
Ruang harta.
"Aku tidak tau batu apa itu...apakah kamu tau itu Cindaku...!!"
[ Hmm...Aku tidak bisa merasakan apa yang ada di luar, tapi aku bisa melihat struktur batu, itu seperti batu mana kristal ilahi ]
Ray," apa itu..."
[ Sebuah batu yang di cari cari oleh ranket tinkat tinggi, aku tidak tau apa kegunaanya bagi manusia, tapi yang jelas batu itu berharga]
Ray mengangguk mengerti, jika batu itu memang berguna, berarti Ray tidak boleh mengambilnya secara gegabah.
Ray berdiri di pintu keluar dan meraba raba pintu itu. Di lihat dari matanya, Ray mengikuti arah Rune yang ada di pintu.
"Pasti ada tombol pemicu untuk membuka" Gumam Ray.
Secara tidak sengaja tangan Ray menyentuh pemicu untuk membuka pintu, pertama pemicu itu menyengat tangan Ray sebelum pintu terbuka.
"Jadi hanya keturunan Jeger yg bisa membuka pintu" Gumam Ray sambil menggosok tanganya.
Saat dia melangkah keluar, ruangan penyimpanan harta tiba tiba bergetar. Sebuah portal muncul dan mengeluarkan Leluhur keluarga Jeger.
"Berani sekali menyerang keluarga kamii..." Teriak leluhur.
Dia melangkah keluar dengan aura berat dan mematikan.
Ray yang menyadari itu tanpa pikir panjang berlari sekuat tenaga keluar dari sana. Saat dia melewati patung patung dengan panik, sang leluhur sudah menyadarinya.
Ray datang di depan pintu keluar, namun saat dia akan membuka, itu di halangi oleh seorang yang muncul tiba tiba.
"Pewaris garis darah..."
"Sepertinya keluarga kita akan berakhir, sebagai generasi berpotensi dari kami, kamu harus pergi dengan semua pengetahuan kami" Kata sang leluhur pada Ray.
Ray tertegun di tempat, dia akan membuka mulut tapi sesuatu terjadi secara tiba tiba.
"Boommm"
Istana itu bergetar, dan ledakan demi ledakan terjadi.
"Boommm"
"Mereka sudah datang..."
Sang leluhur merangkul Ray, Tiba tiba Ray muncul didekat batu Kristal mana.
"Bawa itu dan pergilah dengan semua harta yang telah kamu ambil, semua harta itu bahkan tidak mencapai 1℅ dari harga batu ini."
Sang leluhur melambaikan tanganya dan sebuah portal muncul di depan Ray.
"Ingat, jika jamu sudah menjadi kuat, jangan lupa gemparkan dunia dengan nama Jeger kita...Selamat tinggal generasi penerus"
Ray di dorong masuk dengan batu kristal sebesar kepalan tangan itu oleh leluhur. Dia tidak bisa menolak dan hanya menghilang dalam portal.
"Boomm..." Raung harta meledak.
"Ahahaha...Apakah ini leluhur keluarga jeger.??"
__ADS_1
Teriak seseorang di atas langit istana, banyak lobang lobang kehampaan di langit sekitarnya.
Istana itu tiba tiba hancur dan leluhur Jeger keluar dari sana dengan badan penuh tato emas.
"Jika saja para keluarga aku tidak mati, kamu pasti tidak berani datang kesini."
Pria di atas langit yang berpakain jubah Khusus Suci Dalam Debu, juga wajahnya di tutupi topeng besi berwajah manusia hidung panjang.
Dia melambai di udara dan portal di langit itu bergejolak dan mengeluarkan makhluk yang mengerikan. Se-ekor makhluk yang lebih besar juga keluar dengan aura kematin.
"Necromencer...iblis" Gumam leluhur.
...
Di hutan tempat pertarungan Raja dan Rontok of Demond. Hutan yang luas di sekitar mereka telah lama bersih dan rata, tidak ada pohon yang berdiri utuh di sana.
Raja terbaring dengan badan Yang tidak utuh, Banyak bekas gigitan dan sobekan di badanya.
"Kamu pikir seorang Rontok of demon yang abadi bisa mati hanya dengan memotong kepalanya...!!" Rontok dengan badan yang utuh berjonkok di samping Raja.
"Ahh...jangan sentuh anak anakku" Gumam Raja yang hanya bisa terengah engah.
