Obsession Revenge Becomes Love.

Obsession Revenge Becomes Love.
Bab 7: Penyiksaan


__ADS_3

...💐 READING BOOK 💐...


Gelap! Ya itu yang dirasakan oleh Xiang saat ini, kepalanya tertutup oleh sesuatu dan mulutnya yang juga di bekap oleh sebuah benda.


Ia berusaha memberontak untuk terlepas, namun semua sia-sia karena ia sudah hampir 1 jam tak ada satu pun yang masuk.


Ceklek


Pintu terbuka, dapat Xiang dengan bahwa seseorang memasuki ruangan tempat ia disekap. Ia meyakinkan ini adalah seorang pria karena dari cara dia berjalan terdengar jelas.


Sreekkk


Penutup kepala Xiang langsung terlepas, Xiang bernafas dengan lega. Namun satu yang membuat ia mengeryitkan keningnya saat melihat seseorang duduk di sofa dengan angkuhnya.


"Hhmmmmpppphh...mmmmhhh!" Hanya itu yang dapat bisa ia lakukan.


"Kau pasti ingin tau siapa aku dan tujuan aku menculik mu nona!" Ucap nya dengan nada rendah penuh arti.


"Hhhmmmm!"


"Ck...apa kau benar-benar lupa dengan ku hmm...apa kau tak ingat siapa aku?" Ia malah mempertanyakan hal itu pada Xiang, sedangkan gadis itu malah menatap bingung pada pria yang ada dihadapannya itu.


"Kau memiliki dosa besar dimasa lalu dan kau harus melunasinya sekarang...bukankah aku baik!" Angkuhnya yang menatap sinis pada Xiang.


Xiang hanya dapat diam, ia tidak mengerti situasi saat ini. Kenapa ia harus membayar dosa itu sedangkan ia tidak tau dosa apa yang ia perbuat.


Pria itu bangkit dari duduknya, ia mendekati Xiang yang tampak begitu memprihatinkan. Dengan sekali tarik, kini Xiang sudah merasakan nyaman pada mulutnya yang begitu pegal.


"Ah...Siapa kau, apa maksudmu? Bahkan aku tidak tau apa-apa!" Sentak Xiang dengan tatapan menghunus tajam.


"Ingat baik-baik, aku Kaisar aldebaran mantan kekasihmu!" Bisik nya pelan dan kembali lagi mundur.


Ya dia Kaisar Aldebaran, pria itu langsung menyuruh bawahannya untuk menculik gadis itu dengan mencari berbagai kesempatan hingga akhirnya gadis itu tersekap disini.


Ada rasa rindu yang ia rasakan, terlihat wajah gadis itu semakin terlihat dewasa dan cantik dengan kacamata yang sudah tidak lagi bertengger pada wajah cantiknya itu.


Xiang terdiam, ia tertegun mendengar nama yang di sebutkan pria yang ada dihadapannya itu. Bukankah dia adalah CEO muda yang terkenal oleh kalangan wanita yang halu menjadi istrinya.


Lalu kenapa ia yang menjadi disekap sekarang, sedangkan ia bingung dengan situasi saat ini.


"Masuk!" Teriak Kaisar dengan suara lantang.

__ADS_1


Dua orang pun masuk kedalam dengan mendorong meja yang diatasnya entah apa yang pasti itu adalah senjata. Setelah semua nya terletak, mereka semua pun langsung pergi meninggalkan ruangan itu.


"Kamu hanya mendapatkan 10 menit untuk menjelaskan semua latar belakang mu, jika saja terlewat maka kau akan merasakan satu hukuman!" Ancam Kaisar.


Xiang terdiam, tidak mungkin kan ia mengatakan semua nya sedangkan ia merupakan salah satu bagian agen rahasia. Xiang tetap diam seribu bahasa, ia rela menerima hukuman jika harus menjelaskan semuanya.


"Oh tak mau, baiklah!" Senyum smrik pun terlihat di bibir kaisar, ia langsung berjalan ke troli meja dan mengambil sesuatu.


Tanpa ba-bi-bu kaisar langsung melayangkan sebuah cambuk ke tubuh Xiang, tampak gadis itu langsung meringis menahan sakit yang menjalar yang ia rasakan.


"Ssttt...!"


Bezzz


"Ah sssttt...!"


Srekkk


"Akhhh!"


Kaisar terus melakukannya berulang-ulang kali hingga sepuluh kali, setelah itu ia pun kembali duduk dengan angkuh.


