Ninja Salah Dunia

Ninja Salah Dunia
Chapter 19 : Keputusan Singkat


__ADS_3

Di lautan, Kapal pesiar yang basah milik anggota guild Naga Biru Kota Ikan Kakap.


Ray mengatur nafasnya di atas permukaan air, Di depanya ada Lioner yang sedang marah melayang di atas udara.


"Kamu...apakah tidak takut memprofokasi kami" Lioner.


"Hmm...bahkan sebuah kerajaan akan aku gulingkan jika itu musuhku" Balas Ray sambil mengayunkan kipasnya.


Ray sudah muak bertindak damai, terkadang dia terlalu naif hanya untuk sebuah hubungan.


"Aku sudah meminta maaf, Jika terus begini...jangan salahkan aku lioner" Kata Ray.


"bacot" Lioner.


Mereka bertemu di atas laut.


"Boomm..."


Ray masih saja kalah kekuatan dari lioner, tangan Ray mati rasa karna menahan Serangan lawan.


"Kunai Hiraishin..."


Ray melempar tiga kunai dengan tanda Hiraishin ke arah lioner. Kunai ini sedikit berberda karna itu bukan berbentuk diamond, tapi pisau kecil yang tipis.


Tiga pisau kecil dengan cepat melesat ke arah lioner, namun itu di patahkan oleh pedang lioner yang besar dan di lapisi aura angin.


"Peng...peng" Kunai berhasil di blokir.


Namun Ray datang dengan Hiraishin dan muncul pada posisi kunai paling dekat dengan lioner.


"Hahaha..." Ray tertawa bersemangat.


Pedang Ray menebas dengan cepat dan akurat di bahu lioner. Lioner lengah sehingga berhasil di tebas, namun tebasan itu hanya melukai bahunya dan tidak ada efek berdarah sedikitpun.


"Cih...Kenapa selalu saja ada armor" Gumam Ray saat bergerak mudur.


Lioner tidak membiarkan itu dan mengambil peluang dengan pedang besarnya. Ray yang memakai mata Sharingan dengan lihai mengelak dari tebasan tebasan lioner.


"Wind strike...Tornado"


Saat Ray terus mengelak, lioner menciptakan sebuah tornado dengan pedangnya. Tornado menggulung Ray dengan cepat ke dalam pusaran tornado.


"Hiraishin..." Ray memakai Hiraishin di saat kritis.


Tornado berlahan menghilang di atas laut dan menyisakan lioner sendiri mengambang di atas lautan.


"Tekniknya benar benar aneh...aku belum pernah melihat itu di manapun." Gumam lioner


Ray berlahan muncul ke permukaan, Kunainya jatuh kelaut dan terpaksa dia harus berenang ke permukaan.


Sambil mengatur nafas, Ray juga meminum ramuan penyembuh mana dan penyembuh luka. Badan Ray sudah berdarah Cukup banyak karna terkena serangan dua kali.


"Kamu...Kuat" Lioner datang menghampiri Ray.


Ray,"Makasih"

__ADS_1


"Jika saja kamu tidak berulah, kami mungkin bisa menerima kamu..."


Ray,"Lalu bagaimana sekarang..."


"Tentu kamu harus di beri pelajaran"


Lioner mengatur nafasnya sebelum mengangkat satu tangan keatas. Tiba tiba laut berguncang dan mengeluarkan batu batu besar.


Batu batu besar terangkat mengambang dan berkumpul ke langit dengan perlahan.


"Meteor Strike"


Ray menatap langit yang sudah di penuhi oleh batu batu besar.


"Bagaimana cara dia mengangkat batu batu itu..." Pikir Ray.


Batu batu itu mulai jatuh ke arah Ray seperti hujan. Ray tidak berdiam diri dan lari dari area itu, namun batu batu itu seperti mengikuti Ray kemanapun.


"Percuma, itu tidak pernah meleset sebelumnya..."


Ray mengabaikan kata kata lioner dan terus berlari, namun setelah di sadari ternyata Ray berlari ke arah kapal Guild Blue Dragon.


"Kamu pikir aku bodoh..." Teriak lioner.


Batu itu turun lebih cepat dan Ray sudah pasti tidak sempat mencapai kapal itu. Ray melempar kunai ke arah kapal dan menghilang di tempat.