"Owh...itu sangat merepotkan mengurus anak anak, kami hanya di suruh memburumu. bonus adallah mengambil Chindaku."
Raja meneteskan air mata dan memandang langit penuh dengan harapan.
"Maafkan pria bodoh ini Zen,Sans...Ray, Jika saja kalian bisa belajar dengan baik di kekaisaran, pasti suatu saat kalian menjadi orang yang hebat..." Gumam raja dalam hati.
"Hmm... katakan, di mana anakmu yang menjadi wadah Chindaku" Rontok memegang leher Raja saat berbicara.
Balas Raja.
"Kemana...!!!"
"Aku tidak tau..."
.......
"Bamm..."
Kepala Raja pecah dipukul oleh Rontok, kemudian dia melahap tubuh raja tanpa kepala secara langsung.
"Hayy...di mana anak anaknya" Teriak rontok kepada seorang yang berbaring tak jauh dari sana.
"Ahhhkk.." Kapten legium tidak bisa berkata apapun kektika dia sekarat.
Perto sang anggota lain SDD mendatangi Rontok dan menggeleng.
"Aku merasakan mereka tidak jauh dari sini, namun ada seorang yg membawa dua orang anak dari sana ke arah Lain" Kata perto
"Hmmmm"
...
Tiga Hari kemudian.
Di sebuah pulau antah berantah, Ray melompat dari pohon ke pohon. Dia terlempar kepulau ini dengan hanya monster yang mengisinya. sesekali akan ada petarung yang masuk kepulau untuk berlatih namun tidak berani terlalu dalam, Ray hanya berada di lapisan terluar pulau yang sedikit aman.
__ADS_1
Ray menatap panel di depanya yang selalu berdering saat dia mendapat batu kristal mana ilahi.
[ Peringatan system, Sebuah betu berenergi ilahi terdeteksi, System menyarankan untuk memadukan batu dengan System ]
Ray terus di spam chat oleh sistem saat memegang batu ini, dia mengerti arti kata sistem namun apakah hal baik benar benar terjadi jika sistem menelanya?.
Sistem ini pernah mengecewakanya dan dia tidak mau itu terjadi lagi. Dan juga system ini tidak ada fitur tanya jawab.
"Hmm..." Ray sudah berpikir keras tentang ini.
"Kalau begitu ada cara lain..."
Ray mengeluarkan gulungan penyimpanan Tenten dari shop, dan memasukan semua barang di invetory kedalam gulungan.
Di pinggiran hutan yang sepi, Ada sebuah tempat yang penuh oleh gulungan aneh. Ray mengisi gulungan itu dengan tidak hanya barang inventory, tapi juga harta di shop system.
"Ok sudah semua..."
Butuh waktu sehari lebih untuk memilih hal hal penting di shop sistem, bagi Ray sistem sudah tidak penting jika semua ini ada padanya.
" Ok...System, Telan batu kristal ini"
Perintah sans yang dia pikir tidak akan di dengar oleh sistem, namun sekarang telah berubah.
Batu itu berputar di udara dan masuk dalam kening Ray. Ray tidak kesakitan atau mendapat apapum.
[ Hey...apa yang kamu lakukan. ] Teriak Chindaku.
"Ituu... sebuah percobaan"
"[Pfff...Itu batu kristal mana ilahi, kamu coba untuk apa hah!! ]
"..."
[ Jika para ranked tinkat tinggi tau, kamu bisa menjadi bubur atas kesalahan kamu, batu itu lebih langka dari kelahiran seorang jenius dari kalangan manusia ]
"..."
[ Jika kamu campur ke senjatamu, itu akan menjadi senjata legendaris pling lemah ]
"Lalu apa yang harus aku lakuan Bang*t, lagian semua sudah berlalu"
[ Huh...mungkin menangis ]
Setelah Cindaku selesai berbicara tiba tiba, tubuh Ray bersinar dan melayang di udara.
[Ke..kekuatan apa ini, bahkan aku bisa merasakanya di dalam sini ]
Klik{ System Clone di ubgrade, proses penyesuaian di dunia ini }
10℅...15℅...25℅...30℅
Klik{ System berhasil di ubgrade dengan 30℅ peningkatan yang sesuai untuk dunia ini }
New Fitur:
...
__ADS_1