
Dari kejadian mengantar keinginan ngidam putri anne melihat yudista dan mahendra.
Kaisar mulai menjauhi putri anne.
Dia sangat marah dan kesal pada istrinya, namun dia tidak mau melampiaskan pada orang yang di cintainya.
Berhari hari kaisar selalu menghindari putri anne. Dia belum mau bertemu dengan istrinya, karena hatinya masih sakit.
Putri anne selalu mencari suaminya baik di tempat kerja maupun di seluruh istana. Tapi sayang dia tidak pernah menemukan suaminya. Emosinya kini sangat labil, dia tak menyadari suaminya berubah drastis.
Hatinya menjadi sedih, dia sangat rindu akan suaminya.
hanya kenji yang menemani kesedihannya.
Kenji : mom kenapa bersedih ?
Putri anne : kangen sama ayahandamu sayang. Namun ayahandamu sangat sibuk
__ADS_1
Kenji : mom jangan sedih ada kenji sambil meraup wajah ibunya.
Putri anne memeluk kenji " makasih sayang " dia hanya bisa tersenyum pahit mendengar ucapan anaknya.
Ingin dia menangis di depan anaknya, namun tak tega menambah beban pada anaknya yang masih imut. Tak terasa tangannya membelai kepala anaknya, yang membuatnya terlelap. Putri anne hanya bisa tersenyum melihat anaknya tertidur, dia pun ikut tertidur bersama anaknya.
Dari jauh kaisar melihat adegan kenji dan istrinya. Dia juga ingin bergabung dengan mereka, namun hatinya masih sakit di saat putri anne ngidam mantan kekasihnya.
" maafkan aku sayang, kalo hati ini sudah baik aku kembali padamu. Ucap kaisar dalam hati.
Namun beberapa hari ini tidak di dapat lagi, putri anne sangat kehilangan kasih sayangnya, dia tidak bisa tinggal diam dia harus mencari suaminya. Dari pada hanya menangis di dalam kamar dia harus menemui dan menemukan suaminya.
Tak terasa putri langkahnya keluar dari istana. Dia berjalan tanpa tujuan yang dia inginkan adalah menemui suaminya. Banyak yang ingin di tanyakan pada suaminya, kenapa dia selalu menghindarinya.
Hati putri anne semakin sedih tak kala suami yang di carinya tidak ada. Putri anne berjalan sambil melamun.
"Awaaaaas teriak penunggang kuda yang sedang berlari kencang.
__ADS_1
Putri anne kena dampak dari angin kencang kuda yang berlari.
Dia terjatuh pelan, "Aduuuh kaki ku lecet" ucapnya dia pun berjalan melangkah ke kedai teh terdekat untuk beristirahat.
Setelah memasuki kedai teh, diapun memesan pada pelayan.
Putri anne : pelayan tolong berikan aku 1 poci
Pelayanpun langsung menghidangkannya.
Putri anne masih meringis dengan luka yang ada di kakinya. Putri anne tak bisa menikmati tehnya karena hatinya sangat tak karuan, di tatapnya semua yang mengunjungi kedai teh siapa tahu ada sosok yang di cari.
Namun dari semua pengunjung kedai teh tak ada sosok yang di carinya. Putri anne pun terpaksa pulang ke istana.
Berharap esok bila tak bertemu akan mencari kembali suaminya.
Jangan lupa like dan comentnya yaa...
__ADS_1