
Seperti biasa putri luna sedang menemani putri anne selepas bekerja.
Putri anne tampak senang akan kedatangan putri luna.
Putri anne : kakak terimakasih kamu sudah baik padaku, saya senang akhirnya bisa merasakan punya kakak sebaik dirimu.
Putri luna : saya juga sangat senang mempunyai adik sepertimu. Aku sangat bersyukur bisa merasakan mempunyai adik seperti ini sangat bahagia.
Hahaha akhirnya mereka berdua tertawa renyah.
Tak lama kaisar datang, mendekat ke 2 istrinya lalu mengecup masing masing dahi dan bibirnya.
"Sudah malam sayang waktunya beristirahat."
Putri luna seolah mengerti, namun saat dia beranjak tangannya di tarik oleh putri anne.
Langkahnya terhenti dan menatap putri anne" kenapa adik?
Putri anne : kakak tidurlah bersama kami.
Kaisar dan putri luna berpandangan dari jaman dulu tidak pernah ada suami tidur bersama istri istrinya.
Putri luna : adik kamu sudah terlalu baik berbagi denganku, untuk kali ini saya tidak bisa memenuhi permintaanmu.
__ADS_1
Putri anne : anggap ini sebagai permintaan terakhirku
Putri luna dan kaisar hanya berpandangan lalu mereka menyetujuinya.
Kaisar : baiklah sayang kami akan menyetujuinya.
Putri anne : terimakasih sayang, terimakasih kakak. Sekarang kamu rebahkan tubuhmu di tengah aku akan berada di tangan kirimu dan kakak luna akan berada di tangan kananmu.
Merekapun mengikuti intruksi dari putri anne.
Putri anne : setiap hari aku ingin tidur seperti ini boleh kan sayang ?
Kaisar dengan mata berkaca kaca " baiklah kami akan tidur bersamamu."
Putri anne tersenyum bahagia dia mengecup pipi kiri suaminya.
Hari yang di tunggu tiba putri anne sudah waktunya melahirkan.
Putri luna dan kaisar sangat panik akan kesehatan putri anne.
Semua sudah berkumpul baik tabib maupun dukun bayi, mereka pun resah bila terjadi sesuatu pada putri anne.
Tabib : tuan putri kami akan memulai proses kelahirannya.
__ADS_1
Putri anne : tuan tabib, sebelum kita memulai aku ingin bicara dengan yiyi,ratu luna dan suamiku .
Tabib : baik tuan putri kami akan tunggu di luar dan kami akan memanggil mereka satu persatu.
Orang yang di panggil pertama adalah yiyi, yiyi tak kuasa menahan tangisnya. Dia merasakan hatinya tidak enak hati akan putri anne.
Putri anne : yiyi terimakasih, kamu sudah menjagaku. Kamu sudah kuanggap sebagai adikku, lepas dari sini kamu harus menikah dengan win. Ku do'akan kamu selalu bahagia.
Yiyi : putri tolong jangan sakit, aku percaya kamu bisa menghadapinya.
Putri anne : adikku kamu harus mandiri, ini adalah surat surat rumah dan toko yang ku beli untukmu. Kamu harus mengurusnya dengan baik. Aku selalu sayang padamu adikku.
Yiyi : putri kamu harus kuat, kamu bisa menghadapinya, kamu bisa melahirkan dengan selamat ..
Putri anne tersenyum lalu memeluk dan membelai kepala yiyi, " pergilah adikku, aku akan bicara dengan kak luna dan suamiku. Yiyi akhirnya melepas pelukannya dia pamit undur diri.
Tak lama putri luna datang menemui putri anne tangan putri luna di raupnya dan di genggam putri anne.
Putri anne : kakakku, tolong rawatlah anakku dengan cinta kasihmu. Berjanjilah untuk bahagia dan membahagiakan keluarga. Terimakasih atas cinta dan kasih sayang padaku sebagai kakak, sambil berderai air mata.
Putri luna : adik... hik hik .. kamu harus sehat, hik hik agar kita bisa berkumpul bahagia hik hik hik putri luna tak kuasa menahan airmatanya yang selalu di tahan di depan putri anne.
Putri anne menghapus air mata putri luna " kakak jangan menangis, kamu harus bahagia, aku ingin pelukan darimu agar aku bisa kuat melahirkan anak ini.
__ADS_1
Putri luna memeluk dan mencium pucuk kepala putri anne lalu dia berlalu karena tak kuat melihat kondisi putri anne.
Jangan lupa like dan comentnya...