
Di hari yang cerah putri anne seperti biasa bermain dengan kenji di taman istana. Saking kelelahan putri anne tidur di atas rumput di payungi pohon trembesi yang entah usianya ratusan tahun.
Mereka sangat terlelap hingga wangki datang tak terdengar langkahnya.
" hemmn pantas saja kamu gampang di culik, karena kamu selalu semboro gumam wangki sambil terkekeh. Lalu dia ikutan merebahkan tubuhnya diatas rumput di bebelah kenji dan mulai memejamkan mata.
Tak berapa lama yudista datang dia tersenyum melihat calon istrinya, kenji dan adikya tiduran di atas rumput.
Yudista ikutan tiduran dia atas rumput di sebelah putri anne. Entah apa yang di impikan mereka hingga mereka sampai terlelap lama.
Seperti biasa 2 orang yang memantau kegiatan putri anne, mereka melihat pemandangan putri anne, kenji, yudista san wangki tertidur timbul rasa cemburu dalam hati tuannya, dia mengepalkan tangan menahan emosi.
Sedangkan pengawalnya hanya melihat datar.
Pengawal : Tuan apa kita sebaiknya pergi?
Baiklah kita pergi, maelihat mereka membuat mataku sakit.
Lalu wuuuuuuuuuus mereka pergi.
Tak berapa lama pengawal bayangan mahendra datang ke taman istana putri anne, langkahnya terhenti melihat pemandangan indah yang damai. Dia menunggu sampai putri anne terbangun.
Setelah 3 jam tertidur di atas rumput, putri anne terbangun, dia terkejut melihat wangki dan yudista ikut tertidur.
Diusapnya wajah yudista dengan lembut, hap tangan putri anne di tangkap yudista. Putri anne terkekeh, dia lalu membantu membangunkan yudista.
Putri anne : pangeran kenapa ikutan tidur di sini ?
Yudista: sayang.. panggil aku yudista, agar kita lebih dekat.
Putri anne: baiklah yudista, mengapa kau tidur di sini juga ? Tangannya sambil membelai kenji.
Yudista : aku ingin merasakan kebebasan sepertimu sayang. Ternyata tidur di sini tidak buruk, enak juga.
Wangki : anne kenapa tidak membelai wajahku juga?
Putri anne terkekeh, namun yudista melotot.
Wangki : ayolah kak... jangan pelit candanya.
Yudista: biar kakak aja yang membelai wajahmu.
Wangki : iiiiiih mending jangan, bealaianmu menyakitiku ucapnya sambil tertawa.
Merekapun tertawa bersama.
Tiba tiba yudi datang menghampiri mereka,
Yudi : mohon maaf mengganggu putri anne
Putri anne terkejut dengan kedatangan yudi, " iyaa ada apa yudi ?
Yudi : saya memberitahukan, ibu suri sakit keras, ingin bertemu dengan tuan putri.
__ADS_1
Putri anne menagis mendengar ibu suri sakit keras, " baiklah saya akan pergi kesana besok, tolong sampaikan saya akan datang bersama 2 pangeran dan kenji.
Yudi: baiklah saya pamit, besok saya akan datang lagi menjemput tuan putri.
Putri anne hanya mengangguk
Yudista : sayang kenapa kamu mengajak adikku wangki?
Putri anne: di istana negri awan sangat berbahaya sekarang, saya takut terjadi sesuatu denganmu. Jadi lebih baik pangeran wangki ikut agar kita sama sama waspada.
Wangki: aku mengerti, baiklah aku juga akan menjaga kalian semua.
Putri anne tersenyum bahagia.
Keesokan harinya mereka telah bersiap putri anne menyiapkan perbekalan.
Wangki dan yudista terkejut dengan perbekalan putri anne yang membawa 2 peti besar.
Yudista : sayang kenapa perbekalanmu sangat banyak? Apa kamu akan pindah kesana lagi ?
Putri anne: hehehe tentu saja saya tidak akan pindah, inikan perbekalan baju kita berempat, 1 peti, dan 1 peti lagi itu perbekalan makanan.
Wangki terkekeh, memang urusan sama wanita meribetkan gumamnya.
Tak berapa lama hadi dan yudi datang mereka sudah tau kalo putri pasti akan membawa barang yang banyak.
Yudi dan hadi bersama sama membawa 2 peti, yudista membawa putri anne, wangki membawa kenji. Dan wuuuuuuus mereka terbang.
Perjalanan memakan waktu setengah hari.
Akhirnya mereka sampai, yudista dan hadi membawa putri anne dan lainnya ke istana yang pernah di tinggali putri anne.
Yudi : beristirahatlah tuan putri, saya akan memberitahukan kabar ini kepada ibu suri.
Putri anne mengangguk.
Yudista : jadi ini dulu kediamanmu sayang?
Putri anne: iyaa, sambil tersenyum
Yudista tersenyum getir, pasti calon istrinya banyak mengalami penderitaan gumamnya.
Tak lama kasim dari istana ibu suri datang.
Kasim: salam tuan putri, silakan ikut bersama kami.
Putri anne : yudista apakah kamu mengijinkanku pergi bersama kenji?
Yudista mengangguk.
Putri anne dan kenji mengikuti kasim istana
Saesampainya di istana kasim memberitahukan kedatangan putri anne.
__ADS_1
Ibu suri yang sedang sakit langsung bangun, dimana anne ? Dimana anne?
Suaranya sangat menyedihkan.
Putri anne datang langsung memelukbibu suri .. nenek hik hik hik nenek hik hik hik ibu suri pun ikut menangis,
Kenji : mom, kenapa menangis ?
Ibu suri dan putri anne berhenti menagis,
" nenek kenalkan ini anakku kenji"
Ibu suri : kemarilah, kamu tampan sekali sayang.
Putri anne : kenji sayang peluk nenek
Kenji lalu memeluk ibu suri dan menciumnya. " nenek cepat sembuh kasian mom nangis"
Ibu suri : anak pintar, nenek jadi sayang kamu, temani nenek di sini yaa ?
Kenji mengangguk, lalu berinisiatif memijat kaki ibu suri.
Putri anne dan ibu suri terkekeh melihat kenji memijat.
Ibu suri : sayang apakah kamu bahagia?
Apakah kamu diperlakukan dengan baik ?
Putri anne hanya mengangguk.
Tak berapa lama marendra dan marindra datang.
Marendra : putri anne kenapa kamu tega meninggalkan kami?
Walau kakakku mahendra menyakitimu, kami akan terus melindungimu.
Marindra : iya putri anne, seharusnya kamu jangan pergi, kami siap menggantikan kak mahendra.
Putri anne : sudahlah, semua sudah berlalu, sekarang saya sudah mempunyai pengganti mahendra.
Marendra : apakah dia baik?
Putri anne : tentu saja, dia sangat baik padaku. Sekarang mereka ada di kediamanku, kalian datanglah.
Marindra : baiklah kami akan datang ke kediamanmu.
Ibu suri : sebaiknya kalian secepatnya kesana, kasian mereka menunggu. Biarkan kenji bersamaku
Marindra : oo ya apakah kenji anakmu ? Sambil mengusap kepala kenji
Putri anne mengangguk, " baiklah ayoo kita temui calon suamiku.
Jangan lupa like dan comentnya...
__ADS_1