Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
episode 62


__ADS_3

Sudah selesai cuti, besoknya Haris akan memulai aktivitas lagi seperti biasa. Malamnya Haris ngobrol dengan Salma ditempat tidur


"sayang", ucap Haris memanggil Salma yang sedang memainkan handphone


"iya Kak ", kata Salma tapi belum menengok ke Haris


"aku mau ngomong ,main handphone udah dulu yah",


"ada apa Kak", sambil menghadap Haris


"Besok aku berangkat lagi keluar kota , pulangnya paling satu minggu sekali gak apa apa kan ".


"gak apa-apa Kak",


"apa aku boleh peluk kamu",


"hah...emm.. boleh Kak",lalu Haris memeluk Salma


"makasih sayang",


"iya Kak", lalu mereka mengakhiri obrolan dan langsung tidur. Pagi pagi Haris sudah siap untuk berangkat lagi lalu semua sarapan dan Haris berangkat dengan Anton karena mereka mau pergi ke kota yang sama.


Hari ini Salbi bolos kuliah dan pergi keluar kota untuk nyamperin Rara karena sakit, siangnya Salbi udah sampai dikosannya Rara pas masuk disitu Rara sedang menangis


"Rara kamu kenapa",


"gimana ini Bi ", ucap rara sambil menangis dan memegang tangannya Salbi


"ada apa Ra ", lalu Rara memberikan sesuatu ke Salbi


"ini apa Ra", ucap Salbi terus melihat sesuatu yang dikasih Rara


"aku hamil Bi",


"apa,kamu hamil ?..


"tapi kita kan melakukannya hanya sekali ",

__ADS_1


"kamu pikir dengan kita melakukannya sekali terus aku gak akan hamil gitu",


"Maaf Ra ",


"gimana ini, ayah sama ibu pasti akan marah kalau tahu aku hamil",


"kamu tenang Ra, aku akan tanggung jawab dan akan nikahin kamu",


"kamu gak akan bohongkan Bi",


"beneran Ra, kita harus ngomong sama orang tua kamu dan aku juga akan ngomong sama orang tua ku ,maafin aku Ra karena kecerobohan aku kita jadi seperti ini.


"Hari ini aku ikut pulang sama kamu dan kita harus langsung ngomong sama ayah ibu",


"iya , Ra".


Sorenya mereka sudah sampai dirumah Rara dan langsung bicara sama Reni dan Rey tidak ada dirumah karena belum pulang.


"Tante Reni sebelumnya aku minta maaf",


"ada apa Salbi",


"apa ibu gak salah denger", ucap Reni yang kaget mendengar ucapan anaknya


"saya minta maaf tante, saya akan tanggung jawab dan saya akan menikahi Rara.


"ibu kecewa sama kalian ", kata Reni sambil menangis


"Maafin Rara, Bu".


"kenapa kalian sampai sejauh ini".


"saya minta maaf tante",


"mendingan sekarang kamu pulang, kepala tante serasa mau pecah". lalu Salbi pulang kerumahnya dan langsung bicara dengan Ana dan Anton yang baru pulang kerja,


"Mah.. Pah... Salbi mau bicara ".

__ADS_1


"ada apa Nak, Mamah sama Papah baru pulang apa gak bisa nanti". ucap Ana


"aku ingin bicara sekarang "


"ada apa", ucap Anton


"aku ingin menikahi Rara" . ucap Salbi


"Nak , kamu kan masih kuliah ".


"apa kamu ingin menikah karena Salma sudah menikah" , kata Anton


"Rara.... hamil"


"apa... Rara hamil", ucap Ana kaget


"iya Mah dan aku ingin segera menikahi dia".


"plak.....", suara tamparan Anton kepada Salbi


"dasar anak tidak berguna", ucap Anton


"maafin Salbi Pah...Mah.."


"kamu itu masih kuliah dan kenapa sampai melakukan sejauh ini, Papah kan udah bilang jangan pacaran dulu kamu itu laki laki harusnya fokus dulu sama kuliah dan pekerjaan nantinya, sekarang kamu mau menikahi Rara mau dikasih makan apa anak orang sementara kamu masih kuliah dan belum kerja"


"maafin Salbi Pah",


"apa kamu pikir karena Papah seorang direktur dan kamu akan menafkahi istri kamu dengan meminta uang sama Papah".


"nggak Pah, aku gak berpikiran seperti itu".


"Papah sudah berharap banyak sama kamu untuk kuliah yang bener dan akan menjadi penerus, tapi sekarang kamu malah bikin kecewa Papah".


"udah Pah", ucap Ana


"kamu juga terlalu manjain Anak Anak ",

__ADS_1


"maafin Salbi Pah yang udah ngecewain Papah",


__ADS_2