Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
episode 59


__ADS_3

Lalu Salma nyamperin Boy dikamarnya karena penasaran kenapa bisa berantem dengan Temennya disekolah


"Boy lagi apa"


"aku lagi belajar Kak"


"Kakak denger tadi disekolah kamu berantem sama temen kamu, kalau boleh tahu kenapa kamu sampai berantem Boy?"


"dia mengejek aku Kak"


"mengejek gimana"


"dia bilang aku anak haram dan tidak diinginkan sama Mamah Intan"


"berani sekali dia ngomong seperti itu, kamu itu bukan anak haram dan Mamah Intan itu sayang sama kamu. Mungkin sekarang Mamah intan lagi sibuk dan belum bisa temuin kamu"


"tapi Mamah Intan emang gak sayang kan sama aku"


"Mamah Intan sayang sama kamu, kakak kan udah bilang mungkin lagi sibuk jadi belum temuin kamu. mulai sekarang kalau teman teman kamu ngomong seperti itu lagi bilang sama Kakak nanti biar Kakak kasih pelajaran mereka "


"iya Kak"


"ya udah sekarang kamu terusin lagi belajarnya", lalu Salma keluar dari kamarnya Boy dan langsung nyamperin Papah Mamahnya yang lagi diruang Tv dan menceritakan kenapa Boy berantem sama temennya, setelah mendengar dari Salma lalu Anton menelepon Intan untuk ngobrol tentang Boy dan menyuruhnya untuk memperhatikan Boy.

__ADS_1


Besoknya Jerry menemui Anton dirumah sakit untuk mengobrolkan tentang rencana selanjutnya perjodohan anak mereka, dan jerry ingin mereka segera menikah karena usia Haris yang sudah cukup menikah dan Anton menyetujui keinginan Jerry , sesudah ngobrol mereka langsung makan Siang diluar rumah sakit.


Malamnya Anton menceritakan pada Ana tentang rencananya dengan jerry tapi Ana belum menyetujuinya karena Ana masih kuliah dan rencana pernikahan ini takut mengganggu kuliahnya Salma, tapi Anton tidak menerima penolakan itu dan tetap akan secepatnya melaksanakan pernikahan Salma


"ya udah terserah Papah , tapi Papah harus ngobrol dulu rencana pernikahan ini sama Salma",lalu Ana pergi kekamar dan meninggalkan Anton diruang Tv. Besoknya Anton ngobrol dengan Salma saat sarapan pagi


"Salma Papah mau ngomong sama kamu"


"ada apa Pah"


"Papah sudah ngobrol sama om jerry dan rencananya kita akan ingin kalian segera menikah",


"uhuk...uhuk..," Salma langsung batuk mendengar ucapan Papahnya."kenapa secepat ini Pah, Salma juga kan masih fokus kuliah"


"usia kamu sudah cukup untuk menikah, dan Mamah kamu juga waktu menikah sama Papah dibawah usia kamu sekarang".


"kamu jangan menolak, pokoknya Papah ingin kalian segera menikah".


"Pah, aku ingin fokus kuliah dulu. aku sudah terima dijodohkan tapi untuk segera menikah aku masih ingin kuliah"


"setelah menikah juga kamu masih bisa kuliah kan",


"aku berangkat kuliah dulu, Bi anterin aku kuliah", lalu Salma pergi

__ADS_1


"Pah... Mah.., aku nganterin dulu Salma",


"Salma.. Papah belum selesai ",tapi Salma tidak mendengarkan dan langsung keluar rumah


"udah Pah..",ucap Ana


"kamu juga sering manjain anak anak, jadi seperti itu mereka",


"kok Papah jadi nyalahin Mamah", lalu Ana juga ninggalin Anton


"Mah.. aku belum selesai bicara," ucap Anton sambil teriak dan disitu sekarang cuma ada Anton dan Boy, lalu Boy diam dan menunduk karena takut kena marah Papahnya.


Jam menunjukan pukul 08.00 dan Anton berangkat ke Rumah Sakit dan Anak Anak sudah berangkat semua tapi Ana masih dirumah karena merasakan badannya sedang tidak baik.


Ditempat kuliah saat belajar Salma tidak fokus dan Dosen melihatnya lalu menyuruh Salma untuk pergi ke ruang UKS, disana Salma lalu menelepon Haris


"ada apa Sal ",


"Kak tadi pagi Papah bilang dan Papah sama Om Haris ingin kita segera menikah",


"tapi Ayah belum bilang sama Aku",


"gimana Kak, aku ingin fokus kuliah dulu meskipun aku gak suka jurusannya".

__ADS_1


"nanti aku bilang sama Ayah, untuk jangan segera menikahkan kita. Sal udah dulu yah nanti aku telepon lagi",


"iya Kak", lalu Haris menutup teleponnya dan Salma pergi dan ikut lagi mata kuliahnya.


__ADS_2