Obsession Revenge Becomes Love.

Obsession Revenge Becomes Love.
Bab 3: I still accept you


__ADS_3

...💐 READING BOOK 💐...


Disini lah ia saat ini, disebuah tempat pelelangan tengah pulau pribadi orang yang berkuasa yang mengadakan pelelangan ini. Sudah banyak orang berpengaruh yang datang kapal pribadi mereka masing-masing, hanya orang yang memiliki kartu gold dengan stempel emas asli.


Kini Zhi Xiang duduk bersama dengan klien nya, ia menyaksikan semua pelelangan barang yang di lakukan, bahkan klien nya beberapa kali melakukan penaikan harga.


"Orang kaya mah bebas!" Gumam Zhi Xiang pelan, bahkan sangat pelan.


Pelelangan berlangsung dengan sangat lancar, hingga kini lah pelelangan yang terakhir, sebuah chip yang berisi sebuah barang berharga bahkan semua orang berkuasa berlomba-lomba untuk mendapatkannya.


"Baiklah, barang terakhir adalah chip black sea, barang yang begitu berharga yang hanya sekali 5 tahun di keluarkan dalam acara lelang oleh pemiliknya, kalian tahu sendiri bagaimana berharganya, baiklah saya tidak akan basa basi lagi, harga chip dimulai 10 miliyar!"


"15 miliyar"


"20 miliyar!"


"30 Miliyar!"


"50 miliyar!"


"100 miliyar!" Kini klien nya lah sendiri yang ingin membeli nya.


"150 miliyar" Kini seorang pria yang duduk di meja khusus menampilkan seringai nya, ntah apa yang ada di pikirannya namun ia dapat dilihat adalah orang yang sulit untuk di singgung.


"200 miliyar!" Teriak klien kembali.


"300 miliyar!" Sambung pria itu.


Semua yang ada disana hanya diam, mereka tidak sanggup mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk sebuah chip, mereka lebih baik menabung uang itu untuk membeli rumah atau kemewahan lainnya.


"350 Milyar!" Teriak klien kembali.


Pria itu hanya diam tak melanjutkan saling bertarung harga, ia menampilkan senyum miringnya dibalik topeng yang hanya menutupi setengah wajahnya.


"350 Miliyar sekali, ayo ada lagi tidak...350 miliyar dua kali, 350 tiga kali...deal...oke chip black sea milik pengusaha hebat dari Tiongkok!!!!" Teriak meriah MC itu.


Kini acara pun dibubar kan dengan kata demi kata yang di ucapkan oleh MC, klien Zhi Xiang mendapatkan dua barang lelang yaitu chip dan juga lukisan antik.


Xiang hanya dapat menghela nafasnya berat, uang 500 milyar terbuang begitu saja dengan 2 benda tak berguna ini, jika saja klien nya itu berbaik hati mau memberikan uang sebanyak itu, mungkin ia akan berterima kasih banyak pada nya, tapi itu semua tidak mungkin bukan, tak ada yang gratis di dunia ini.


"Kau harus tetap waspada, setelah kita keluar dari bangunan ini, maka mereka di bebaskan untuk melakukan segala cara untuk mengambil chip ini!" Ucap klien nya tegas dan dingin.


"Anda tak perlu memberitahukan, aku sudah menyiapkan 10 orang untuk tetap mengelilingi mu!" Ucap Xiang dengan penuh keyakinan.

__ADS_1


"baiklah!" Jawab singkat nya dan langsung berjalan mendahului Xiang.


Pria paruh baya itu pun berjalan menuju kapal nya, mereka melewati beberapa pohon rimbun dan tinggi. Namun di pertengahan jalan mereka malah dihadang oleh beberapa orang berbaju hitam dan topeng kain yang menutup seluruh kepala mereka.


"Beri chip itu maka kalian akan bebas!" Ujar pria yang bertubuh tegap.


"Siapa kalian hah!" Teriak klien nya.


"Cepat!" Sentak mereka yang langsung berlari mengelilingi mereka.


Xiang dan yang lain langsung bersiap-siap menjaga klien nya ditengah-tengah.


"Ck...kemarilah, kenapa kalian terlalu tegang!" Ucap Xiang yang berjalan kedepan menghampiri salah satu anggota yang menghadap mereka.


Dor...


Satu tembakan langsung melesat oleh orang yang di hampiri Xiang, untung saja Xiang langsung menghindar.


