Ninja Salah Dunia

Ninja Salah Dunia
Chapter 24 : Salah Pandangan


__ADS_3

Acara ulang tahun putri Lu di kota naga, telah membuat kejutan hebat dengan kedatangan Lord of chaos Dragon Redtrat.


Rupanya, sang tuan walikota merupakan suadara kandung dari lord redtrat yang merupakan anggota kerajaan generasi baru kerajaan Atlantis.


Ray juga kaget dengan metode Redtrat dalam mengendalikan kekuatan Chaos Dragon spirit yang setara dengan Chindaku.


...


Area pesta ulang tahun, Ray yang sedang menyamar menjadi seorang wanita bernama Villa. Dia bertahan dalam kebosanan sebuah acara yang sama sekali bukan urusanya.


Pembukaan acara, pemotongan kue oleh putri Lu, kedatangan Redtrat, Mengenang kembali cerita putri tahun lalu dan pencapaianya lewat sebuah karangan cerita.


Sang putri menceritakan tentang dia dan suka maupun duka dalam waktu waktu sebelumnya. Pencapaianya seperti memulai trobosan ke grand master tahun lalu, di terima oleh guild Pohon Keramat kekaisaran, Mendapat gelar alkemis elit atau menjadi ratu kecantikan kerajaan atlantis.


Orang orang dengan berbagai suasana mendengarkan dengan baik cerita bahagia sang putri. Di tambah dengan ucapan selamat walikota dan kelurga keluarga lainya membuat acara itu semakin mengharukan bagi putri Lu.


Lain lagi bagi Ray yang berusaha bersembunyi di balik kerumunan, Keringat dingin telah lama membasahi dahinya.


"Kenapa paman Naga itu melihat ke arah aku sesekali dengan tatapan aneh, Jangan bilang dia punya mata batin seperti system?"


Di antara kerumunan, Ray akan berpindah posisi dari belakang satu orang ke orang lain, dan berusaha menjauh dari pusat pesta.


Namun sayang, terlalu banyak orang di luar pusat pesta yang bahkan tidak bisa di lewati Ray, kecuali dia melompat dari gedung ke gedung lain.


Saat Ray berdesak desakan dengan kerumunan demi pergi dari sana, seseorang berteriak dengan keras dan mendominasi.


"Tunggu..."


Berlahan, para kerumunan membelah menjadi dua dan memperlihatkan jalan menuju arah Ray ke pusat acara. Redtrat berjalan di tengah kerumunan dan menghampiri wanita yang di sebut nona Villa di ujuang jalan.


"Nona, mengapa terburu buru" Redtrat mengulurkan tangan ke arah nona Villa saat berbicara.


"Acara dansa akan di mulai, maukah!!" Pose mengajak pasangan berdansa di lakukan oleh Redtrat.


"..."


[ Owh...Shi*t ]


"Pffft...." Ray sontak kaget di tempat dan hampir saja muntah di sana.


Redtrat tersenyum ramah dan masih melakukan pose pengajakan berdansa.


"Maukah nona yang cantik!!!"


Harapan Retrat mengajak Nona Villa berdansa membuat orang orang di sekitar luluh dan terharu. bahkan sang putri memerah di kejauhan.

__ADS_1


"Duh...Paman playboy selalu saja membuat seorang wanita baperan olehnya" Putri Lu cemberut.


Itu benar, Kecantikan Nona Villa terlihat cerah di antara kerumunan. Bagaimana tidak bagi Ray yang pernah hidup di bumi moderen tidak tau dandanan Fasion wanita cantik cantik dan menawan di dunia asalnya.


Nona Villa masih Shyok di tempat, nafasnya sedikit berat dan jantungnya hampir copot di tempat. Sepatu hak tinggi itu selalu saja gemetaran di bawah Rok menawan.


Kerumunan yang menyaksikan itu sontak memanas dan berteriak.


"Ayolah nona, ini kesempatan..." Teriak seorang pria.


"Kyaahhh... aku iri, sini sama aku aja mas Redtrat"


"Mas Redtrat terlalu berani dan romamtis"


Berbagai omongan dalam kerumunan semakin membuat hati Ray hancur.


"Apakah aku benar benar cucok menjadi lady boy!!!" Dalam hati nona Villa yang hampir menangis.


[ Tidak Ray....kamu jantan, Jangan goyah, kita lakiiikkk ] Chindaku.


