
Terdengar suara ketukan pintu, sontak Ray waspada di tempat. Ray membuat Bunsin dan meminta dia untuk melihat ke luar.
" Ada yang aneh dengan situasi ini..."
Ray Clone membuka dengan hati hati, dia tidak takut ketahuan karna penyamaran, namun demi keselamatan itu harus di lakukan.
Di luar pintu, hal hal aneh tidak terjadi seperti pikiran Ray, namun sesuatu yang mengejutkan terjadi.
" Maaf Nona Villa, tapi sekarang anda sudah mengurung diri terlalu lama. kota ini sedang mengadakan pesta ulang tahun putri walikota dan harap patuhi aturan kota ini untuk satu minggu ke depan" Rupanya sang pemilik rumah telah mendatangi Ray.
"Aturan apa, saya hanya pendatang pak jadi mohon penjelasanya..." Ray yang menyamar jadi wanita dengan suara sok imut.
Note : Lady boy.
"Jadi nona, lihat aturan yang terpampang di alun alun kota, mari ikuti saya dan ingatlah nona agar tidak membuat ke gaduhan"
Ray mengangguk dan mengikuti bapak perumahan pergi ke alun alun. di jalanan akan ramai oleh pejalan kaki, bahkan banyak pendatang seperti ranked yg membuat heran Ray.
Di alun alun kota juga banyak pemuda pemudi yang berbahagia, bahkan ada anggota guild Blue Dragon di sana.
"Itu nona, lihatlah aturan itu" Tunjuk bapak kontrakan ke alun alun.
Ray melihat aturan itu yang terpampang jelas di sebuah batu yang sepertinya baru di letakkan.
Aturan kota Sarang Naga dalam rangka acara ulang tahun putri tanggal xx bulan yy. Ray membaca keseluruhan dan mengerti semua keadaan sekarang.
"Jadi, jika seorang menganggu ketertiban baik itu bangsawan atau siapapun akan di hukum mati di tempat oleh walikota. Dan dalam tiga hari kedepan banyak aturan yang gak masuk di akal" Gumam Ray.
Aturan walikota sangat ketat seperti tidak boleh mengemis atau berpakaian kotor, menganggu ketertiban dan keamanan walau ada buronan di dalam kota, di larang...
Namun tidak ada yang berani membantah aturan itu karna walikota Sarang Naga sangat di segani Dan terkenal mematuhi kata katanya.
"Jangan pikir ada kompromi soal aturan tersebut, bahkan anak walikota saja pernah di hukum mati akibat melanggar aturan" Kata bapak itu kepada Ray dengan ngeri.
Ray mengangguk lalu mengucap terima kasih pada bapak kontrakan dan ingin berpisah, namun di hentikan oleh bapak kontrakan.
"Ingat pesan saya, orang orang yang datang mungkin para jenius negri ini dan jagalah sikap anda pada hari hari ini, cukup mengelak jika ada masalah" Pesan bapak kontrakan.
Dan dia pergi setelah memberi pesan untuk Ray. Di tinggal sendiri tentu Ray juga pergi.
...
Di rumah kontrakan.
__ADS_1
"Jadi begitu, mereka takut dengan walikota...hehe" Seringai Ray.
Ray membuka buku Edotensey dan mendalami kegiatanya tanpa di ganggu seorang pun. Tiga hari tanpa gangguan, Ray merasa hidup kembali ke Villanya yang tenang. Ray juga keluar dan menyapa orang orang yang ramah sesekali.
"Yap...Seperti itulah keramahan yang aku rindukan" Senyum Ray
Namun dia juga tau bahwa ini ada di bawah aturan yang ketat, tanpa itu semua munkin tidak akan pernah terlihat keramahan ini sedikitpun.
...
Hari acara telah datang begitu cepat. Keramain kota mencapai puncaknya dengan orang orang dari berbagai tempat dan tamu undangan.
"Wahh...saya menantikan Melihat wajah sang putri"
"Itu benar, saya pernah melihatnya sekali dan itu sangat mengenang di benakku"
Di kerumunan akan banyak orang menceritakan tentang putri ini sembarangan, tentu itu hanya hal positif tentang putri.
