
"aku harap kak anton kedepannya berubah ya ren,
"ya ana,
"perut kamu udah besar, aku pengen cepet-cepet hamil kalau liat kamu
"mudah-mudahan kamu cepet nyusul an
lalu ana ditelepon sama anton, "kamu dimana sayang, aku kan udah bilang jangan kemana-mana", kata anton dengan nada tinggi
"aku lagi dirumah reni kak
"aku dirumah, kamu pulang sekarang
"ya aku pulang", lalu ana pulang dan tidak lama sampai dirumah
"kak tumben udah pulang
"aku gak enak badan
"kak anton sakit", kata ana sambil pegang tangannya
"gak tau", lalu anton meluk ana
"kak anton udah makan
"belum,
"ya udah aku masak dulu, kak anton istirahat
"nanti dulu sayang, aku masih pengen peluk kamu
"kak
"hmm
"kenapa aku belum hamil lagi yah,
"sabar sayang nanti kalau udah waktunya kamu pasti hamil,
"kak istirahat dikamar yah
"kamu temenin yah
__ADS_1
"ya aku temenin", anton lalu istirahat ditemenin ana
Malamnya mereka makan dan anton minum obat. paginya anton masih sakit dan ana khawatir
"kak kita kedokter yah
"panggil aja dokternya kesini sayang, aku gak kuat jalan
"ya udah aku telepon dulu", lalu dokternya datang dan anton diperiksa
"kak anton kenapa dokter
"anton hanya kecapean saja, aku kasih resep nanti beli obatnya diapotek
"ya , makasih dok
"sama -sama, cepet sembuh kamu", kata dokter dan anton sudah kenal lama
"makasih dok", ucap anton. dokter itu lalu pergi dan anton istirahat, ana belum jualan lagi dari hari kejadian pertengkaran mereka. ana menemani anton istirahat lalu ada telepon dari nisa dan ana menjawabnya
"hallo mas
"saya istrinya kak anton ,
"maaf mba, saya kira mas anton
"gak ada apa-apa mba, saya mau minta maaf mba karena saya kalian jadi bertengkar.
"saya maafin, dan hububgan kami sekarang baik-baik saja"
"makasih mba", lalu telepon pun ditutup. besoknya anton sudah mendingan dan ana menyiapkan bubur untuk anton
"kak makan dulu , lalu minum obat
"ya sayang
"kak kemarin nisa telepon dan aku jawab
"ada apa dia nelepon
"gak ada apa-apa dia hnya minta maaf
"oh
__ADS_1
"kak anton gak marah kan, aku jawab teleponnya
"ya gak apa-apa sayang, kamu gak makan
"aku tadi makan roti , jadi kenyang sekarang. aku cuci piring dulu kak anton habisin makannya
"ya istriku", malamnya mereka tidur dan besoknya anton berangkat kerja seperti biasa
"kak anton jangan capek-capek dirumah sakit, nanti aku bawa makan siang kesana
"ya sayang". lalu anton berangkat kerja dan siangnya ana pergi kerumah sakit untuk memberikan makan siang buat anton, lalu ana pergi keruangannya tapi anton tidak ada disana
"kak anton kemana, aku telepon aja ", lalu ana nelepon anton
"kak , aku udah diruangan kak anton
"aku lagi diruangan pasien, kamu tunggu disana bental lagi aku kesana
"ya kak", tidak lama lalu anton datang keruangannya
"sayang ,
"apa kak anton masih pusing
"udah nggak sayang, aku baik-baik aja sekarang tapi
"tapi apa kak
"aku ingin memeluk istriku", lalu anton memeluk ana dan ada dokter masuk keruangannya , ana melepaskan pelukan anton
"hai ana
"hai dokter, kak makan dulu. dokter kita makan sama-sama
"kebetulan saya lapar", lalu mereka makan bersama dan ana melihat dokter itu sangat mirip dengan dokter yang ada dirumah sakitnya dulu tempat ana bekerja
"sayang kenapa kamu ngeliatin dion seperti itu
"istri kamu takjub dengan kegantungan ku
"nggak kak, dokter dion itu mirip sama dokter surya
"dia itu anaknya dokter surya sayang jadi pasti mirip
__ADS_1
"beneran kak , dokter surya itu baik banget sama aku kak
"saya juga baik loh ana