Melihat nona Villa tertegun cukup lama, membuat Redtrat kembali mengajak. Dia sedikit salah mengerti arti nona Villa yang tertegun, yang berarti dia gugup atau malu saat di ajak berdansa bersana.


Dengan senyuman, Redtrat maju untuk meraih pinggang Ray dan mendekap Nona Villa di depan Redtrat. Adegan Seorang Pria menarik seroang wanita cantik ke pelukanya terjadi di antara kerumunan.


[ Tidaakkkkkkkkk..., pelecehan, benar benar Pelecehan itu Ray ] Teriak Cindaku dari dalam.


"Aku ternodai, hiks hiks..." Air mata nona Villa berlahan jatuh di pipinya.


Namun tindakan perlawanan tidak mempan sama sekali di bawah kekuatan Redtrat yang kuat dan ganas.


Redtrat yang melihat wajah nona Villa itu sedikit mengeluarkan airmata, merapikan rambut panjang nona Villa itu dan berkata dengan lembut.


"Siapa nama nona cantik ini...!!!"


Dia memandang mata Nona Villa dengan harapan dan kepercayaan diri.


"Bangs*t"


Ray meledak menjadi asap dan mengejutkan Redtrat di tempat. Karna terkejut, Ray berhasil lolos dari pelukan Redtrat dan berubah kembali menjadi pria sejati.


Kerumanan kaget dan mudur berdesakan menjauh dari area Ray dan Redtrat.


"Serangan..."


"Ahhh, itu bom"

__ADS_1


"Kaburrr..."


Putri juga panik dan dengan cepat mendekat ke ayahnya, begitu juga dengan bangsawan lain.


"Jangan jauh jauh putri ku" Walikota menyambut Putr ke pelukanya dan siapsiaga menatap tempat Redtrat meledak dengan asap.


"Uhuh, uhuk..." Redtrat keluar dengan santai, dan hanya sedikit batuk batuk di jalan.


"Hay nak, sudahi main mainya...aku juga malu melakuakn itu" Teriak Redtrat.


Asap mulai hilang, dan Ray mulai terlihat di tengah asap sedang merungkuk di tanah lagi mual mual.


"Gila....henar benar gilaa" Teriak Ray.


Akhirnya penampilan laki laki Ray terlihat di kerumunan dan sontak membuat orang orang ternganga.


"Dia laki kali!!!"


"Tidak, dia menodai mataku..."


"S**t, seleraku telah berkelainan"


Orang orang kecewa dan menangis melihat penampilan Ray yang asli. Bayangkan jika anda telah suka sama seorang wanita cantik dan ternyata dia adallah lady jadi jadian.


Redtrat juga hampir muntah di tempat, namun karna wibawa seorang yang kuat, dia terpaksa menahan malu dan hina di dalam hati.


"Aku pikir wadah Chindaku adallah wanita, ternyata kamu lihai dalam penyamaran " Kata Redtrat dengan jelek.


Anggota Guild, yang melihat penampilan Ray juga kaget di sana. Lioner, Nona Allse, Jacob dan anggota liburan yang pergi bersama Ray di kapal Pesiar kemarin membuka matanya saat melihat Ray.


"Itu dia...iblis yang kita cari"


"Benar, dia yang kabur kemarin kan..."


"Kakak Lioner, itu orang yang bertarung bersama kamu kamarin di kapal"


Mereka menunjuk Ray dan menuduhnya seolah olah dia adallah iblis dan buronan. Lioner juga melihatnya dan maju mendekat pada Redtrat, sebelum berkata dia juga membungkuk dengan Hormat.


"Yang terhormat, Lord Redtrat. Dia adallah buronan dari guild kami yang di cari cari tiga hari sebelumnya. Dan seperti yang anda bilang, dia juga Spirit Hunter" Kata Lioner Dengan hormat.


Redtrat mengangguk dan memandang Ray yang sedang bangun di tempatnya, dengan keras dan jijik dia berkata.


"Kamu lumpuhkan dia, dan tahan selama acara ulang tahun selesai, nanti aku akan melihatnya" Jawab Redtrat.


Redtrat menghilang dan kembali ke walikota, menyerahkan tugas penangkapan kepada Lioner dan teman temanya.

__ADS_1


"Ray...Kita bertemu lagi, bangs*t" Kata Lioner sambil menyeringai.


...


__ADS_2