"SERANG!!!!" Mereka semua langsung berlari menyerang Xiang dan yang lain.


DOR...DOR...


Suara tembakan mengalun saling bersahut-sahutan, di mana kedua belah pihak saling melukai.


Xiang dan yang lain pun berjalan melangkah menjauh dari tempat TKP, mereka akan pergi bersama klien yang meminta untuk dirinya menjaga keselamatannya


"Sial peluru beracun" Umpatnya yang terus melangkah hingga akhirnya tampak sengaja menabrak seseorang.


BRUK


"So-sorry!" Ucapnya yang langsung bangkit.


Pria yang ia tabrak hanya dia menatap dirinya yang menahan kesakitan. Seperti ia telah berbuat kesalahan yang membuat jas mahal pria itu kotor dengan darahnya.


"Maaf baju anda kotor anda bisa katakan berapa harganya" Ucap Xiang gelagapan.


"Dirimu" Ucapnya singkat


Xiang mengeryitkan keningnya. Maksudnya dengan dirinya apa, luka atau gimana.


"Maksudnya gimana tuan" Tanyanya sekali lagi


"Aku mau dirimu!" Ucap nya memperjelas.

__ADS_1


"Anda aneh!" Celetuk Xiang yang berlalu pergi dengan berjalan cepat.


Pria itu tersenyum bangga, terdapat smrik yang begitu menyeramkan dari pria itu, seperti nya ada rencana tersembunyi.


"Kau kembali setelah sekian lama di cari, so...Baby, i still accept you!" Ucapnya dengan smrik licik.


...****************...


Kini Xiang sudah berada di kapal bersama dengan yang lain nya, ia sudah begitu lemas untuk berdiri, bahkan sekarang sudah di bantu oleh para bawahan nya.


"Istirahat lah di kamar kapal, dokter pribadi ku akan merawat mu!" Ucap pria paruh baya itu.


"Tidak perlu, aku bisa sendiri, kau cukup berikan saja bayaran ku dengan rekening ku!" Ucap Xiang menolak.


"Baiklah!"


Xiang hanya mengangguk dan langsung pergi dibantu oleh bawahannya menuju kamar kecil kapal itu.


Xiang di baringkan di kasur kecil, ia berkeringat sangat banyak menahan sakit di bahu nya. Racun nya terlalu cepat merambat yang membuat tangan nya langsung mati rasa.


"Sial...ternyata racun nya begitu cepat menyerap!" Umpatnya pelan.


Ia langsung mengambil penjepit untuk mengeluarkan peluru dari lengannya. Ia tak membutuh


"Tolong ambilkan kotak ku yang ada disana!" Tintah Xiang pada bawahannya menunjuk pada kotak yang berada di atas meja.


Bawahannya itu hanya mengangguk dan berjalan menuju meja, ia mengambil kotak yang cukup besar yang terbuat dari kayu.


"Ini Nona!" Ucapnya memberikan.


Xiang segera mengambilnya, ia mencari sebuah ramuan yang disiapkan oleh sang ayah. Ia harus segera mengeluarkan racun itu, jika tidak ia akan lumpuh sementara.


"Ah...ini!" Gumamnya yang langsung mengambil ramuan itu dan meneguknya sekali teguk.


Rasa pahit langsung menguar di seluruh rongga mulutnya dan bahkan sampai dalam. Ramuan itu dari pahit berubah menjadi sejuk, sekitar 5 menit ramuan itu pun langsung bereaksi dengan sangat begitu cepat.


Xiang langsung muntah darah, darah yang begitu banyak mengeluarkan beberapa gumpalan-gumpalan darah, bahkan darah yang ada di bahu nya langsung menghitam dan mengeluarkan cukup banyak.


"Ambilkan tisu!" Lirih lemah Xiang.


Dengan cepat bawahan nya langsung berlari mengambil tisu, setelah tisu berada ditangan Xiang, Xiang langsung mengelap semua darah di mulutnya dan bahu nya.


"Tolong perban tangan ku, aku sudah sangat lemah!" Ucap lemah Xiang dan akhirnya langsung menutup matanya sudah tak bisa menahan rasa pusing di kepalanya.

__ADS_1


Bawahannya hanya mengangguk dan langsung melakukan perawatan untuk nona muda nya itu dengan sangat telaten.


__ADS_2