OMG.... PUTRI

OMG.... PUTRI
Anugrah Dan Musibah


__ADS_3

Tak terasa kejadian kudeta yang telah menyakiti putri anne sudah berjalan di 5 bulan.


Putri anne bila teringat kejadian itu hatinya merasa sedih akan kehilangan anaknya.


Air matanya selalu bercucuran di pipi tak kala mengingat kejadian kudeta itu.


Kaisar : sayang mengapa kau menangis?


Putri anne : aaah tidak apa apa sayang, jangan di khawatirkan


Kaisar : bicaralah sayang, aku tak mau orang yang ku cintai menagis.


Putri anne : aku teringat anakku sayang...


Kaisar lalu memeluk putri anne, " maafkan aku sayang.. ini adalah kesalahanku yang tak dapat menjagamu.


Putri anne : ini bukan kesalahanmu, maaf saya selalu sedih.


Kaisar hanya bisa memeluk dan mengelus istrinya.


Putri anne : akhir akhir ini, aku selalu ingin bersamamu sayang, aku tak mengerti setiap aku mencium harum badanmu hatiku sangat tentram


Kaisar tersenyum, "baiklah kalo kamu sangat membutuhkanku aku akan selalu ada untukmu sayang, lalu menggendong istrinya ala bridal style menuju tempat tidur.


Putri anne : sayang terima kasih atas cinta dan kasih sayangmu.


Kaisar tersenyum lalu memadu kasih dengan istrinya.


Keesokan paginya, kaisar cepat cepat membangunkan istrinya untuk mandi. Dia berencana akan mengajak istrinya berjalan jalan mengitari istana bersama kenji.

__ADS_1


Putri anne : mengapa sangat pagi sekali sayang?


Kaisar : sekalian berolah raga istriku sayang, ucapnya manis.


Putri anne : baiklah ayoo kita ke kamar kenji menjemputnya.


Namun saat putri anne melangkah tubuhnya terasa oleng, kaisar merasa terkejut, lalu menggendong istrinya dan kembali ke kamar.


Kaisar : sayang, kamu lebih baik disini, aku akan menyuruh orang memanggilkan tabib.


Putri anne hanya mengangguk.


Tak lama tabib istana datang, dia memeriksa denyut nadi putri anne, kali ini wajah tabib tampak suram diapun berkata " selamat yang mulia, ratu anne hamil di usia 6 minggu, saya akan memberikan vitamin untuk ratu anne.


Kaisar tampak khawatir dengan mimik wajah tabib dia berprasangka pasti kesehatan istrinya. Dia lalu mengajak tabib bicara di ruangan baca. Kaisar sangat takut istrinya terjadi sesuatu.


Kaisar: apa tubuh istriku akan baik baik saja untuk mempunyai anak?


Kaisar terkejut dengan penjelasan tabib istana " apa yang harus kita lakukan untuk kesehatanya ? Tanya kaisar


Tabib : lebih baik gugurkan anak yang mulia, sambil bergetar menjawabnya.


Kaisar : apa tidak ada cara lain tabib?


Tabib : kejadian kudeta yang menghunuskan pedang pada rahimnya sangat dalam kemungkinannya sangat tipis untuk bisa sehat, mohon maaf yang mulia atas ketidak tahuan ilmu pengobatan ini, hamba harap yang mulia lebih memperhatikan lagi yang mulia ratu karena untuk hamil kali ini emosinya agak sensitif dan kesehatannya pasti akan menurun.


Kaisar : baiklah terimakasih.. hatinya berkecamuk apa yang harus dilakukan, karena merasa dilema.


Tabib pun pamit undur diri meninggalkan kaisar di ruang baca.

__ADS_1


Kaisar melangkah menuju istrinya yang sedang berbaring. Ingin rasanya mengatakan untuk menggugurkan saja anak dalam kandungan istrinya.


Namun saat melihat wajah istrinya yang bahagia dia enggan mengatakannya.


Putri anne : sayang apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan? dengan wajah berbinar mengusap perut kecilnya.


Kaisar : tidak ada sayang, aku hanya khawatirkan dirimu.


Putri anne : kemarilah sayang, aku butuh pelukanmu.


Kaisar : baiklah, aku akan memelukmu sepanjang hari.


Putri anne : apa pekerjaanmu sudah beres sayang?


Kaisar : aku sudah menyelesaikannya kemarin sayang, jadi aku ada waktu untukmu. sambil mengelus perut istrinya, hatinya menangis. " nak bukan ayahntak mau kamu lahir, tapi ayah ingin ibumu hidup sayang isaknya dalam hati. Wajahnya berusaha tersenyum agar istrinya tidak khawatir.


Putri anne : oooo senangnya, putri anne sambil mengendus endus tubuh suaminya, lalu memeluknya.


Kaisar tersenyum, lalu membelai lembut istrinya." Apa kamu bahagia sayang?


Putri anne : tentu saja, aku akan memiliki anak lagi darimu sayang. Mungkin kedepannya dia akan menghapus kesedihanku di masa depan.


Jleb hati kaisar bagai teriris lagi mendengar jawaban istrinya, dia tak mungkin tega merampas kebahagiaan istrinya.


Kaisar : sudah pasti sayang, aku dan kenji bahagia dan akan selalu menjagamu.


Putri anne : terimakasih sayang.


Kaisar merasakan kecemasan akan kehamilan putri anne, entah dia harus bahagia ato bersedih, karena dia sangat ketakutan akan kesehatan putri anne. " Kamu harus kuat sayang, harus sehat agar kamu dan anakkmu bisa berkumpul dengan keluarga kita ucapnya dalam hati.

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya...


__ADS_2