OMG.... PUTRI

OMG.... PUTRI
Memantapkan Hati


__ADS_3

Tiba saatnya putri anne, yudista, wangki dan kenji untuk kembali ke istana bintang, mereka selesai pamit undur diri dari kediaman ibu suri.


putri anne : kami pamit undur diri nenek


ibu suri : terima kasih sayang atas kunjungan kalian semua. Titip kenji yaaa


putri anne mengangguk dan kenji memeluk dan mencium ibu suri.


Ibu suri sudah mulai merelakan putri anne untuk yudista. Beliau mendo'akan agar mereka selalu bahagia.


Dalam perjalanan menuju kediaman putri anne, mereka bertemu dengan mahendra.


Mahendra dengan tatapan kasih menatap putri anne.


Mahendra : pangeran yudista apa boleh saya bicara sebentar dengan putri anne?


Yudista sebenarnya engan memberi ijin, namun akhirnya dia mengangguk. " sayang ku tunggu kamu di kediamanmu.


Putri anne mengangguk, " baiklah " ucapnya.


jleb mahendra merasa kesal mantan istrinya di panggil sayang oleh yudista.


Yudista yang sedang menggendong kenji berjalan melewati mahendra, diikuti wangki.


Mahendra : anne... apa kamu akan kembali lagi?


Putri anne : iya pangeran sambil mengangguk.


Mahendra : tak dapatkah kau kembali padaku ?


Putri anne : sudahlah pangeran jangan membahas itu, ini yang terbaik buat kita , saya permisi undur diri.


Saat akan melewati mahendra mahendara menarik tangan putri anne dan menghempaskan kepelukannya.


Putri anne berontak , semakin berontak tangannya tak bisa bergerak kerena didekap kencang " pangeran tolong jangan seperti ini, ini tidak baik buat kita"


Mahendra : tolong biarkan aku memelukmu.

__ADS_1


Namun putri anne tetap berontak.


Yudista merasakan hatinya tidak tenang, dia memutuskan untuk kembali ke tempat putri anne.


Yudista : wangki tolong bawa kenji, saya akan kembali ke ke tempat anne.


Wangki mengangguk." baiklah kak, berhati hatilah "


yudista hanya mengangguk.


Yudista melesat menuju ke tempat putri anne. Saat melihat putri anne terus berontak di pelukan mahendra, yudista memandangnya dengan geram. Posisi wajah putri anne ada di bahu mahendra, wajahnya terlihat kacau dan sedih karena di tindas mahendra.


Cup


Dengan cepat yudista mencium bibir putri anne, agar putri anne tidak sedih. Putri anne tersenyum malu, wajah sedihnya menjadi senang. " yudista " teriak putri anne.


Mahendra terkejut dengan kedatangan yudista. Dia kesal karena merasa diganggu.


Tangan yudista langsung menarik tangan putri anne dan di hempaskan ke pelukannya.


Mahendra mengepalkan tangan dan mengertakan giginya karena kesal grrrrr " aaaahhh anne kembalilah " teriakannya terdengar oleh putri anne dan yudista, mereka sama sekali tak menghiraukannya.


Yudista sedikit marah, karena calon istrinya tidak bisa membela diri.


Yudista : sayang kenapa tidak minta tolong mira untuk memukulnya.


Putri anne : sudah, tapi mira tidak mau memukulnya.


Yudista : baiklah, mulai sekarang kamu tidak boleh bertemu lagi dengan mahendra.


Putri anne : baiklah, sambil mengeratkan pelukannya.


Putri anne sudah memantapkan hatinya untuk yudista. Dia sangat bersyukur calon suaminya sangat pengertian.


Cup


Putri anne mengecup pipi yudista, yudista tersenyum senang.

__ADS_1


Yudista : apakah hatimu sudah sepenuhnya untukku ?


Putri anne mengangguk" iyaa sayang, hatiku untukmu"


Yudista : terima kasih sayang, hubungan kita sudah hampir 1 tahun, sampai istana negri bintang saya akan membicarakannya penikahan denganmu, apakah kamu setuju ?


Putri anne mengangguk setuju " tentu saja sayang" ucapnya pelan. Yudista sangat bahagia atas jawaban calon istrinya.


Setibanya di kediaman putri anne, wangki dan kenji sudah bersiap untuk beranjak pergi dari istana negri awan.


Yudi dan hadi ikut mengantar untuk membawa barang bawaan putri anne.


Merekapun melesat menuju negri bintang.


Putri anne dan yudista sengaja berada di belakang wangki dan hadi.


Yudista : apa kamu menikmatinya sayang ?


Putri anne : tentu saja sayang, dan saya sangat bahagia karena saya akan menikah denganmu.


Terima kasih sayang atas pengertiannya selama ini.


Yudista : sama sama sayang, sambil mengeratkan pelukannya.


Apakah saya boleh menciummu sayang ?


Putri anne : tentu saja, lalu mereka berciuman di udara dan saling berbalas, putri anne memasukan lidahnya ke mulut yudista, yudista ikut memasukan lidahnya juga. Lidah mereka saling menari, dan di saat ada kesempatan putri anne mengisap lidah yudista.


Yudista tersenyum senang, mereka saling menikmati dan ini adalah ciuman pertama yudista di udara. Mereka sesekali mengambil napas agar tidak kehabisan oksigen.


yudista : apa kamu bahagia sayang ?


putri anne : tentu saja, karena kamu sangat hebat.


Yudista merasa tersanjung, dia lalu mengulang kembali ciumannya di udara bersama calon istrinya. Dia sangat senang dan bahagia menikmatinya.


Jangan lupa like dan comentnya yaaa

__ADS_1


__ADS_2