
Setiap hari Haris selalu menemani Salma kuliah , sudah sebulan Haris dirumah Salma dan membantu Salbi di toko kue.
Malamnya Haris ngobrol dengan Anton diruang keluarga
"Haris kapan kamu akan mulai jadi dokter di rumah sakit Ayah kamu". ucap Anton
"Ayah kemarin telepon katanya minggu depan sudah bisa masuk Pah",
"Kalau masih lama, di rumah sakit Papah juga lagi membutuhkan seorang dokter dan tadinya Papah pengen kamu masuk ".
"Iya Pah, Nanti aku coba tawarin ke temen siapa tahu masih ada yang belum kerja dirumah sakit". lalu Haris masuk ke kamar
"Kak , Papah bicara apa?
"Papah tanya kapan aku akan mulai jadi dokter Sayang".
"Kirain ada apa".
"Sayang gak apa-apa kan kalau aku jarang pulang".
"Gak apa-apa Kak",
"Aku pengennya kita tinggal bareng disana"
"Aku kan belum selesai kuliahnya , Sabar ya Kak nanti kalau sudah selesai kuliahnya aku kan akan tinggal disana "
"Apa masih lama".
"Mungkin 3 bulan lagi "
Lalu Haris dan Salma tidur, paginya Salma mengajak Haris jalan jalan pagi ke taman deket rumah
"Kak...
__ADS_1
"Apa sayang"
"Aku pengen makan bubur ayam, kita cari ke sana siapa tahu ada yang jualan "
"Ya udah kita kesana", lalu mereka pergi dan ketemu di pinggir jalan. Salma langsung pesen dan makan buburnya tapi pas baru makan dua suap Salma langsung berhenti makan
"Kenapa Sayang"
"Aku sudah kenyang Kak"
"Kamu kan baru sedikit makannya"
"Kak Haris aja yang habisin yah", Haris lalu makan buburnya Salma dan mereka langsung pulang ke rumah,
"Salma Haris sini sarapan "
"Kita udah sarapan bubur Mah tadi di deket taman", ucap Haris
"Aku pengen sarapan lagi deh Kak"
"Kak tumben lama mandinya"
"Biasanya juga seperti ini sayang, emang ada apa". lalu Salma memeluk Haris yang hanya menggunakan handuk saja
"Aku pengen meluk suamiku".
"Ada apa Sayang, Aku mau pake baju dulu"
"Sebentar, wangi sekali Kak Haris sikat gigi gak"
"Sikat gigi, apa nafas aku bau"
"Kak Haris bohong yah"
__ADS_1
"Beneran Sayang". lalu Salma mengecup bibirnya Haris lama dan Haris kaget dengan perlakuan istrinya
"Iya ternyata udah sikat gigi", ucap Salma sambil menunduk
"Bilang aja kalau pengen cium", lalu Haris balas mencium Salma sangat dalam dan membawa Salma ke atas tempat tidur
"Kak bukannya mau pakai baju", ucap Salma melepaskan ciumannya
"Suruh siapa mulai duluan, kamu kan belum mandi gimana kalau aku yang mandiin"
"Apaan sih Kak, aku bukan anak kecil". ucap Salma dan bangun dari tempat tidur
"Sayang mau kemana kita kan baru mulai"
"aku mau mandi Kak", Salma lalu pergi ke kamar mandi dan Haris langsung pakai baju.
1 minggu lagi Haris akan mulai jadi dokter di rumah sakit Ayahnya, Salma sekarang semakin manja dan tidak mau di tinggal oleh Haris
"Kak apa gak bisa pulang setiap hari kayak Papah"
"Gak bisa Sayang, Papah kan direktur jadi bisa pulang awal"
"Tapi aku gak mau jauh dari Kak Haris"
"Kita kan masih bisa teleponan dan video call, lagi pula 1 minggu sekali aku akan pulang"
"Kak..", ucap Salma sambil memeluk suaminya
"Hmm...", ucap Haris yang sibuk dengan ponselnya
"Simpen dulu ponselnya, aku lagi ngomong"
"Sebentar Sayang, Ayah barusan chat ". lalu Salma membelakangi Haris sambil cemberut dan Haris langsung memeluk Salma dari belakang
__ADS_1
"lepasin"
"Sayang jangan marah"