OMG.... PUTRI

OMG.... PUTRI
kejutan Buat Ayah


__ADS_3

Anne dan Thomas Qin masih menatap saling memandang satu sama lain, mereka terpaksa menyetujui perjodohan kakek mereka demi Kenzo atau Noah.


Thomas sangat menyayangi keponakan satu satunya. Sedangkan Anne sangat menyayangi kenzo seperti anaknya sendiri.


Liam Qin mengeluarkan kotak beludru warna merah " Thomas ini adalah cincin peninggalan ibumu, tolong sematkan pada Anne sebagai calon Istrimu.


Thomas langsung membuka kotak merah pemberian kakek William dan menyematkan di jari manis Anne. Anne tersenyum bahagia menerima cincin yang begitu indah di jarinya. " terimakasih " ucap Anne dengan nada serak.


Thomas tersenyum dan menggenggam tangan Anne.


Kakek Yuma dan nenek tersenyum bahagia melihat cucunya sudah bertunangan dengan Cucu sahabatnya." Baiklah kita akan tetukan pernikahan mereka"


Liam Qin : bagaimana kalo 3 bulan lagi kita menikahkan mereka, agar mereka akan lebih akrab dan saling mengenal.


Yuma : baiklah, saya setuju akan usulanmu.


Liam Qin : Yuma aku ingin Anne ikut aku ke rumah membawa Noah, agar Noah bisa beradaptasi denganku lagi.


Yuma : baiklah, aku mengijinkannya. Lalu menatap anne " Anne pergilah bersama kakek Liam bersama Kenzo, bagaimanapun kakek Liam kakeknya kenzo.


Anne : baiklah kek, namun Anne minta waktu, karena ada sesuatu yang harus di selesaikan.


Liam Qin : baiklah, kalo kamu sudah siap kamu beritahukan pada kami.


Anne : terimkasih kakek Liam..


Merekapun larut dalam obrolan yang hangat dan seru.


Setelah keluaga Qin pulang Anne mengajak bicara serius dengan kakek dan nenek.


Anne : kakek, nenek kita bicara di ruang baca, Anne ada yang ingin di bicarakan.


Kakek dan nenek mengangguk dan melangkah mengikuti Anne.


Sesampai di ruang baca kakek dengan rasa penasarannya bertanya pada Anne.


Kakek : Anne ada apa?

__ADS_1


Nenek : iya ada apa sayang ? Apa kamu tidak suka dengan pertunangan ini?


Anne : bukan kakek, nenek.. Anne ingin mengajak berdiskusi mengenai ayah.


Kakek : ada apa dengan ayahmu?


Anne : sampai sekarang ayah tidak ada yang mengurus dirinya, bagaimana kalo ayah menikah dengan bibi Tia?


Kakek : Anne kamu jangan ambil keputusan sembarangan, apa ayahmu akan mau?


Anne : mengapa tidak? Bibi Tia cantik, dia juga Sarjana Ekonomi kakek, dia sampai sekarang mengabdi pada kita karena dia merasa berutang budi pada ibu yang telah membiayai sekolah sampai lulus kuliah. Dia yang selama ini mengurus Anne dan membantu Anne belajar. Padahal bisa saja dia melamar kerja ke tempat lain karena bibi Tia sangat pintar. Tapi bibi Tia tidak mau meninggalkan Anne sampai sekarang.


Kakek terenyuh mendengar ucapan Anne. Dia tidak tahu kalo bibi Tia banyak berkorban dan menyayangi cucunya.


Kakek : baiklah kakek akan bicara dengan ayahmu. Semoga dia mau menerimanya.


Anne : terimkasih kakek...


Merekapun kembali berbincang hangat, membuat hati mereka menjadi rilek dari perbincangan yang menegangkan tadi dalam ruang baca.


Sesuai dengan janjinya kakek menghubungi Alex ayahnya Anne untuk datang ke Taiwan.


Ayah " sepertinya bisa pah, kebetulan minggu ini jadwal Alex kosong.


Yuma " baiklah kami menunggu kedatanganmu.


Ayah " baik pah.


Setelah selesai bicara by tlp, kakek merasa senang, karena Alex akan segera datang.


Setelah beberapa hari menunggu akhirnya ayah Alex datang, dia di sambut hangat oleh kakek sekeluarga.


Ayah senang di kelilingi oleh orang yang dicintainya.


Ayah : Anne apa benar kamu sudah bertunangan ?


Anne mengangguk malu " maaf ayah ini secara tiba tiba, tanpa minta persetujuan ayah" ucap Anne malu.

__ADS_1


Ayah mengelus kepala Anne " tidak apa apa, ayah percaya kakek akan meberikan yang terbaik buat anak ayah".


Anne : terimakasih ayah, sambil memeluk ayah dengan erat.


Yuma : Alex ayo kita bicara di ruang baca.


Ayah : baik pah.. dengan wajah terkejut dan penasaran, ayah mengikuti langkah kakek menuju ruang baca.


Alex : ada apa pah? Sepertinya sangat serius.


Yuma : apa sekarang kamu sudah punya calon untuk bersamamu ?


Alex : belum pah, saya tidak mau mengulangi kesalahan kemarin.


Yuma : itu bukan kesalahanmu, itu kesalahan mutlak Helin. Kalo aku menjodohkanmu apa kamu akan menerimanya?


Alex : dengan siapa pah?


Yuma : dengan orang yang kamu kenal, dia sangat baik pada anakmu.


Alex : siapa pah ? Wajahnya kembali terkejut dan penasaran.


Yuma : Tia, apa kamu tidak tahu kalo dia Sarjana Ekonomi ?


Alex : aku tahu pah, tapi apa dia mau menerimaku? Dia cantik dan masih muda.


Yuma : dia pasti mau karena dia sangat sayang pada Anne.


Alex : baiklah pah, kalo dia mau menerimaku apa adanya saya terima.


Yuma : bagus... saya merasa senang kamu mau dengan tia. Lusa kita langsungkan pernikahan.


Alex : pah aku tidak mau perayaan pesta, aku ingin secara sederhana saja.


Yuma : baiklah saya akan mengaturnya.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya...


__ADS_2