
Akhirnya putri anne, yudista dan wangki sampai di istana ibu suri. Ibu suri menyambutnya dengan hangat.
Kenji : moooom sambil memeluk putri anne.
Putri anne : apa kabarmu sayang ?
Kenji : baik mom, tapi kenji kangen mom.
Sambil tangan mungilnya memeluk leher putri anne.
Putri anne : nenek apakah sudah sehat?
Ibu suri : sudah sayang, berkat kenji yang selalu menemaniku. Pangeran yudista dan pangeran wangki, maaf telah merepotkanmu.
Yudista : jangan sungkan ibu suri, kami senang berada di istana ini.
Ibu suri : sering seringlah datang kemari, anne sudah ku anggap sebagai cucu sendiri, karena dia anak sahabatku.
Yudista : baik ibu suri, kami akan sering sering berkunjung.
Ibu suri :pangeran yudista kemarilah, yudistapun melangkah menuju ibu suri " saya ucapkan terima kasih padamu sudah memperlakukan anne dengan baik. Sambil mengusap punggung yudista.
Yudista : sudah sewajarnya ibu suri, karena saya sangat mencintainnya.
Putri anne : nenek apa yang kau pikirkan sampai kau sakit?
Ibu suri : di kota bul bul ada bencana banjir, saya belum berdonasi ke kota bul bul
Putri anne : sudahlah nek jangan terlalu pikirkan, pasti ada jalan
Ibu suri : baiklah terima kasih atas kunjungan kalian, masih ada waktu nikmatilah pantai di negri ini, karena pemandangannya sangat indah.
Merekapun pamin undur diri .
Kenji masih dalam pelukan kaila, yudista berinisiatif mengambil kenji.
Yudista : berikan kenji padaku sayang.
Putri anne memberikan kenji pada yudista.
Putri anne : mau kah kalian bermain ke pantai ?
Yudista dan wangki mengangguk , mereka pergi ke pantai bersama.
Suasana pantai sangat ramai, putri anne tersenyum mengingat pertama kali dapat uang dengan cara menjual kerang.
Tiba tiba lamunanya terhenti karena kenji menarik tangannya.
Kenji : mom ayoo
__ADS_1
Putri anne : mau bermain pasir sayang?
Kenji hanya mengangguk
Yudista dan wangki ikut bermain pasir, mereka membuat istana dari pasir yang besar.
Setelah istana pasirnya jadi mereka terkagum kagum dengan hasil karyanya. Karena hasilnya sangat indah.
Tiba tiba muncul sifat jahil putri anne, dia pura pura terjatuh, " aduuuh " dan bruuuk istana pasirpun hancur. Yudista dan wangki melotot.
Kenji kesal dan teriak "mooooom"
Putri anne tertawa lalu berlari ke pipir pantai.
Karena kesal mereka pun mengejar putri anne. Sebelum putri anne tertangkap, puntri anne mencipratkan air pantai kepada mereka.
Mereka membalas menyerang cipratan dari putri anne. Baju putri anne menjadi basah karena di serang yudista dan wangki.
Merekapun tertawa bersama.
Kenji yang tadinya kesal karena istananya hancur, dia lalu memeluk putri anne.
Putri anne membalas pelukan kenji lalu menggendongnya.
Putri anne : sayang maafkan mom, kenji menggangguk" gimana kalo sekarang mencari kulit kerang?
Putri anne : nah seperti itu sambil menjunjuk ke pipir pantai, lalu dia menurunkan kenji dari gendongannya.
" Heeeey lihat putri anne ada di pantai mungkin dia akan menjual kerang bergambar lagi ucap salah seorang pemuda. Ayoo kita temui, sudah lama kita tidak bertemu.
Pemuda itu berbondong bondong datang menemui putri anne. Yudista dan wangki terkejut dengan segerombolan pemuda datang menemui putri anne. Mereka dengan sigap melindungi putri anne.
"Putri apakah kamu menjual lagi kerang bergambar?
Yudista : kerang bergambar?
Putri anne : dulu aku jual cangkang kerang, lalu di gambar, sambil berbisik
Yudista mengangguk angguk mengerti. Lalu putri anne menjawab pertanyaan salah satu pemuda.
Putri anne : mohon maaf saya tidak menjual kerang lagi.
Yaaaa semua pada kecewa, padahal kami sangat merindukanmu, ucap salah seorang pemuda.
Gileee penggemar putri anne banyak banget, ucap wangki dalam hati.
Wangki berbisik kakak ipar gimana kalo kamu menari saja, buat mengobati penggemarmu sekalian berdonasi untuk kota bul bul?
Putri anne: ide bagus, aku menari gaya cuci pakaian ?
__ADS_1
Sambil terkekeh
Wangki : iyaa ... sambil ikut terkekeh
Yudista : haiiii ada rahasia apalagi kalian ?
Putri anne : bolehkah saya menari ?
Yudista : buat apa sayang ?
Putri anne :Menghibur penggemar yang di pantai ini sekalian kita berdonasi untuk kota bul bul
Yudista : baiklah cuma untuk kali ini aja yaa ?
Putri anne mengangguk
Putri anne : bertanya ke para pemuda " apakah kalian ada yang membawa alat musik ?
Salah satu pemuda itu menjawab adaa
Dia membawa alat musik kecapi.
Putria anne : apakah anda bisa memainkan musiknya dengan riang ?
Pemuda : bisaa, dan kami juga membawa kendang mungkin bisa di padukan.
Putri anne : wooow pasti akan menghasilkan musik yang seru, Baiklah bagaimana kalo kalian ikut menari bersama ? Dan saya mohon kalian ikut berdonasi untuk saudara saudara kita yang ada di kota bul bul yang sedang tertimpa bencana.
Mauuuu jawab para pemuda..
Putri anne : baiklah ikuti gerakan tarian saya, putri anne menari sesuai yang wangki usulkan. kucek kucek jemur jemur , kucek kucek jemur jemur ucapnyq dalam hati sambil terkekeh
Mungkin karena di negri ini tidak pernah ada hiburan, putri anne menari gaya cuci pakaian pun sudah terbilang sangat indah.
Mereka mengikuti tarian putri anne dengan riang. Dan tak lupa mereka ikut berdonasi ke tempat yang telah di sediakan oleh putri anne.
Semua kotak yang di sediakan untuk donasi sudah penuh dengan Suasana pantai menjadi hangat dengan kegembiraan gerakan tarian yang di pimpin putri anne.
Dari jauh 2 orang yang memata matai putri anne tersenyum sambil geleng geleng kepala.
Pengawal : tuan .. ternyata wanita itu sangat mempesona.
Tuan : kamu terus selidiki, saya akan kembali
Dan wuuuus tuan itu melasat.
Hasil dari sumbangan warga yang ada di pantai lumayan sangat banyak, putri anne lalu memberikan sumbangan itu kepada pejabat istana atas awan di saksikan ibu suri.
Jangan lupa like dan comentnya yaaa..
__ADS_1