
Kaisar melangkah menuju kamar putri anne, dia sangat cemas dengan kondisi putri anne. Dia merasa bingung, apa yang harus di lakukannya. Jantungnya berdebar kencang seolah olah mau copot.
Bayangannya selalu takut akan hal yang buruk akan terjadi. Kaisar tampak gelisah akan apa yang terjadi. Namun kakinya tetap melangkah menuju kamar istri yang di cintainya.
Saat membuka pintu kamar napas panjangnya di keluarkan terlihat putri anne sedang menunggu dirinya, istrinya tersenyum bahagia saat suaminya kembali.
Namun putri anne melihat ada masalah yang berat yang di hadapi suaminya, hatinya sangat penasaran akan apa yang terjadi pada suaminya.
Putri anne : kemarilah sayangku.. aku ingin mencium aroma tubuhmu.
Jleb kaisar merasa berdosa pada putri anne, wajahnya tampak pucat. Dia lalu menghampiri putri anne, lalu memeluknya dengan matanya berkaca kaca.
Putri anne perasaan putri anne semakin tajam, dia merasakan masalah suaminya sangat dalam. " ada apa sayang.. bicaralah, bukankah kamu berjanji untuk berkata jujur padaku? "
Kaisar merasa bingung, dengan apa yang akan di sampaikan pada istri tercintanya.
Kaisar : tidak ada apa apa sayangku ..
Putri anne : bicaralah aku berjanji akan membantumu.
__ADS_1
Kaisar berpikir lagi, kalau dia tidak bicara secepatnya putri anne akan tahu dari orang lain dan itu akan lebih menyakiti hatinya.
Kaisar : aku takut kamu marah sayang, dan kamu akan membenciku. Namun aku pantas di benci olehmu sayang, sambil mengeluarkan napas panjang.
Putri anne : bicaralah sayang, aku berjanji tidak akan marah atau membencimu.
Kaisar : sayang... maafkan aku, ternyata luna masih hidup, dia datang kemari sayang..
Putri anne : sungguh kak luna masih hidup ? Ooo senangnya sayang..
Hati kaisar kosong, kenapa istrinya tidak marah, hal itu bagus untuk dirinya yang patut di salahkan.
Kaisar : kamu tidak marah sayang?
Putri anne: tentu saja tidak marah sayang, keluarga kita akan bertambah bahagia dengan adanya kak luna, bukan begitu sayang?
Pandangan kaisar di lempar sembarang, hatinya merasa sakit akan ketulusan putri anne. " apa aku harus memamfaatkan kebaikan hatimu sayang " ucapnya dalam hati.
Kaisar : aaah kau bagai malaikatku, kamu selalu membuatku bahagia sambil mencium pucuk kepala putri anne. Hatinya menagis akan kebaikan putri anne.
__ADS_1
Putri anne : asal kamu bahagia, aku akan lebih bahagia sayang.
Kaisar : sayang , akan lebih baik kalo kamu memarahiku atu membenciku .Apa ini tidak membuat hatimu sakit? dengan suara seraknya.
Putri anne : Jangan berkata seperti itu, aku sangat bahagia kak luna datang. Aku juga tak boleh egois, di saat seperti ini kamu sangat membutuhkan seorang pendamping.
Kaisar : maksudmu sayang ? hatinya penuh dengan tanya
Putri anne : Maafkan aku sayang, seharusnya dari dulu kamu memang pantas mendapatkan beberapa selir. Namun karena ke egoisanku aku melarangnya. Sekarang kak luna datang aku percaya dia sangat baik.
kaisar : tapi sayang .. sebelum mengatakan ucapannya terputus oleh ucapan putri anne.
Putri anne : di saat kondisiku seperti ini, aku tak bisa melayanimu dengan baik. Kamu adalah laki laki normal suamiku.
Kaisar : aku tak pernah berpikiran ke sana sayang, yang kupikirkan kesehatan dan kebahagiaanmu, sambil memeluk istrinya.
Putri anne membalas memeluk suaminya," besok saya akan bicara pada kenji sayang, kalo ibunya sudah kembali.
Kaisar: baiklah.. kuserahkan padamu, aku percaya padamu sayang. Sekarang kita istirahat dulu sayang..
__ADS_1
Kaisar langsung merapihkan selimut istrinya. Dia mengeratkan pelukan, hatinya masih berdebar kencang mengingat kondisi putri anne, semakin hari semakin menurun.
Jangan lupa like dan comentnya...