"Zhang Zhi Xiang, gadis berusia 23 tahun, tinggi 172 cm, berat badan 51 kg, ayah bernama Yudha Rusdywan, ibu Tami, pernah kecelakaan, diangkat menjadi cucu oleh kakek Zhang, lalu apa lagi yang kau sembunyikan!" Ucap kaisar membacakan detail pada identitas Xiang.


Srakkk


Sebuah peluru jarum melayang kearah Xiang dan untung saja peluru itu langsung melesat dan menancap pada lingkaran bunda sasaran.


"Kau berbohong nona!" Geram Kaisar.


"Kenapa, bukankah itu semua sudah menjelaskan identitas saya, kenapa anda mengatakan saya berbohong!" Jengkel Xiang dengan mata yang berdelik kesal.


"Aku beri kau kesempatan sekali lagi, jika saja kau menolak maka akan hukuman selanjutnya!" Ancam kaisar dengan wajah geramnya.


"Baiklah, aku membuang kesempatan itu dan kau silakan siksalah!" Tegas Xiang dengan mata tajam menatap Kaisar.


Kaisar semakin tersulut emosi, ia pun langsung mengambil benda kedua yang tak lain adalah sebuah pisau, ya pisau tajam yang sekali saja pegang langsung tersayat dalam.


"Pisau yang tajam, kau tau aku bisa melakukan apa hmm...!" Ancam Kaisar dengan memainkan pisau ditangannya.


Xiang bergedik ngeri melihat pisau yang ada di hadapannya, ia bungkam seribu bahasa hingga sebuah pisau mengukir lengannya.

__ADS_1


"Ssttt....!"


"Katakanlah sayang!" Ucap Kaisar mengangkat dagu Xiang menggunakan pisau tajam yang sedikit berdarah.


"Ba-baiklah!" Ucap Xiang.


"Aku tak tau kenapa tapi aku adalah orang kelahiran Indonesia yang pindah ke Jepang suatu hal yang tak ku ketahui, namun yang ku ketahui aku telah melakukan operasi!" Jawab Xiang dengan tubuh yang gemetar.


Kaisar tersenyum miring, bukan itu yang ia ingin dengar namun ia ingin tau apakah gadis itu masih ingat nama aslinya dan masih ingatkah dirinya ini.


"Apa kau tak mengingat ku?" Kembali lagi kaisar menanya kembali.


"Sungguh, jadi bisa kah kau lepaskan aku!" Ucap Xiang yakin.


"Hmmm...kau harus membalas dosa mu sayang!" Bisik Kaisar penuh ancaman.


Tubuh Xiang meremang, ia tau saat ini ia dipastikan akan disiksa.


Kaisar langsung menarik Xiang ke tempat tidur, ia langsung membuka satu borgol tangan Xiang dan malah menautkan ke kepala ranjang, begitu juga tangan sebelahnya. dan kedua kakinya malah di borgol silang.


"Apa yang kau lakukan hah...lepas!" Teriak Xiang yang cemas.


Kaisar tetap diam, ia langsung berjalan ke arah lemari dan mengambil sesuatu. Entah apa yang di ambil oleh pemuda itu, namun yang Xiang tau benda itu panjang dan berbentuk seperti.... entahlah bahkan hampir membuat otak negatif.


Kaisar menyeringai mendekati Xiang, ia menarik dengan kasar celana Xiang sehingga membuatnya langsung berteriak dan mengumpat.


"Sialan...dasar bajingan, jangan!!" Teriak Xiang.


"Nikmati suasana indah ini sayang!" Ucap Kaisar dengan nada godaan.


Kaisar langsung mendekati benda itu ke organ sensitif Xiang, ia menghidupkan benda itu dengan level tinggi hingga gerakan yang sangat cepat.


"Ini siksaan pertama dan sangat menyenangkan!" Ucap Kaisar yang langsung menjauh dari Xiang dan duduk disofa.


Xiang langsung merasakan benda yang bergerak di bawah sana, bahkan sangat sakit yang ia rasakan bercampur sensasi yang tak pernah ia rasakan.


"Ah...ah...ku mohon hentikan!" Teriak Xiang.


Kaisar hanya diam, ia melihat Xiang yang gelisah tak mampu bergerak. Bukankah itu menyenangkan, ini adalah siksaan nikmat dan mungkin sangatlah menyenangkan.


"Tuan...ah...kumohon...tuan, aku akan melakukan apa saja asal jangan ini!" Teriak Xiang dengan wajah memelas.

__ADS_1


Kaisar tetap diam, ia tidak peduli dengan semua teriakan gadis itu. Sakit hati nya masih belum terobati dan ia ingin membuat gadis itu 10 kali lipat tersiksa dari yang ia rasa.


__ADS_2