Batu batu itu mulai membombardir air dengan ganas, ombak mengepul dan meluas sehingga kapal Guild Blue Dragon pun terkena efek ombaknya dan terguncang.


"Woaah..." Mereka menahan segala dampak meteor strike sebelum akhirnya tenang.


"Dia genius di generasi kita..."


"Kupikir tanpa Spirit, kakak lioner bukan apa apa..."


Orang orang di kapal pesiar kagum dengan kekuatan lioner, mereka dari guild yang sama tentu bangga akan itu.


Note: Hedeh...para penonton kembali lagi "..."


Kunai Ray yang di lempar terkahir kali berhasil tertancap di kapal. di bawah pandangan orang orang, Ray muncul di samping kunai dan mencabutnya.


"Itu menegangkan sekali..." Ray basah kuyup di sekujur badan sehingga air menetes darinya saat dia masih menempel di dinding kapal.


Saat dia akan di hancurkan Meteor Strike, Ray berpindah ke kunai yang berhasil di blokir lioner dan tenggelam ke laut, untung bagi Ray ada kunai di bagian atas sehiingga dia tidak berlama lama di kedalaman laut.


Lioner mengerutkan kening, dia tidak menyangka bahwa Ray benar benar licin dan susah untuk diserang. tekniknya yang aneh sudah membuat Lioner berkali kali kagum.


"Kamu memiliki teknik yang bagus...bisa di bilang kamu berbakat" Lioner.


Ray mendegus.


"Hahaha...Mata kamu cukup aneh, apakah itu sebuah teknik...!!" Lioner.


"Bacot sekali, apakah kita akan lanjut...!!" Ucap Ray dengan lantang.


Lioner mengendurkan auranya dan mengeleng.

__ADS_1


"Jika berlanjut, aku takut kamu akan mati sia sia...anak genius sepertimu lebih baik kami rangkul, bergabunglah dengan guild kami"


Ray diam beberapa saat, sebelum membalas ajakan lioner.


Ray,"Apakah ada syaratnya...!!!"


Lioner," Tidak..."


"Baiklah..."


Ray setuju langsung, dia memang bertujuan untuk bergabung dengan mereka karna dia menyadari kesendirianya dan ketertutupan sosialnya tidak mengembangkan pikiran Ray di dunia ini.


Orang orang di kapal tercengang.


"Kakak, apakah tidak memikirkan dulu keputusan ini?" Teriak Jacob sang pengawal Allse di atas kapal.


"Itu benar, pikirkan dulu kakak..." Saut yang lain.


Lioner mendarat di atas kapal, dan menggelengkan kepala.


"Sebelum di rekrut orang lain, biarkan dia bergabung dengan kita...dia jenius"


Mendengar perkataan lioner, semua orang tidak membantah dan hanya diam karna keputusan ada di tangan lioner..


"Baiklah...kita kembali ke guild dan mengajari teman baru kita tentang guild kita" Teriak lioner seperti seorang komandan


"Roger kakak..."


Saat lioner mengatasi kerumunan, Ray juga duduk di sudut sendirian memandang suasana lioner yg akrab dengan rekan rekanya.


Nona Allse mendekat ke lioner dengan pipi memerah.


"Kakak lioner, tolong lihat kondisi kakak Vier"


Lioner salah tinkah di tempat, dan dengan blak blakan membalas perkataan Allse.


"Ba...Baik, hehe" Seperti orang dungu yg baru jatuh cinta.


Ray tertawa kecil di sudut.


"Sepertinya aku bakal aman di sana" Gumam Ray.


...


Guild Blue Dragon adallah salah satu guild favorit di kerajaan Atlantis, terletak di kota ikan kakap yang kaya akan sumber daya alam flora dan fauna.


Kota kakap terletak di sebuah pulau yang cukup besar dengan banyak karang di sekelilingnnya. Nama kota kakap sendiri hanya sebuah Gelar yang di beri oleh orang orang, nama sebenarnya dari kota kakap adallah kota Sarang Naga.


Perjalanan Ray dan Guild Blue Dragon berjalan mulus, hanya butuh lima jam perjalanan sebelum mereka sampai di tujuan.


...


Note: maaf karena terlambat, saya bayar impas dengan ini.


Dan jangan lupa like kalian agar saya selalu semangat update, sehingga saya mengambil acara crazy up nantinya jika sudah mencapai target pembaca.

__ADS_1


__ADS_2