Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
inikah


__ADS_3

"gak ada apa-apa". lalu mereka sampai rumah dan langsung istirahat malamnya ana kerja dan dianterin sama anton


"kamu tidak capek


"gak kak, kan tadi udah istirahat


"pulangnya nanti aku jemput


"ya kak", lalu ana turun pas dirumah sakit dia berpapasan sam rey tapi rey pura-pura tidak melihat ana dan dia selalu menyuruh ana dan membuat ana kesel , rey bersikap seperti itu karena dia belum terima ana sudah menikah, dirumah sakit sudah banyak yang tau kalau ana dan rey pernah pacaran.


paginya ana dijemput sama anton dan anton sudah menyiapkan makanan pas dimobil ana ketiduran dan sampai dirumah anton menggendong ana ke kamar dan anton langsung berangkat ke rumah sakit. siangnya ana bangun dan kaget sudah ada dikamar sambil perutnya bunyi karena lapar pas keruang makan sudah banyak makanan di meja, "apa kak anton yang menyiapkan ini ". ucap ana lalu ana nelepon anton untuk mengucapkan terima kasih, sorenya anton pulang dan disitu ada rosa


"ada apa kamu kesini


"aku ingin kita balikan lagi


"maaf , aku gak bisa. aku juga tau selama kita punya hubungan kamu itu selingkuh


"aku minta maaf , aku akan nunggu sampai kamu cerai dan kita menikah


"kita gak bisa balikan lagi, mendingan sekarang kamu pulang aku juga udah relain kamu sama selingkuhan kamu", lalu rosa pulang dan ana mendengarkan percakapan mereka dibalik pintu kamarnya. lalu anton mencari ana kekamarnya dan ana pura-pura keluar dari kamar mandi


"kak anton udah pulang


"kenapa kamu biarin rosa masuk ke rumah ini


"aku gak bisa ngusir rosa , dia kan mau ketemu sama kak anton


"kalau ada dia kesini jangan disuruh masuk


"ya kak", lalu mereka keluar kamar dan ana menyiapkan makan pas ana lagi masak ada anton masuk kedapur dan memeluk ana dari belakang


"kak anton


"apa kamu kerja malam lagi


"ya , kak lepasin aku gak bisa masak kalau begini


"aku gak bisa tidur kalau gak ada kamu


"kak anton kenapa tiba-tiba aneh gini,


"aku juga gak tau kenapa


"kak anton aneh".kata ana sambil deg-degan lalu ada telepon dari bu floren


"hallo mah


"nak kamu lagi dimana

__ADS_1


"aku lagi dirumah, kenapa mah


"kapan kamu ngasih cucu ke mamah


"ya ampun mamah nelepon hanya untuk nanyain kapan istriku hamil


"uhuk...uhuk", ana tersedak mendengar ucapan anton


"ada istrimu disitu


"ya kita lagi makan mah


"bilangin sama ana jangan ditunda lagi , mamah udah pengen gendong cucu


"ya , mah udah dulu nanti anton telepon lagi". telepon ditutup


"kak, apa kita gak jujur aja sama mamah tentang pernikahan ini . kasian mamah ngarepin seorang cucu


"kalau kita kasih tau nanti mamah sakit lagi, gimana kalau kita bikinin mamah cucu


"hah, tapi kan diperjnjian itu gak ada kita sampai bikin cucu buat mamah


"oh ya yah aku lupa". obrolan pun selesai malamnya ana masuk kerja dan dianter jemput sama anton sampai hari libur ana kerja dan seperti biasa kalau libur ana selalu nginap dirumah ibunya dan anton ikut menginap juga , pas mereka mau tidur anton membuka baju


"kak kenapa buka baju


"gerah ,nanti kita pasang AC dikamar ini


"apa kamu mau liat terus aku gak pakai baju kalau mau tidur


"ya nggak ", lalu ana membelakangi anton dan anton langsung memeluk ana dari belakang


"kak ", kata ana sambil membalikan badan dan melihat anton


"kenapa kamu membelakangi suami kamu", lalu anton membelai wajah ana dan ana degdegan lalu anton mencium ana perlahan dan mulai dalam ana pasrah dengan ciuman itu, disela ciuman itu tangan anton mau membuka kancing baju ana


"kak anton mau ngapain ", kata ana dalam hati lalu ada telepon dan anton melepaskan ciuman itu dan menjawab telepon itu sambil keluar kamar


"hampir aja, tapi kan gak ada dalam perjanjian aku sampai melakukan itu sama kak anton".ucap ana lalu ada anton masuk kamar lagi dan ana pura-pura tidur karena kalau tidak nanti anton melanjutkan ciuman yang tadi


paginya mereka bangun, ana langsung bikin sarapan dan anton mandi lalu mereka sarapan


"kak


"hmm..


"kenapa akhir-akhir ini kakak suka cium aku


"apa aku gak boleh cium istriku sendiri

__ADS_1


"tapi kan kita hanya nikah


"mulai sekarang aku ingin kita nikah beneran seperti gimana suami istri lainnya


"hah",kata ana diam "memang aku ingin menjadi istri seutuhnya untuk kak anton,tapi kenapa secepat ini".ucap ana dalam hati


"kamu gak mau kita jadi suami istri beneran


"aku memang ingin menikah sekali dalam hidup, aku pikir tidak akan secepat ini


"mulai sekarang kita mulai hubungan ini dan soal perjanjian itu biar aku yang urus


"ya kak


"siang ini kamu libur kan, kita jalan-jalan ayo siap-siap


"mau kemana kak


"kemana aja terserah kamu


"kita ke taman rekreasi kak", siangnya lalu mereka berangkat dan sampai ditaman rekreasi ana sangat antusias karena belom pernah kesini tapi anton tidak begitu tertarik karena emang takut untuk menaiki wahana yang ada disitu. sudah sore tapi ana masih asik mencoba wahana lainnya


"kita pulang


"nanti kak, belum semua aku coba


"aku udah gak kuat, dan nanti malam aku harus kerja


"ya kita pulang", lalu mereka sampai dirumah dan anton langsung istirahat. malamnya anton berangkat kerja sampai pagi dan paginya ana juga berangkat kerja dan mereka tidak bertemu dulu, pulang kerja ana dijemput sama anton pas didepan rumahsakit anton liat ana ngobrol sama rey lalu ana liat anton dan langsung nyamperin


"kak


"masuk, siapa dia


"dia dokter disini kak", lalu mereka sampai rumah ana dan anton lalu masuk kamar lalu anton meluk ana


"ada apa kak


"aku hanya ingin peluk saja, apa kamu gak ada rencana berhenti kerja


"berhenti, aku rencananya nanti kalau aku hamil


"kenapa gak sekarang aja berhentinya , jadi kalau aku pulang kamu ada selalu ada dirumah


"kalau sekarang aku belum kepikiran berhenti kak", dan anton masih memeluk ana lalu mencium ana


"kamu pasti lapar kita pesen makan


"gak usah kak, biar aku aja masak

__ADS_1


"kamu pasti capek , kita pesen makan aja


"sambil nunggu makanan datang aku mandi dulu kak", lalu ana mandi dan mereka makan ,malamnya anton kerja dan ana sendiri dirumah


__ADS_2