OMG.... PUTRI

OMG.... PUTRI
Tak Ingin Melepas


__ADS_3

Mahendra masih yakin kalo Anne masih mencintainya, tak apa apa dia di pukul ribuan kali asal Anne memaafkannya.


Mahendra : sayang apakah kamu tetap akan meninggalkanku?


Putri anne : itu yang terbaik, sebaiknya kamu mengantarku kembali ke tempat yang tadi.


Mahendra : baiklah, tapi dengan 1 syarat.


Putri anne : apa syaratnya?


Mahendra : kamu harus membalas ciumanku yang terakhir.


Putri anne : baiklah, kamu harus berjanji ini yang terakhir.


Mahendra mengangguk, lalu mahendra mencium putri anne dan putri anne membalasnya. Ciuman menjadi panas mereka saling bermain lidahnya, sesekali mereka memgambil napas agar tidak kehabisan oksigen.


Putri anne lalu mengisap lidah mahendra, mahendra terkesima lalu tersenyum getir, hatinya sakit akan melepas putri anne. Kamu memang pantas di perjuangakan bathinnya.


Ciuman itu tidak berhenti, mahendra lalu membawa putri anne sambil terbang.


Putri anne melepas ciumannya, " heeeeeh nanti nabrak pohon lagi ucapnya.


Mahendra terkekeh " tidak akan sayang, aku menjamin... ciuman ini akan aman, kita hanya akan diam di udara saja"


Putri anne: baiklah, saya akan percayakan kepadamu.


Lalu mahendra memulai menciumnya lagi, putri anne membalasnya, ciuman terakhir ini membuat hati mereka sama sama sakit.


Mereka sama sama menangis seolah tidak ingin di pisahkan lagi. Mahendra sesekali menghapus air mata putri anne, begitupun putri anne menghapus air mata menendra.


Entah berapa lama mereka melakukannya ciumannya di udara yang penuh haru.


Setelah di rasa cukup mahendra dengan berat hati mengembalikan putri anne ke tempat semula. Mahendra mengantarnya dengan terbang perlahan lahan.


Mahendra : sayang.. ternyata firasatku benar, hari ini aku akan bertemu denganmu.


Ternyata kita masih ada ikatan perasaan.


Putri anne: sudahlah mahendra, kita sudah berakhir. Mudah mudahan kita tidak akan pernah bertemu lagi.


Mahendra : kita akan bertemu lagi sayang..


Putri anne : terserah lah, yang jelas aku akan melupakanmu. Aku akan mulai mencintai yudista


Mahendra kesal lalu menggigit bibir putri anne.

__ADS_1


Putri anne : aawwww heeiiiii sakit tau..


Mahendra tersenyum lalu memeluk erat putri anne, sebenarnya hatinya menangis.


Dia menyesali menikah dengan kaila, dia tidak mungkin meninggalkan kaila, karena kaila di dukung penuh oleh pejabat istananya di sayap kanan.


Setelah turun dari udara, mahendra masih enggan melepas putri anne.


Putri anne melepas paksa pelukan mahendra "dulu aku tak sempat pamit padamu , sekarang aku akan pamit secara baik baik padamu, selamat tinggal ... kita berpisah di sini. Putri anne pun melangkah pergi


Mahendra menarik tangan putri anne, tubuh putri anne terhempas kepelukan Mahendra lagi.


Putri anne berontak melepas pelukan mahendra lagi "ku mohon... pergilah sambil mendorong Mahendra.


Mahendra : ijinkan sebentar memelukmu lagi , hatinya menangis lagi tak rela istrinya akan pergi meninggallkannya, tiba tiba butiran bening keluar dari matanya, " selamat tinggal sayang " ucap mahendra lalu melesat terbang jauh.


Anne jadi teringat bait sebuah lirik lagu ..


Selamat tinggal, sayang


Bila umurku panjang


Kelak 'ku 'kan datang 'tuk buktikan


Satu balas 'kan kau jelang


Kuingin kau rasakan


Pahitnya terbuang sia-sia


Memang kau pantas dapatkan


Dari kejauhan wangki melihat sedikit kejadian, putri anne yang berontak terus menolak mahendra.


Wangki tersenyum menyungging " hanya orang bodoh yang mau melepaskan putri anne, ucap nya dalam hati.


Lalu dia mendekati putri anne. " apakah kamu baik baik saja " ucapnya


Putri anne mengangguk lalu mengikuti langkah wangki menuju kediamannya.


Keesokan harinya, sesuai janji jendral wangki dia mengantar putri anne keistana bintang. Hanya dengan satu lintasan terbang.


Sesampainya di istana, putri anne dan jendral wangki di sambut baik oleh raja radista dan ratu zeina.


Raja radista: anakku wangki, akhirnya kamu pulang juga , dan tersadar, bahwa peperangan itu sangat merugikan kita semua.

__ADS_1


Putri anne: anakku? Penuh tanya


Raja radista: wangki adalah anakku, dia masih seorang pangeran. Dia terlahir dari selir bernama lolita.


Putri anne : oooo pantas ketampanannya hampir sama dengan yudista ucapnya spontan.


Semua melihat ke arah putri anne yang spontan bicara wangki tampan.


Wangki terkekeh.


Sedang yudista hanya bisa berwajah kesal, karena calon istrinya memuji saudaranya.


Ratu zeina : pangeran wangki, kita lupakan masa lalu, tinggalah di istana ini.


Wangki : terimakasih ibunda ratu dan ayahanda raja, dengan mengakui saya sebagai bagian dari kalian saya merasa bahagia. Dan saya akan menyerahkan ini.


Wangki memberikan peta harta karun yang di temuinya.


Raja radista : itu adalah wilayahmu dari pemberian ibumu, bangunlah istana yang megah di sana. Karena mendiang ibumu sangat menginginkan kamu membangun negri itu.


Wangki : terimakasih ayahanda. Baiklah saya akan melaksanakannya, Kalo begitu saya mohon pamit.


Raja radista tersenyum melihat keberhasilan anaknya menemukan harta karun dari warisan leluhur ibunya. " putri anne saya ucapkan terimakasih, karena sudah menyadarkan dan menemukan harta peninggalan leluhurnya.


Putri anne : yang mulia terlalu memuji, ini semua adalah kerja keras jendral eh.. pangeran wangki.


Raja radista : putri anne sangat rendah hati.


Putri anne : bila tidak ada lagi yang di sampaikan, hamba pamit undur diri ucapnya. Diikuti yudista dari belakang.


Setelah kepergian putri anne dan putra putranya di dalam istana negri bintang ratu dan raja berbincang.


Ratu zeina : yang mulia, ternyata benar apa yang di bicarakan, oleh orang banyak kalo kita memperlakukan putri anne dengan baik, negri yang di pijaknya akan menjadi makmur.


Raja radista: semoga dia berjodoh dengan putra kita....


Hap yudista memeluk putri anne dari belakang, dia masih kesal calon istrinya memuji orang lain.


Yudusta : kamu harus dapat hukuman dariku sambil berbisik di telinga putri anne.


Putri anne terpaku, langkahnya terhenti.


Dari kejauhan Wangki hanya melirik dan pergi dengan kesal melihat saudaranya memeluk putri anne.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa

__ADS_1


jangan lupa like dan comentnya yaaa ...


__ADS_2