Ray bergaul dengan orang orang dengan penampilan wanitanya. dia sudah berdandan layaknya wanita, jika di lihat lihat akan benar benar cocok menjadi wanita yang cantik dan imut.
"..."
Ray yang memojok ke samping terkadang membuang muka jika melihat anggota guild Blue dragon yang lewat, namun mereka seperti tidak peduli.
Beberapa menit kemudian, para kerumunan di kejauhan bersorak gembira, itu di arah pelabuhan kota.
"Sang putri telah datang..."
"Woahhhh, cantik sekali"
Di kapal yang baru belabuh, perlahan tapi pasti dengan anggun dan menawan dan di iringi oleh pemuda yang kuat dengan postur yang cantik dan tampan.
Seorang wanita berpakaian Indah dan penutup mulut yang transparan, tindik di kening dan hiasan kepala di atas rambut putih bening itu.
Jika saja tidak di halangi penutup mulut, munkin kecantikanya akan terpancar tidak terbendung dengan mata menawan seorang bidadari.
Para kerumunan menjilat mulut mereka, bahkan ada yang berlahan berlutut dan memberi postur kehormatan.
"Putri naga...Viery Lunter"
Berjalan di antara kerumunan dengan anggun dan cantik, terkadang orang orang di belakang putri akan waspada kepada kerumunan jika saja ada yang melompat dan melecehkan sang putri.
Saat kerumunan diam dan menyaksikan, seseorang datang dari depan berteriak kegirangan.
__ADS_1
"Kakak lu...lama tidak bertemu"
Seorang wanita, cukup cantik dan menawan namun karena ada sang putri lunter akan memudarkan kecantikan yang lain.
Putri Allse berlari dan memeluk manja putri Lunter, pelukan itu tidak di tolak dan bergabung dengan mulus.
"Hehe...sahabat ku yang manja ternyata masih tetap cantik" Gumam putri lu sambil mengelus kepala Putri Allse dengan lembut di pelukanya.
"Hmm..." Adegan manja seorang putri Allse yang sok imut.
"..."
Ray di kejauhan hampir saja muntah di pojokan.
"Apa ini...Mereka berpikir jika kecantikan akan bisa bertindak bodoh di manapun. dasar wanita..." Ray menggelengkan kepala.
Para putri dan rekanya menuju balaikota bersama sama. dengan tatapan bergairah para lelaki dan kagum para wanita.
Sambutan hangat datang Dari balaikota oleh keluarga besar wali kota. Sang walikota yang terlihat pendek dan berjenggot panjang selalu tertawa dengan kedatangan putrinya.
"Ohh anakku hampir lupa jalan pulang, hahaha" Tawa old walikota.
"Ihh...ayah, aku akan tetap menjadikan ini rumah aku" Balas putri lu saat datang kepelukan sang Walikota.
Acara penyambutan berlangsung lama, Ray hampir pingsan di pojokan.
"Pantaskah aku Bom kota ini..." Pikir Ray yang hampir gila menuggu.
Jika bukan karna aturan mungkin saja dia sudah melakukanya.
[ Tenangkan dirimu Ray... ]
"Apakah itu jalan terbaik?"
[ Ya...setidaknya identitas kamu belum di ungkap oleh aturan itu ]
...
Sekian lama acara pertemuan putri, hari sudah sore dan akhirnya acara ulang tahun akan di mulai jam dua belas malam dengan dansa dan acara pemuda pemudi.
Acara untuk orang tua tidak ada sama sekali, hanya para pemuda pemudi. untuk menanti waktu acara, para tamu dan hadirin di persilahkan makan jamuan yang di sediakan oleh pelayan yang berjalan di antara kerumunan, mereka dengan cepat dan sigap menyerahkan makanan pada orang orang.
memang tidak ada kursi di sini karna banyaknya orang yang ingin hadir di acara sang putri. putri lu telah di nobatkam sebagai miss tercantik di kerajaan atlantis, tentu yang hadir tidak sedikit. bahkan setelah usia yang datang telah di batasi tetap akan masih banyak yang hadir dalam acara tersebut.
__ADS_1
Dalam menjelang malam acara, akan banyak tamu undangan yang di sambut oleh putri, mereka cantik dan tampan dan tentu tidak akan membuat bosan kerumunan.
...