ", ucap Salma


"Rara hamil dan aku minta Papah untuk menikahkan aku dengan Rara",


"kamu serius , Kak Rara hamil".


"ya ",


"ya ampun Bi", ucap Salma


"aku tahu aku salah dan menghancurkan masa depan aku, tapi kenapa Papah sampai gak mau membiayai kuliah hidup aku lagi"


"Papah mungkin lagi marah banget sama kamu sampai ngomong seperti itu, mendingan sekarang kita fokus dulu sama pernikahan kamu setelah itu kita bicarakan lagi sama Papah dan Mamah ".


"aku kekamar dulu", ucap Salbi dan Salma juga masuk kekamarnya lalu merebahkan badannya dikasur. lalu handphone Salma bunyi dan ada panggilan dari Haris


"Sayang sudah pulang", ucap Haris


"udah Kak, ini juga baru sampai rumah".

__ADS_1


"ya udah kamu istirahat",


"Kak "


"ada apa sayang",


"Kak Rara Hamil anaknya Salbi, dan Papah marah besar ".


"Hah.. Rara pacarnya Salbi",


"iya ",


"Aku harap masalah ini cepat selesai dan mereka cepat menikah sayang",


"iya Kak",


"dah.. Kak", telepon pun ditutup dan Salma langsung tidur karena capek dengan perkuliahan hari ini.


Besoknya keluarga Anton datang kerumah Rara untuk membicarakan masalah ini, Rey sangat marah dengan Salbi karena telah merusak masa depan anaknya . Lalu Anton meminta maaf atas nama anaknya dan Rey menerima permintaa maaf Anton , mereka langsung membicarakan pernikahan dan akan segera dilaksanakan.


Seminggu kemudian pernikahan Salbi dan rara pun dilaksanakan dan hanya dihadiri oleh keluarga kedua belah pihak, Ana sedih dan bahagia karena sekarang kedua anaknya sudah menikah.


"Pah


"hmm...


"Salbi masih butuh kita orang tuanya, kenapa Papah gak mau membiayainya lagi".


"kenapa papah gak mau ngurusin dia lagi, karena dia itu sekarang sudah menjadi seorang suami dan harus mikir gimana menafkahi istrinya apalagi sebentar lagi dia punya anak".

__ADS_1


"Ok , kalau Papah gak mau ngurusin Salbi . biar Mamah yang ngurusin anak kita",


"apa Mamah akan ngebiayain Salbi sampai lulus kuliah dan cari kerja?, kapan akan mikirnya kalau gitu anak kita.


"ya nggak Pah",


"terus apa",


"Mamah akan memperkerjakan Salbi ditoko",


"terserah Mamah yang penting Salbi harus kerja".


Sekarang Rara sudah pindah kuliah ke kotanya karena Reni takut terjadi apa apa dengan Rara yang sedang hamil. Salbi sekarang tinggal dirumah Rara dan sesudah kuliah dia langsung bekerja ditoko Mamahnya,


Hari ini Haris waktunya pulang dan tidak lama Haris sampai dirumah Salma tapi Salma belum pulang dari kuliahnya dan tidak memberitahu Haris kalau belum pulang ke rumah,


"Mamah... apa Salma belum pulang",


"belum Nak Haris,


"aku kekamar dulu Mah",


"Silahkan Nak", lalu dikamar Haris menelepon Salma tapi tidak dijawab. Haris khawatir takut terjadi apa apa sama istrinya dan langsung pergi ketempat kuliahnya Salma pas dijalan handphone Haris berbunyi dan itu panggilan dari Salma


"Sayang kamu dimana"


"aku baru sampe rumah, Kak Haris lagi dimana".


"aku lagi dijalan tadinya mau jemput kamu ditempat kuliah",

__ADS_1


__ADS_2