OMG.... PUTRI

OMG.... PUTRI
Jahil


__ADS_3

Ibu suri berangsur membaik dari sakitnya, dia merasa senang selalu di temani kenji.


Kenji : nenek, apakah nenek sudah membaik ?


Ibu suri : tentu saja sayang, berkat kamu nenek jadi semakin baik.


Kenji lalu memeluk ibu suri, "nenek kamu jangan sakit lagi, nanti kenji akan bermain lagi ke sini bersama mom"


Ibu suri membalas pelukan kenji, dia merasakan kalo kenji bukan seorang anak dari orang biasa. Karena dari tutur kata dan sikapnya seperti pernah didik oleh suatu kerajaan. Ibu suri membelai kenji dengan penuh kasih.


Di kediaman putri anne, yudista dan wangki sedang bersiap siap untuk kembali ke kerajaan negri bintang.


Yudista : sayang, kamu yakin akan kembali lusa?


Putri anne : tentu saja, karena ibu suri sudah membaik. Ooh iya ibu suri ingin bertemu dengan kalian, apakah kalian mau?


Yudista dan wangki mengangguk setuju. baiklah kita temui ibu suri


Tak berapa lama kasim dari ibu suri datang memberitahukan untuk menemui ibu suri, setelah itu kasim pun undur diri. putri anne, yudista dan wangki berangkat menuju istana ibu suri


Dalam perjalanan putri anne melihat kaila ada di sebuah taman bunga istana , bersama dayang dayang. dengan angkuh dia sedang memarahi salah satu dayang. Dayang itu sampai menyembah nyembah meminta maaf pada kaila.


Kaila : pokoknya saya tidak mau kamu membuat kesalahan lagi , plak plak kaila memukul wajah dayang itu


Dayang : ampuuun nona , ampuun saya tidak akan mengulanginya.


Namun kaila tidak puas dengan ucapan maaf dari dayang itu.


kaila : baiklah mulai sekarang kau ku hukum jangan makan selama 2 hari.

__ADS_1


dayang itupun mengannguk dan menangis dengan sedih.


Kaila memang ingin memperlihatkan kepada semua orang kalo dia sangat berkuasa.


Putri anne yang melihat kejadian itu merasa iba kepada dayang itu, lalu timbul niat jahilnya, dia memanggil mira.


"Mira kerjain kaila, tapi kamu jangan terlihat ucap putri anne berbisik. Aku percaya kamu bisa melakukannya. Mira seolah mengerti ucapan putri anne. Putri anne tersenyum dengan apa yang akan di lakukan oleh mira


Mira pun melesat dan memukul tubuh kaila.


Awww siapa yang berani memukulku?


Para dayang diam dan bingung karena dia tidak melihat ada yang memukul kaila.


Mira pun memukul kaila ber ulang ulang. Dia menjerit jerit, para dayang yang melihat kaila menjerit jerit kesakitan menyangka kaila menjadi gila.


Istana negri atas awan menjadi panik, karena kaila menjadi gila, dia lagi sadar aja ganas, apalagi kalo dia jadi gila. Dan mira pun tanpa di minta dia langsung menghilang. Para pengawal sibuk mengamankan kaila. Kaila makin menjerit karena merasa terhina di tuduh gila.


Wangki terkekeh pasti ini kelakuan putri anne.


Wangki : kakak ipar selalu iseng


Yudista : apa yang kamu bicarakan adikku ?


Wangki : apakah kamu tidak tahu kalo kakak ipar punya mira ?


Yudista langsung memeluk putri anne dari belakang, " sayang kenapa belum cerita padaku? Kalo kamu tidak bicara pelukan ini tak kulepas


Putri anne : hehehe maaf saya lupa, mira itu sebuah tombak.

__ADS_1


Yudista : tombak ?


Wangki : iya tombak suci, entah bagaimana kakak ipar mendapatkannya.


Yudista : sungguh sayang ? Penuh tanya


Putri anne : iya , baiklah akan ku panggil, apa boleh aku menyuruh mira untuk memukulmu ?


Biasanya dia tak akan memukul pada laki laki yang tampan.


Yudista : baiklah kita coba.


Putri anne : mira keluarlah, mira pun keluar yudista tertegun melihat tombak suci.


Putri anne : mira pukul yudista


Mira dengan isengnya melesat dan kali ini benar benar memukul yudista


Gubraaaaak Putri anne dan wangki tepuk jidat,


Yudista mengaduh "aduuh aduuh"


Saaat mira akan memukul lagi putri anne menangkap mira " mira kamu kenapa memukul calon suamiku ? Lalu Putri anne melepas mira.


Apa karena calon suamiku kurang tampan buatmu ? Mira bergoyang goyang dengan centil. Seperti mencari perhatian pada wangki.


Wangki terkekeh sedangkan yudista kesal karena di pukul mira.


Jangan lupa like dan comentnya yaaa

__ADS_1


__ADS_2