Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
episode 46


__ADS_3

pagi pagi Anton sekeluarga sarapan, hari ini Ana sengaja tidak ketoko karena ada Anton pulang, Salma dan Salbi berangkat kesekolah


"Sal aku berangkat duluan soalnya mau ngejemput Rara"


"ya", lalu Salma diantar Papahnya sekolah dan mereka ngobrol pas dimobil


"Nak kenalin pacar kamu sama Papah"


"ya Pah nanti aku kenalin sama Papah"


"kamu jangan salah pilih loh, harus liat kelurganya gimana orangnya gimana"


"ya Pah, Rendi anaknya baik"


"orang tua dia pekerjaanya apa"


"orang tua Rendi seorang dokter "


"Bagus itu, berarti orangtuanya sepropesi sama Papah, tadinya Papah mau ngenalin anaknya temen Papah sama kamu". lalu sampai disekolah


"Pah aku sekolah dulu"


"ya nak, Oh iya Salbi kenapa gak bareng sama kamu"


"Salbi mau jemput dulu temennya Pah jadi dia duluan berangkat "


"ya udah", Salma lalu masuk gerbang sekolah dan disitu sudah ada Rendi. Ditoko Haris nanya dengan karyawan lain


"Jer kenapa yah anaknya Bu Ana gak pernah kesini lagi"


"saya gak tau, kamu tanya aja sama Bu Ana"


"saya gak berani"


"kamu suka sama anaknya Bu Ana"

__ADS_1


"ya nggak, cuman pengen tahu aja"


"bilang aja kalau kamu suka"


"apaan sih", lalu Haris melanjutkan pekerjaanya. sudah 2minggu lebih Salma tidak ketoko lalu Haris berinisiatip untuk menemui Salma disekolahnya, satu jam Haris menunggu lalu ada Salbi melihat Haris


"kak Haris, lagi jemput siapa disini"


"saya mau jemput adik temen saya, biasa cari nambah penghasilan"


"aku duluan kak"


"ya silahkan", lalu ada Salma dengan Rendi tapi Haris langsung ngumpet


"kak Haris"


"Hai"


"lagi nunggu siapa kak"


"aku duluan yah kak", Salma dan Rendi langsung pergi


"ternyata pacarnya Salma sekolah disini, sadar diri Haris", ucap haris dalam hati. Besoknya Anton sudah pergi lagi untuk melaksanakan pekerjaannya, kemarin malam Intan tidak pulang kerumah dan meninggalkan Boy dirumah kakek dan neneknya dan intan menyuruh Boy untuk tidak memberitahu papahnya. sore Anton sudah pulang


"Papah"


"nak apa mamah kamu belum pulang"


"belum Pah"


"ya udah Papah kekamar dulu"


"Pah nanti temenin Boy belajar yah"


"ya Nak", lalu anton pergi kekamar. Malamnya Intan baru pulang dan Anton menunggu diruang tamu

__ADS_1


"dari mana kamu"


"aku pulang kerja kak, biasanya juga pulang jam segini"


"mulai besok pulang lebih awal kasian Boy sendirian dirumah"


"ya gak bisa dong kak, lagian kan ada bibi yang nemenin Boy"


"saya tahu apa yang kamu lakukan diluar rumah"


"maksud kamu apa kak, ya aku kerja"


"saya sih gak masalah , tapi jangan lah sama suami orang"


"sampai kapan kamu tidak menganggapku kak, anak kita sudah besar juga kamu gak pernah menganggapku istri kamu, aku gak cukup sama harta kamu aku butuh kamu kak sebagai suami . aku juga seperti ini karena siapa.. karena kamu kak", lalu Intan pergi kekamar


"Intan saya belum selesai bicara". dikamar Boy mendengarkan percakapan orangtuanya dan langsung menelepon Salma


"hallo boy"


"kak", ucap Boy sambil nangis


"kamu kenapa"


"aku pengen tinggal sama kakak dan ibu Ana"


"apa kamu habis dimarahin mamah Intan"


"nggak kak"


"nanti kamu kalau papah kesini, kamu ikut sama papah dan nginap disini ya jangan nangis lagi"


"ya kak"


"sekarang kamu tidur, udah malam besokan harus sekolah"

__ADS_1


"dah kak"


__ADS_2