Nikah Terpaksa

Nikah Terpaksa
episide 47


__ADS_3

Pagi pagi Haris sudah ada didepan gerbang rumah Salma dan memberanikan diri unruk ketemu, lalu Salma keluar rumah untuk berangkat sekolah dan menunggu dijemput Rendi


"kak Haris"


"Hai Salma"


"apa mau ketemu Mamah kak"


"saya mau ketemu kamu"


"ketemu aku, ada apa emang kak"


"saya mau minta no handphone kamu apa boleh"


"kakak kesini hanya untuk minta no handphone aku, kenapa gak minta sama Mamah"


"saya gak berani"


"ya udah mana handphone kakak", lalu Haris memberikan handphone nya.


"makasih, apa kamu mau berangkat sekolah"


"ya, aku lagi nunggu kak Rendi jemput"


"aku duluan"


"ya hati hati kak", lalu ada Rendi datang dan melihat Salma ngobrol dengan Haris


"beb, siapa dia"


"karyawan mamah ditoko kak, yuk berangkat". tidak lama mereka sudah sampai disekolah, Salbi masih menunggu didepan rumah Rara


"maaf bi aku kesiangan"


"ya gak apa apa"

__ADS_1


"kok mukanya bete gitu, kamu marah karena nunggu lama"


"aku gak marah Ra, lihat nih aku senyum"


"nah gitu senyum, ya udah cepetan nanti kesiangan"


"ya", lalu merek sampai disekolah. malam Haris pulang kerja dan ditelepon sama ayahnya


"ada apa Ayah"


"sampai kapan kamu akan seperti ini, kuliah dan hidup sendiri. kamu itu masih punya Ayah Ris"


"maaf Ayah tapi aku bahagia hidup sendiri dan mencari uang sendiri, jadi Ayah gak usah khawatir "


"kamu itu anak satu satunya Ayah , pulanglah Nak", lalu Haris menutup teleponnya.


Ayahnya Haris adalah seorang kepala dokter disalah satu RUMAH SAKIT dikotanya, ibunya Haris sudah meninggal dalam kecelakaan waktu Haris Sekolah Menengah Atas. Haris sangat benci dengan Ayahnya karena berselingkuh dan sudah menyebabkan ibunya meninggal , semenjak ibunya meninggal Haris keluar dari rumahnya dan hidup sendiri dan ayahnya sudah menikah dengan selingkuhannya.


Pagi pagi Ana dan anak anak melakukan rutinitas seperti biasanya , Bu Floren masih tinggal dirumah Ana


"Omah kita berangkat sekolah dulu"


"Rara gimana hasilnya" ucap Salbi antusias


"aku lulus Bi"


"selamat yah "


"makasih , hadiahnya mana"


"kamu mau apa, aku beliin"


"apa yah, kita makan aja aku laper"


"ya udah yuk", lalu mereka pergi dan Salma masih nunggu rendi didepan sekolah

__ADS_1


"kak gimana"


"aku lulus beb"


"selamat kak"


"beb karena hari ini aku lagi seneng dan kamu juga belum makan, aku akan masak buat kamu"


"boleh kak"


"tapi dikosan aku yah"


"ya kak", mereka langsung pergi dan tidak lama sampai dikosan Rendi.


"beb kamu tunggu yah aku mau kedapur dulu"


"aku bantuin kak"


"gak usah beb, pokoknya kamu tunggu disini"


"ya kak", Salma nonton tv sambil nunggu Rendi masak


"beb sini kita makan"


"harumnya enak banget kak", lalu Salma mencoba masakannya


"gimana beb enak gak"


"enak kak"


"ayo makan ", lalu mereka makan dan selesainya mereka nonton tv sambil ngobrol


"kak rencana kuliah mau ngambil jurusan apa"


"aku sih pengen ngambil jurusan hukum ", lalu Rendi pegang tangan Salma dan akan menciumnya tapi Salma langsung menghindar

__ADS_1


"kenapa beb, aku ini pacar kamu "


"maaf kak, tapi aku gak mau ngelakuin itu"


__ADS_2