Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
-


__ADS_3

"aku juga bingung harus gimana, sebenarnya aku gk mau nikahin intan.


"kak anton harus nikahin dia, kamu itu punya anak perempuan kak dan aku gak mau apa yang kamu lakuin itu nanti terjadi pada anak kita. kak anton harus pikirin itu dan mendingan kak anton sekarang keluar aku gak mau lihat kamu". lalu anton keluar kamar dan anak anak masuk kekamarnya ana


"mamah kenapa nangis


"mamah gak apa apa sayang, mamah cuma kangen sama nenek kalian". lalu sikembar memeluk ana dan tangis ana tambah kenceng


"mamah udah jangan nangis", ucap salma. malamnya anak anak tidur sama ana


Paginya ana tidak keluar kamar dan anak anak dianter pergi sekolah sama mba nur, anton berangkat kerumah sakit . lalu bu floren masuk kekemarnya ana


"nak


"mah,


"maafin mamah atas kelakuan anton


"kenapa mamah minta maaf, aku yang harusnya minta maaf karena gak bisa jagain kak anton


"mamah harap dengan apa yang terjadi sekarang. keluarga kita harus tetap seperti ini jangan ada yang berubah mamah sayang sama kamu dan anak anak


"aku juga gak tahu mah, aku kecewa sama kak anton


"sekarang kamu makan, dari kemarin mamah lihat kamu gak keluar kamar

__ADS_1


"ya mah nanti aku makan",


Dirumah sakit intan sudah masuk kerja dan anton ngobrol sama intan


"dok , aku minta maaf karena bapak kemaren ke rumah dokter


"bapak kamu berhak marah, aku masih bingung apa yang harus aku lakukan sekarang


"aku tahu anda pasti bingung karena anda sudah punya keluarga, aku gk apa apa kalau jadi istri kedua anda


"aku harus ngerjain ini , kamu keluar sekarang". lalu intan keluar, ana masih tidak keluar kamar dan anak anak main sama mba nur sorenya anton pulang dan melihat anak anak sedang bermain dengan omahnya


"papah udah pulang


"ya nak, mamah kamu mana


"sayang", tapi ana tidak menjawab lalu anton memeluk ana dari belakang


"lepasin kak, aku gak mau disentuh sama kamu


"sampai kapan kamu akan seperti ini


"apa kak anton sudah putuskan


"aku akan menikahi intan", lalu air mata ana menetes dan ana langsung duduk di kasur

__ADS_1


"apa aku akan sanggup melihat suamiku menikah dengan wanita lain


"maafin aku sayang, aku memang jahat sama kamu.


"kamu memang jahat kak, sebelum kalian menikah ceraikan dulu aku


"sayang aku gak mau berpisah sama kamu dan aku juga gak akan menceraikan kamu


"aku gak mau berbagi suami dengan wanita lain kak, jadi aku harap kamu ceraikan aku


"aku gak akan ceraikan kamu". lalu anton keluar kamar dan ana masih menangis, anton langsung ngobrol dengan mamahnya


"mah ana minta cerai dari aku


"terus kamu mau menceraikan ana


"nggak mah, aku gak mau berpisah sama ana dan anak anak. aku akan nikahin intan mah


"mamah tau perasaan ana sekarang gimana, dan mamah juga gak mau kalian cerai dan kamu harus tetap mempertahankan rumah tangga sama ana biarpun kamu menikah lagi


"ya mah aku juga ingin seperti itu, tapi ana tetep mau berpisah


"kapan kamu akan menikah,


"secepatnya mah, nanti aku akan kerumah orang tuanya intan

__ADS_1


"lebih cepat lebih baik anton, mamah masuk kamar dulu". besoknya anton pergi kerumah orangtuanya intan dan ana masih diam dikamar dan dengan pendiriannya untuk bercerai dari anton


__ADS_2